CKD TNI VS PERAWAT

CKD TNI VS PERAWAT
9. HADIAH SEBUAH BUKU NOVEL


__ADS_3

jam menunjukkan pukul 18.30.


pak herman dan bu asi berpamitan untuk pulang kerumah.


pak ali kami pamit dulu, semoga pak ali cepat sembuh, tentang perusahan kamu jangan khawatir. biar saya saja yang urus semuanya. kata pak herman.


makasih tlah menjeguk mas ali. kata bu aliyah.


pak herman dan bu asi meninggalkan ruangan.


....,...........


πŸ’nak kamu pulang saja istirahat besok kamu sekolah. kata bu aliyah.


πŸ’bu.... aku disini aja ya. jagain ayah, kaya kadir.


πŸ’nga usah nak, biar ibu saja yang jaga ayah. kata aliyah.


πŸ’kamu pulang aja nak, ayah sudah baikan kok. kata ayah.


πŸ’baik ayah aku akan pulang, tapi ibu janji telfon aku jika ada apa apa sama ayah. kata kadir.


πŸ’iya nak, kamu hati hati di jalan, kata bu aliyah.


kadir pun meninggalkan ruangan itu, dan menujuh keluar RSUD ANWAR.


πŸ’ OH iya mas kamu masih ingat sumi sahabatku waktu SMA dulu. kata ibu aliyah.


πŸ’sumi yang mana, kata ayah


πŸ’sumi sahabat aku yang gemuk pakai kaca mata. yang sering aku ajak kerumah dulu. kata ibu.


πŸ’ oh iya aku ingat, emangnya kenapa. kata ayah


πŸ’ waktu di loby aku nga segajah ketemu sama dia, sempat aku nga kenalin dia mas, karna sekarang dia nga kayak dulu lagi, sekarang dia kurus dan cantik. kata bu aliyah


πŸ’ kamu selihatan senang baget. kata ayah


πŸ’ iya mas aku senang sekali ketemu dengan sahabatku, kami sempat bertukar nomor tlfn.


πŸ’ aku bahagia melihatmu senang. kata ayah sambil memeluk ibu aliyah.


rahma POV


πŸ’bun aku pulang duluan ya, aku mau hampir di toko buku . kata rahma


πŸ’kamu temanin bunda dulu ya jeguk teman bunda waktu SMA dulu. kata bunda


πŸ’lain kali saja ya. bunda. kata rahma


πŸ’ya. hati hati na dijalan .kata bunda


πŸ’ yu mas kita jeguk mas ali kata bunda


πŸ’ bunda mau keruagan pak ali bunda tanya refan


πŸ’ iya nak. kata bunda


πŸ’ kita kesana bareng bareng saja . kebetulan aku mau memeriksa keadaan pak ali juga.


mereka pun menujuh keruangan tempat pak ali di rawat.


tok..tok...tok.....


pintu di ketuk oleh seseorang dari balik pintu. assalamualaikum. kata seseorang


waalaikumsalam. kata mereka.


sumi.... ayo masuk kata aliyah.


sumi pun masuk bersama suami dan anaknya...........

__ADS_1


πŸ’bagaimana keadaanya pak ali. kata dr.refan


πŸ’alhamdulillah sudah baikan dok. kata pak ali


πŸ’pak ali tidak merasakan nyeri pada


dada,Sesak napas, Pusing lagi kata dr.refan


πŸ’ sudah agak mendingan dok. nga terlalu nyeri lagi. kata pak ali


πŸ’ bagus pak ali untuk saat ini pak ali di rawat beberapa hari .di rumah sakit kami kata. dr.refan


πŸ’ iya dok, makasih banyak. kata pak ali.


bunda sumi dan ayah hidayat hanya melihat anaknya berbicang bincang bersama pak ali . sumi dan hidayat menghampir dr. refan.


πŸ’ kenalkan ini anak saya aliyah. kata sumi


πŸ’ oh ternyata dr. refan anakmu to sumi. kata aliyah.


πŸ’ iya. dia anak saya . kata aliyah


mereka pun mengobrol satu sama lain.


aliyah dan sumi mengobrol tentang masalah lalunya.


sedangkan pak hidayat dan pak ali mengobrol tentang perusahan mereka


di loby kadir menelfon rahma


πŸ“ž tuk..... tuk.....tuk.....


πŸ’assalamualaikum kk kata rahma dengan manis.


πŸ’waalaikum salam. kamu lagi ngapai sayang kata kadir.


πŸ’aku lagi di toko buku history. kata rahma


πŸ’oke kk saya tunggu ya. ucap rahma


kadir pun mematikan hpnya dan menujuh toko buku history


5 menit kemudian kadir kadir memarkirkan motornya di tempat parkir dan langsun masuk ke toko buku. kadir mencari cari keberadaan rahma. tak lama kemudian kadir melihat rahma sedang mencoba mengambil buku paling atas. kadir pun melangkahkan kakinya ke arah rahma, dan langsun mengambilkan buku novel Rufaidah: Kisah Perawat Wanita Pertama dalam Sejarah Islam. yang dari tadi rahma berusaha mengambilnya. lalu di berikan ke rahma.


πŸ’ eh kk, makasih banyak. kata rahma


πŸ’ uhmmmmmm. sambil melihat rahma hari ini kamu cantik baget sayang.kata kadir


πŸ’ iiiiiiii.... kk apa apaan sih. kata rahma


πŸ’ kamu sudah dapat buku yang kamu cari. kata kadir.


πŸ’ sudah, sambil menunjukkan buku itu. oh iya ini buat kk. kata rahma


πŸ’ buat aku, sambil manatap rahma. kan kamu tahu kalau saya nga suka baca novel . kata kadir.


πŸ’ untuk saat ini nga usah membacanya kk. simpan aja. angap ini hadiah buat kk. kata rahma


kadir pun menerimah sebuah buku novel Allah jangan tinggalkan aku.


πŸ’ yu kita ke kasir. kata rahma


merekapun ke kasir untuk membayar buku dan meninggalkan toko tersebut.


πŸ’ sayang kita makan dulu yuk, kk lapar. kata kadir.


πŸ’ kita balik aja ya. bunda sama ayah dan kk refan nungguin adek pulang. hari ini khan ulang tahun kk refan. sekalian aku perkenalkan kk ke mereka. kata rahma.


πŸ’ baik lah kalau begitu kita pulang sekarang.


mereka pun pulang menaiki motor refan.

__ADS_1


tak selang waktu lama, mereka pun sudah tiba di depan rumah. kadir memarkirkan motornya di depan garasi.


mereka pun masuk ke dalam rumah.


assalamualaikum. kata rahma dan kadir


waalaikum salam. kata ayah dan refan


πŸ’e..... nak sudah pulang. kamu sama siapa??? kata ayah.


πŸ’ ini yah... ini kk kadir kk senior rahma di sekolah. kata rahma


πŸ’ sekalian pacar rahma yah . kata bunda yang menujuh kearah ayah.


rahma pun salah tingkah dan malu malu.


πŸ’ hahahhahah.... muka kamu dek kenapa kayak udang rebus gitu. kata refan


πŸ’ iiiiii... kk apaan sih kata rahma sambil mendekat ke refan.


πŸ’ sudah sudah. sini nak kadir duduk di dekat om . kata ayah rahma.


kadir pun duduk di dekat ayah rahma.


πŸ’ maaf om, jika kedatangan saya membuat om terganggu. kata kadir


πŸ’ tidak apa apa nak. om malah terima kasih karna kamu tlah mengantar rahma pulang. kata ayah rahma.


πŸ’ ngobrolnya sudah dulu ya. kita makan dulu, ayo nak kadir kita makan sama sama. kata bunda


πŸ’ hanya kadir yang di panggil bunda. mentang mentang kadir pacar rahma, aku pun di cuekin. kata refan


πŸ’ cusss cusss anak bunda yang lagi ulang tahun. kita makan ya. kata bunda sambil menarik telinga refan.


πŸ’ sakit bunda. kata refan


mereka pun ketawa bersama. kadir yang melihat semua itu merasa bahagia di perlakukan kayak anak sendiri.


mereka pun makan bersama. hanya sendok dan garpu yang terdengar. karna di dalam keluarga rahma, ayah rahma menerapkan ketika makan jangan ada obrolan. makan ya makan.


'''''''’:'''''''''''''::


setelah makan kadir dan ayah rahma berbincang bincang halaman depan rumah.


πŸ’ nak kamu itu laki-laki pertama yang rahma ajak kerumah. berarti kamu istimewa buat rahma dan sekaligus pacar pertama rahma. kata ayah rahma


πŸ’ iya om dan terima kasih om menerima saya dengan baik. kata kadir


πŸ’ aku harap kamu jangan megecewakan rahma, apa lagi membuatnya menangis, om tidak mau jika itu terjadi sama rahma. kata ayah rahma


πŸ’ Maaf om, saya sangat kagum dengan Puteri om, dengan segala tingkah lakunya dia mampu menjaga nama baik keluarganya, menjaga kehormatannya dengan ke sholehaannya. om adalah orang yang berhasil mendidiknya dengan penuh kasih sayang.


tapi maaf om saya tidak akan berjanji sesuatu yang tidak mampu saya tepati. tapi insyaallah saya akan berusaha. kata kadir


πŸ’ aku yakin kamu adalah laki laki yang tepat untuk anak om. kata kadir.


πŸ’ amin. doakan ya om, semoga apa yang om ucapkan di dengar sama allah yanga maha kuasa. kata kadir.


maaf khan saya om tidak bisa jujur ke om. karna saat ini aku sangat takut kehilangan anak om. aku sangat mencintai anak om. kata kadir dalam hati.


πŸ’ om saya pamit dulu sudah malam. kata kadir sambil menyalami ayah rahma.


πŸ’ ini nak hati hati di jalan. kata ayah rahma


πŸ’ salam buat tante,rahma dan kk refan. maaf saya nga pamit sama mereka. kata kadir.


πŸ’ iya nak nanti saya akan sampaikan. kata ayah rahma


kadir pulang meninggalkan rumah rahma dan menaiki motornya pulang ke rumah.


INI NOVEL PERTAMA SAYA. MAAF JIKA ADA SALAH PENGETIKAN ATAU UCAPAN DALAM NOVEL INI. πŸ™

__ADS_1


__ADS_2