CYCELLS

CYCELLS
HILANG


__ADS_3

Setelah kejadian tersebut, Cycell sudah tak masuk sekolah selama 1 minggu. Selama 1 minggu itu pula Farel kepikiran mengenai Cycell karena ia sama sekali tidak berkabar. Bahkan teman temannya juga tidak tau tentang dia, dia benar benar menghilang.


Ia dan teman temannya juga berusaha untuk menghampiri rumahnya, tapi rumahnya tidak ada orang. HP nya juga sudah tidak aktif lagi. Farel sangat mengkhawatirkan gadis tersebut, ia takut Cycell akan aneh aneh.


"Kalian ada nomor abangnya Cycell?" tanya Farel kepada teman temannya


"Gaada Rel" jawab mereka


"Cycell kemana ya? Kok tiba tiba gaada kabar gini sih? bingung Ayriel


"Gatau juga" jawab Farel


Dalam seminggu ini, mereka sudah berusaha mencari Cycell dan menghubunginya, tetapi tetap saja hasilnya nihil


Dilain tempat...


"Adek mau jalan jalan?" tanya Sean kepada adiknya tercinta


"Engga bang, adek ga mood buat gitu gitu dulu" jawab Cycell


"Udah dek, jangan dipikirin terus soal kejadian itu. Abang selalu support adek dan bareng sama adek kok. Kalau dia macem macem nanti abang tonjok dia"


"Adek ngerasa ada yang janggal bang, tapi adek gatau apa soalnya gainget apa apa"


"Nanti abang bantu cari tau ya pas kejadian itu" ucap Sean sambil memeluk adiknya.


Saat ini Sean sedang mengajak adiknya itu liburan di Paris. Setelah kejadian itu, Cycell akhirnya menceritakan kejadian tersebut ke abangnya. Untungnya Sean berusaha menerima hal tersebut dengan baik dan memutuskan untuk mengajak adiknya refreshing agar tidak sedih berkelanjutan.


Sejujurnya Sean marah saat mendengar hal ini, tetapi ia perlu mencari tahu terlebih dahulu penyebab dari semua ini karena ia sendiri tidak bisa main hakim.


"Tolong kasih tau gue info tentang bar satu satunya yang terkenal di kota ini. Kasih gue rekaman cctv 1 minggu lalu secepatnya"

__ADS_1


"Baik bos"


Sementara itu Cycell sedang terlarut dalam pikirannya.


"Masa depan gue gimana ya? Hidup gue hancur banget"


Setelah lama memikirkan dirinya, ia pun merasa sangat lelah dan akhirnya mengajak abangnya untuk makan diluar.


"Abang, adek mau makan diluar aja hariini. Sekalian mau jalan jalan ngelupain semua ini sejenak"


"Ayok dek"


Mereka segera bersiap siap dan menuju ke lobby hotel. Setelah lama mencari tahu, akhirnya mereka ke salah satu cafe yang sangat terkenal di Paris, Cafe de Flore.


Setelah sampai, mereka memanggil waiters untuk memesan makanan dan duduk berhadapan diiringin dengan obrolan santai.


"Jadi, setelah balik ke Indo, adek maunya gimana?" tanya Sean


"Iya jangan menghindar. Kita juga masih nunggu sampe semua buktinya keluar dek"


"Adek bingung bang"


"Kenapa?"


"Kalau temen temen tanya kenapa adek tiba tiba menghilang terus ga nitip izin gimana?"


"Jawab aja liburan sama abang ke Paris. Abang gabolehin aktifin HP biar quality time nya lebih dapet"


"Boleh juga, nanti Cycell beliin mereka oleh oleh aja biar mereka engga banyak nanya lagi"


"Oke dek"

__ADS_1


Setelah obrolan singkat tersebut, makanan dan minuman mereka akhirnya sampai. Mereka segera melahap makanan mereka dan lanjut jalan jalan mengelilingi Paris.


Menara Eiffel


Kini mereka sedang berada disana untuk refreshing dan mengambil beberapa foto.


"Abang foto ya, 1..2..3.."


Cycell tersenyum di foto itu, seperti orang yang tak ada masalah. Cycell mengambil cukup banyak foto disitu dan ia sangat menikmati tempat tersebut.


"Dek foto berdua yok" ajak Sean


"Excuse me, can u please take some photos of us?" (Permisi, bisakah kamu mengambil beberapa foto kami) Sean berusaha mengajak bule disana berbicara


"Sure" jawab bule tersebut


Mereka berfoto dengan ceria disana dan Cycell merasa sangat bersyukur memiliki abang sebaik ini di hidupnya. Ketika sedih, abangnya dapat memulihkan hatinya perlahan lahan dan memberinya semangat.


"Abang..." panggil Cycell ke abangnya dengan tatapan terharu


"Kenapa adekk?"


Cycell memeluk erat abangnya dan menangis bahagia


"Makasih ya abang, udah banyak sabar sama Icell. Makasih udah selalu disisi Icell dan menghibur Icell dalam keadaan apapun. Abang jangan tinggalin Cycell ya, Cycell gapunya siapa siapa lagi selain abang. Icell sayang abang"


"Sama sama dek, itu udah tugas abang kok. Abang seneng kalau adek abang yang cantik ini seneng. Mangkanya adek harus senyum dan bahagia terus demi abang" ucap Sean sambil mencubit kedua pipi adiknya


"Iya abang, adek bakalan berusaha bahagia terus kok demi abang"


"Gitu dong"

__ADS_1


Mereka pun pulang karena hari sudah mulai gelap. Setelah sampai di hotel, mereka segera bersih bersih dan tidur karena kecapekan.


__ADS_2