CYCELLS

CYCELLS
TERUNGKAP


__ADS_3

3 hari kemudian...


"Trettt...trettt.." bunyi HP Sean.


"Halo, gimana? Sudah dapat informasinya?


"Sudah bos, bos bisa cek di email bos. Saya sudah mengirimkan rekaman di bar tersebut selama semalaman"


"Baik, terima kasih. Nanti saya transfer uangnya"


Sean yang mendapat kabar tersebut segera membuka laptopnya dan mengecek emailnya. Ia mengunduh video yang telah diberikan oleh anak buahnya dan memutarnya dengan speed 2x hingga menemukan kejadian adiknya itu. Setelah ditemukan adiknya, ia seger mengembalikan video tersebut ke speed normal.


Akhirnya, tibalah dimana terlihat bahwa Leon mencampurkan sesuatu saat akan memberikan Cycell minumannya. Sean yang melihat itupun melotot.


"Sialan" umpat Sean


"Ini Leon udah gila apa gimana"


"Sumpah gue ganyangka temen Cycell bisa segila gini becandanya. Dikira lucu ya becanda gini, lagian ngapain si pake campurin minuman"


Setelah bergumam, Sean melanjutkan video tersebut. Kemudian, Sean melihat Farel meminum minuman bekas cangkirnya Cycell.


"Halo" Sean menelpon kembali anak buahnya itu


"Ada apa bos?" jawabnya


"Saya akan mengirimkan video ke email anda, mohon anda cari tahu tentang obat jenis apa yang telah dicampurkan ke minuman tersebut. Tolong anda introgasi orang itu dan beri tahu saya secepatnya"

__ADS_1


"Baik bos, saya akan melakukannya secepat mungkin"


Sean menutup teleponnya dan sekarang ia ingin memberitahu Cycell soal ini.


Cycell yang masih tidur terbangun dengan panggilan Sean yang sambil menggoyang goyangkan tubuhnya.


"Adek, bangun dek"


"Abang mau omong sama adek. Buruan, bangun sama mandi dulu gih, abang mau kasih tau hal penting"


"Aduh apasih bang, adek masih ngantuk. Nanti ya 5 menit lagi" ucap Cycell sambil menjauhkan tangan abangnya dari tubuhnya.


"Gaada 5 menit 5 menit. Buruan"


"3 menit deh" tawarnya


"1 bang janji"


"Ga, sekarang Cycell Elvanca"


Cycell yang malas pun terpaksa bangkit dari kasurnya dengan tenaganya yang masih belum terkumpul. Ia mengambil pakaian dan handuknya, kemudian segera mandi.


"Duduk disini" ucap Sean setelah melihat adiknya selesai mandi


"Kenapa bang? Serius banget lo"


"Abang mau nunjukin video penyebab adek gainget apa apa"

__ADS_1


Sean segera menujukan isi laptopnya dan memutar video yang telah ia dapatkan. Cycell yang menonton itu sangat terkejut ketika melihat aksi Leon terhadap ia dan Farel.


"Jadi... ini semua bukan salah Farel? Farel gatau apa apa?" tanya Cycell kepada Sean


"Iya bukan salah Farel karena disini kalian berdua sama sama korban" jawab Sean


"Tapi, kenapa Leon ngelakuin hal itu bang?"


"Itu yang abang gatau. Apa dia bercanda atau ada niat lain dibalik semua ini. Abang lagi cari tau obat jenis apa yang ia masukin ke minuman kalian"


Kebetulan setelah mengatakan hal itu, HP Sean berbunyi. Sean segera mengloud speaker HP milik nya.


"Halo bos, saya sudah mendapatkan informasi yang bos inginkan. Obat yang dicampurkan ke dalam minuman tersebut adalah obat perangsang yang dapat bereaksi dalam waktu kurang dari 15 menit"


"Baiklah, terima kasih atas informasinya"


Sean mematikan ponselnya dan menatap Cycell.


"Itu temen lo dek? Temen macem apa yang lo dapet" ucap Sean sambil memijit kepalanya


"Lain kali cari temen yang bener, kalau udah gini kan adek sendiri yang susah"


"Jadi Icell harus gimana ke Farel bang?" tanyanya kebingungan


"Tetep temenan kaya biasa aja. Anggep gaada yang terjadi diantara kalian. Icell juga jangan lupa minta maaf ke dia karena udah asal nuduh dia"


"Iya bang, nanti Icell minta maaf"

__ADS_1


Setelah semuanya terungkap, mereka segera membeli tiket untuk kembali ke Indonesia. Karena mereka masih ingin menikmati indahnya Paris, mereka memutuskan untuk menetap 2 hari lagi disana dan mengelilingi Paris.


__ADS_2