Daddy?

Daddy?
Janjian


__ADS_3

Happy Reading!


***


"Mommy! Hp-nya bunyi terus tuh dikamar" Teriak Delin dari kamarnya yang mungkin terganggu oleh suara Hp milik Prilly yang berada tepat disebelah kamar-nya.


Prilly pun langsung bangkit dari duduknya, dan berjalan kearah kamar-nya dengan tergesa-gesa. Takut-nya penting-kan.


Mila hanya mengangkat kedua bahunya acuh lalu melanjut-kan menonton televisi yang sepertinya seru karena ia baru saja bergabung dengan Prilly yang sudah sedari tadi didepan televisi.


"Siapa sih nelpon malem-malem gini" gerutu Prilly lalu langsung mengambil hp-nya yang baru berdering lagi.


"Loh Kaia?" Tanyanya dan langsung mengangkat telpon.


"Nah akhirnya diangkat juga..." Ucap seseorang disana.


Tubuh Prilly menegang, ia kenal suara ini.


"Kok Lo diam aja? Ohya kenalin gue Ali, adek-nya Kaia. Gue aneh aja sih, ngeliat nama kontak Lo di hp kakak gue seperti nama seseorang. Ea. Makanya gue langsung hubungin deehh! Dan akhirnya diangkat juga." Ucap Ali ditelpon itu dengan nada yang dibuatnya berganti ganti, terkadang binggung dan juga senang.


Prilly hanya diam saja, jika ia bersuara. Pasti ketahuan oleh Ali. Ah mungkin kan jika Ali masih ingat suaranya? Pede banget.


Lagian Prilly heran, mengapa Ali sekarang jadi cerewet seperti ini? Bukankah dulunya ia sangat dingin padanya. Ohya! Itu hanya berlaku padanya, bukan pada orang lain.


Prilly langsung berjalan keluar kamar dan menghampiri Mila, sekarang ia hanya butuh suara Mila untuk menjawab telpon dari Ali.


"Kok diam sih? Lo kenal Kaia dari kapan? Nama Lo emang Prilly? Cepetan di jawab kek mumpung Kaia lagi makan nih, tadinya sih dia di Wc." Cerocosan Ali terdengar oleh Mila saat Prilly sudah sampai diruang keluarga.


Mila menatap Prilly binggung, lalu Prilly langsung membisikan sesuatu dan diangguki Mila paham.


"Lo denger gak sih? Cape gue ngomong kalo gak di jawab." Suara Ali kembali terdengar.


"Eeh? I-iyaa, sorry-sorry. Tadi gue lagi makan, terus gara-gara hp gue bunyi terus karna Lo telpon, jadi gue angkat." Jawab Mila dan membuat Ali mengangguk disana, walaupun Mila dan Prilly tak tahu bahwa ia sedang mengangguk.


"Oohh. Terusss... Lo beneran namanya Prilly? Kenal kakak gue sejak kapan Lo?" Tanya Ali lagi membuat Mila menatap Prilly bertanya.


"Gue kenal baru dua tahunan ini, kita udaahh sahabatan. Dan nama gue emang Prilly, kenapa ya?" Jawab Mila sesuai apa yang dibisikkan oleh Prilly.


"Oohh gitu, terus lo--- eh Kaia! Gue belum selesai kali ngobrol sama temen Lo udah diambil aja hpnya!" Terdengar perdebatan disana sebelum telpon dimatikan ntah oleh siapa.


Prilly dan Mila pun menghembuskan nafas lega.


"Kenapa bisa dia nelpon lo?" Tanya Mila heran, Prilly hanya mengangkat kedua bahunya tanda tak tahu.


"Gue kekamar Delin dulu" Ucap Prilly lalu berlalu dari sana, baru menaiki beberapa anak tangga, Hp-nya kembali berbunyi.


Kaia menelpon lagi.


Buru-buru Prilly kembali mendatangi Mila, takutnya suara Ali lagi yang muncul. Bahaya.


"Kenapa lagi bali--" Belum sempat Mila menyelesaikan pertanyaan-nya Prilly langsung memotong-nya dengan memperlihatkan Hp-nya yang menampilkan nama Kaia disana.


"Assalamualaikum?" Ucap Mila memulai, saat Prilly sudah menerima telpon.


"Waalaikum'salam, ini Kaia. Apa ada Prilly nya?" Suara perempuan disana membuat Prilly menghembuskan nafasnya lega. Ternyata bukan Ali.


"Ah iya kak! Ini Prilly--tadi itu suara sahabat akuu, soalnya takut Ali lagi yang nelpon" Jelas Prilly, Mila pun langsung fokus lagi menonton televisi.


"Nah iya! Dasar emang tu anak. Greget gue pas liat dia nelpon orang pake hp gue, tingkat kekepoannya udah merajalela" Ucap Kaia terdengar kesal disana, Prilly hanya terkekeh.


"Gapapa kok kak! Untungnya ada sahabat aku dipake suaranya heheh"


"Prill! Besok jalan yuk? Kan tanggal merah tuh. Kamu ga sibuk kaan?" Tiba-tiba Kaia mengajak membuat Prilly berpikir apakah ada acara penting ia besok? Hm seperti nya gak ada.


"Seterah aja kak, yaudah besok ya. Aku bilangin Delin dulu" Ucap Prilly menyetujui membuat Kaia senang disana.


"Oke bye! Assalamualaikum"


"Waalaikum'salam" Lalu telpon dimatikan oleh Kaia disana.


Prilly langsung bergegas kekamar Delin, untuk memberi tahu anaknya itu.


-o0o-


'Tok-tok-tok'


Ketukan pintu terdengar oleh 3 orang yang berada diruang makan. Yang tak lain adalah Delin, Prilly, dan Mila.


"Mom ada orang" Ucap Delin memberi tahu sambil mengunyah nasinya yang kebetulan suapan terakhir, Prilly hanya mengangguk lalu bersiap untuk bangkit dari duduknya.


"Gue aja" Sela Mila yang kebetulan sudah selesai sarapan, Prilly pun duduk kembali dan Mila langsung keluar untuk membukakan pintu untuk tamu yang ntah siapa.


Saat pintu sudah dibuka oleh Mila, seorang wanita berdiri dengan cantik didepannya.


"Ada Prilly nya?" Tanya wanita itu, yang tak lain adalah Kaia.


"Eum.. ada--maaf siapa ya?" Tanya Mila binggung.


"Kaia. Kakaknya Ali" Jawab Kaia tersenyum. Mungkin ini sahabat nya Prilly yang pernah di ceritakan.


"O-ohh iyaa, mari masuk" Ajak Mila lalu Kaia langsung masuk kedalam rumah itu. Berjalan beriringan menuju ruang makan.


"Siapa yang da---" Pertanyaan Prilly terhenti saat melihat Kaia berdiri disamping Mila.


"Eh Kai! Duduk dulu ka, sambil nunggu Delin lagi ganti baju katanya" Ucap Prilly mempersilahkan Kaia duduk, lalu mereka pun duduk sambil mengobrol ringan.


"Ali gak tau kan ka?" Tanya Prilly yang tiba-tiba terpikir bagaimana Suaminya itu apa kah tau, eh? Suami? Yaelah.


"Nanya sih tadi, tapi udah diatasin" Ucap Kaia diselingi cengirannya.


Prilly pun mengangguk saja, lalu tiba-tiba Delin sudah muncul dengan pakaian pilihannya sendiri.

__ADS_1



"Mom! Eh ada Aunty" Sapa Delin saat melihat Kaia duduk bersama Mila dan Prilly dimeja makan.


"Hai sayang! Cantik banget sih" Sapa Kaia lalu memuji Delin.


"Hehe Aunty bisa aja" Ucap Delin malu-malu. Lalu duduk kembali dikursi tadi yang ia duduki sebelumnya.


"Orang gak usah dipuji, terbang kan dia" Ucap Mila mengejek. Delin pun cemberut. Sementara Prilly dan Kaia terkekeh.


"Delin gak punya sayap Auntyyy... Ini Delin gak terbang padahal udah pakai gaya terbang" Ucapnya pada Mila dengan gaya tangan seolah-olah akan terbang.


Mila hanya mengangguk saja, malas menanggapi takutnya ia telat ke butik kalau dengar celotehan Delin terus.


"Aunty pamit ya! Pril! Kak! Assalamualaikum" lalu Mila langsung berlalu dengan cepat, takutnya telat kesian pegawai nya nungguin didepan butik karna butik belum dibuka kalau dia belum datang. Yaiya! Karna ia yang memegang kuncinya.


"Yaudah yuk! Sekarang berangkat" Ajak Kaia lalu berdiri dari duduknya.


"Kaia udah sarapan?" Tanya Prilly, Kaia hanya mengangguk bahwa ia sudah sarapan.


Prilly pun mengangguk juga, setelah membereskan meja makan ia akan mengambil tasnya dulu katanya. Lalu Prilly meninggalkan ruang makan dan langsung kekamarnya.


"Auntyyy! Fotokan Delin dulu dong. Delin kan sekarang lagi cantik" Ucap Delin bergaya dengan centilnya, Kaia hanya terkekeh gemass.


"Ayo deh! Dimana nih?" Tanya Kaia lalu menggandeng tangan Delin menuju keluar rumah.


"Disitu aja Aunty! Baguss ada cahaya matahari nya hehe" Jawab Delin sambil menunjuk tempat yang ia maksud. Kaia hanya mengangguk menyetujui.


"Oke! 1... 2... 3.." Lalu Delin dengan semangat berlari kearah Kaia untuk melihat hasil fotonya.


"Nahkan, foto-foto lagii" Ucap Prilly saat keluar rumah sudah ada Kaia dan Delin yang asik melihat hasil foto.


"Kan Mommy dan Aunty Mila yang ngajarin Delin" Sahut Delin tersenyum lucu, Kaia hanya geleng-geleng kepala.


"Kirim ya ka fotonya, mau aku masukkan di Instagram" Ucap Prilly sambil mengotak-atik Hpnya.


"Lewat WhatsApp aja ya" Ucap Kaia lalu juga ikut mengotak-atik Hpnya.


"Oke udah kak! Tq" Ucap Prilly terkekeh. Dan diangguki Kaia.


Delin hanya diam memperhatikan kedua orang itu, ia tak paham sama sekali.


"Ayo naik ke mobil, kita berangkat" ajak Kaia lalu langsung memasuki mobilnya, Delin pun bersorak riang.


Mereka pun berjalan meninggalkan rumah, menuju suatu tempat yang hanya Kaia yang tau tujuan mereka kemana.


"Ohiya! Delin punya Instagram?" Tanya Kaia penasaran, sambil tetap fokus menyetir.


"Iya kak punya! Khusus Delin, kalau aku gak punya. Aku malas muncul di publik" Jawab Prilly terkekeh, tanpa bertanya Kaia sudah paham maksudnya Prilly yang malas. Karna wajar saja, ia takut identitas aslinya sebagai mantan istri Ali pengusaha muda yang sukses terbongkar. Mantan istri? Bahkan ia belum bercerai sama sekali dengan Ali. Ah biar saja, toh itu kan pandangan publik.


"Nih, masukkan Instagram kakak, follow kan dulu, baru follback ya" Ucap Kaia terkekeh, Prilly hanya mengangguk paham.


Lalu mengotak-atik Hp-nya dan Hp milik Kaia.



❤️2.378.359 💬1.985.492


Ardelinprisya_ Selamat Pagii🌥️


View all comments...


Nana__ pagi juga cantik


Reyhana._ uh she up @Treyaaa


Treyaaa apase @Reyhana._


Aindiya_ Selalu cantik deehhh😮❤️


Neydra___ Heyy adee


Bella.diana_ bagus cahayanya✨


Kaia.syrf_ Taken by siapa dulu dongg?


Ardelinprisya_ Siapa hayoo?🤗 @Kaia.syrf_


Alisyrf__ loh kok Lo nyempil disini? @Kaia.syrf_


Kaia.syrf_ serah gue dong.


Hanaanisaa Loh kok dua sodara ini muncul dilapak ini sih?? @Alisyrf__ @Kaia.syrf_ @Gosip.pengusahamuda_


Gosip.pengusahamuda_ Wah harus diberitakan nih😎


Instagram off.


"Astaga kai. Salah gue tadi ngomentarin dipostan Delin pake akun Lo" Ucap Prilly sambil menepuk dahinya pelan.


"Emang kenapa Pril?" Tanya Kaia binggung.


"Kenapa mom?" Tanya Delin yang ikut kepo.


"Yeuh! Kepo juga nih anak mommy" Ucap Prilly meledek, Delin pun hanya cemberut.


"Delin kan cuman nanya mom" Ucap Delin membalas dengan wajah menggemaskan.


"Itu Kai! Adek lo komen juga, gue baru ingat dia beberapa hari ini sering mangkal di komentar postan Delin, baru pada heboh deh" Jelas Prilly tanpa menyebutkan mereknya, eh? Maksudnya namanya Ali. Karna masih ingat bahwa ada Delin didalam mobil ini.


"Oalaah! Biarin lah, nanti gue cari alasan. Tenang aja, dan biar aja orang-orang ngegosip ria. Toh kita juga yang ngejalanin" Balas Kaia sembari terkekeh. Lalu ia membelokkan Mobilnya ke suatu jalan yang bertujuan ke tempat yang Prilly tau, tetapi ia sendiri memang belum pernah kesana.

__ADS_1


Prilly hanya mengangguk bahwa ia paham.


"Loh Ka? Kita ke SeaWorld Ancol nih?" Tanya Prilly binggung. Kaia hanya mengangguk pertanda benar.


Bahwa mereka akan kesana.


"Kemana mom?" Tanya Delin yang tak tahu sama sekali.


"Nanti Delin liat sendiri ya" Jawab Prilly lembut, Delin hanya mengangguk patuh.


"Ayo, udah sampai" Ajak Kaia saat sudah memarkirkan mobilnya dan turun dari mobil.


Prilly pun juga ikut turun, disusul Delin yang masih terlihat binggung.


"Ayo sayang sama Aunty" gandeng Kaia lalu disambut oleh Delin. Prilly pun berjalan disamping Delin dengan menggandeng tangan Delin yang satunya.


"Ayo kita langsung masuk!" Ucap Kaia semangat.


"Loh kak? Gak beli tiket?" Tanya Prilly heran, Kaia hanya menggeleng.


"Udah beli kok kemarin, dari online. Malas ngantri" Ucap Kaia santai, Prilly hanya mengangguk paham. Lalu mereka melanjutkan jalan, memasuki area SeaWorld Ancol.


"Ih baguss mom!" Ucap Delin pada Prilly saat sudah memasuki area.


Prilly hanya mengangguk menyetujui, lalu mereka berjalan-jalan melihat-lihat sekitar menikmati indahnya alam laut.


***


"Mom laperrr" Rengek Delin saat merasakan perutnya berbunyi minta diberi makan.


Prilly pun menoleh melihat wajah anaknya yang memelas, itu terlihat menggemaskan. "Bentar sayang"


Kaia pun langsung  angkat bicara, "ayok pulang, cari Restoran yang didekat sini. Aunty juga sudah laper nih" Ucap Kaia lalu mereka pun keluar dari Area dan langsung berjalan menuju mobil.


Sesampainya di Restoran terdekat, mereka langsung memesan makanan yang terlihat lezat karna sudah lapar hingga lupa waktu bahwa ini sudah jam setengah 3 itu berarti mereka melewatkan jam makan siang begitu lama.


Untungnya selama disana tadi, Prilly sempat membawa beberapa cemilan untuk mengganjal lapar.


Sembari menunggu pesanan mereka datang, Prilly dan Kaia hanya mengotak-atik Hp mereka masing-masing entah apa yang mereka lakukan.


Delin yang terlihat bosan karena tidak ada kegiatan pun hanya diam sembari menahan lapar.


Tanpa disadari oleh Delin, Prilly memotret anak kesayangan nya itu dengan diam-diam. Tetapi hasilnya ternyata sangat bagus.


"Kaia! Bagus gak nih?" Tanya Prilly meminta pendapat, Kaia hanya mengangguk lalu mengacungkan jempolnya tanpa bagus. Delin hanya melihat interaksi mereka berdua dengan wajah yang memelas karna lapar. Ia juga tak paham apa yang mereka bicarakan.


"Sabar ya sayang, bentar lagi makanannya datang kok" Ucap Prilly sembari mengelus rambut anaknya itu dengan lembut.


Delin pun hanya mengangguk paham. Kaia yang melihat mereka pun hanya tersenyum.


Prilly pun langsung mengontak-atik lagi Hp-nya karna ingin memposting gambar yang baru saja ia ambil.


Instagram On.



❤️2.368.978 💬1.872.263


Ardelinprisya_ Edisi telat makan siang😅


View all comments...


Neyla_ Jangan sampe sakit loh😊


Rey._hanaa Tetap imut😮


Teyaaa__ jangan sampe sakit😥 khawatir nanti akunyaaa😐


Aaeya._ Selalu cantik deehhh😮❤️


Beydina Hayooo mommy nya nih manaaa?


Neydra___ Heyy adee, uhh imuttt


Bella.diana_ Keren potonya, pasti mommynya yang fotokan😍


Aindiya_ Selalu cantik mah klo adegueee, yakan bang @Kevin.julio


Kevin.julio serahlo!, Nih Li, anak Lo kaga dikasi makan sama emaknya @Alisyrf__


Yayahh anak Alii???!


Alisyrf__ iya tau gue, mommynya siapa sih? Anaknya ga diurus tuh sampe telat makan, klo gtu gue aja deh yang rawat😂🤣


Kevin.julio ***** lo! @Alisyrf__


Deyaa_ waahh! Jadi Ali suka juga sama Delin-delin ini?


Instagram off.


"Ali komen lagi tuh" Ucap Kaia saat melihat postingan Delin yang dikomentarin oleh Ali, Kevin, dan adiknya Kevin yaitu Aindiya.


"Ali siapa Mom?" Tanya Delin penasaran. Prilly hanya menggeleng kan kepalanya, "Bukan siapa-siapa".


Lalu makanan yang mereka pesan pun tiba, mereka pun langsung memakan makanan yang sudah tersedia dimeja makan dengan lahap.


Maklum, edisi telat makan siang.


***


2000+ kata haha

__ADS_1


semoga sukaa❤️


__ADS_2