
Happy Reading!
***
"Huft! Capek" Ucap Prilly seraya duduk disalah satu Bangku ditaman.
Karna sekarang ia sedang berada ditaman, taman yang memang sepi tidak ada pengunjung. Karna sekarang adalah Jamnya semua orang sibuk.
"Hay!" Sapa seseorang pada Prilly, sontak Prilly pun langsung mendongak melihat siapa yang menyapanya.
"Mila!"
"Prilly!"
Ternyata, Mila. Sahabat lama Prilly sewaktu jaman Smp sampai Sma.
"duduk Mil!" Ucap Prilly sembari menepuk bangku disebelah nya yang masih kosong.
Mila pun duduk disamping Prilly.
"Lo ngapain disini?" Tanya Mila lembut.
"emm---istirahat sebentar" Jawab Prilly sambil tersenyum.
"lalu, kenapa lo bawa tas besar segala? Lo mau kemana? Bukannya lo udah nikah ya? Terus Suami lo kemana?" Tanya Mila beruntun, Prilly pun tertawa melihat kecerewetan Mila yang tak hilang sampai sekarang.
"Gimana gue mau jawab, lo aja nanya gak ingat-ingat" Ucap Prilly masih tertawa. Mila pun ikut terkekeh.
"mau cerita?" Tanya Mila mengangkat kedua alisnya. Prilly pun berhenti tertawa.
Lalu Prilly menceritakan semuanya sampai dia berada disini bersama Mila.
"oh jadi gitu!" Ucap Mila mangut-mangut.
__ADS_1
"Jadi, gue mau tinggal dimana? Uang aja cuman cukup untuk kebutuhan aku selama seminggu." Ucap Prilly pelan.
Mila pun tersenyum hangat.
"lo mau gak ikut gue?" Tanya Mila
"kemana?" Tanya Balik Prilly.
"Inggris!" Jawab Mila enteng. Prilly pun melongo
"Hah? Maksud lo kita ke Inggris gitu?" Tanya Prilly kaget.
"iyalah! Kebetulan besok gue ada urusan disana, sekalian menetap disana juga sih untuk beberapa tahun" Jawab Mila menjelaskan.
"Urusan apa?" Tanya Prilly kepo.
Mila pun tertawa. Kekepoan Prilly tak hilang-hilang, pikirnya.
"Urusan Cafe di Negara Inggris sana, gue punya Cafe disana yang baru aja selesai dibangun 1 minggu yang lalu. Jadi gue mau mengurus sendiri disana, sekalian lo juga kalau mau ikut ngurus, kan lo suka masalah yang berbau makanan" Jelas Mila panjang lebar, Prilly pun mengangguk antusias.
***
Ali POV
'Tok, tok, tok'
"Prilly kemana sih? Lama banget bukain pintu" Ucapku kesal, karna tak seperti biasanya Prilly lama sekali membukakan pintu untukku. Aku pun mencoba membuka pintu rumah.
'Clek'
Pintu berhasil terbuka, Aku menyerit binggung.
"Tumben gak dikunci" Gumamku lalu berjalan masuk.
__ADS_1
Keadaan Rumahku terlihat sangat Sepi, biasanya ada Prilly yang menyambutku dan mengajakku makan malam. Lalu, Prilly kemana?
"Kok Sepi?" Tanyaku sambil melihat-lihat sekitar. Tak ada tanda-tanda kemunculan Prilly.
"mungkin dikamar" Gumamku dan langsung pergi kekamar mengecek apakah ada Prilly atau tidak.
Tetapi, saat Aku memasuki kamar tidak ada Prilly sama sekali, kamar dalam keadaan kosong.
Lalu aku membuka jas ku dan menaruhnya diatas kasur, aku pun langsung berjalan kearah kamar mandi bermaksud mengecek Prilly lagi.
Kamar mandi juga kosong, tetapi apa itu?
Aku melihat benda kecil tergeletak dilantai kamar mandi, lalu Aku ambil benda tersebut.
"Testpack?! Lalu ada garis 2 yang menandakan hamil? Milik siapa ini?" Tanya ku bergumam.
Aku pun langsung berjalan tergesa-gesa menuju lemari pakaian, tetapi yang ku lihat, tidak ada satu pun pakaian milik Prilly.
"Prilly pergi? Aarrgghh!"
"berarti, ini milik Prilly? Ahya! Prilly hamil anakku! Kenapa aku baru sadar sekarang" Ucapku memaki diri sendiri yang sudah lalai menjaga Prilly.
Ya, kejadian itu. Aku sadar, kalau aku sudah mengambil hak ku sebagai Suaminya.
Saat itu, aku emosi. Karna Kekasihku sendiri bermain belakang tanpa aku tau. Dan tanpa aku sadari, aku membuat luka lagi dihati Prilly.
Lo bodoh Li!
"Aku harus cari Prilly sekarang!" Gumamku bertekat. Lalu, aku langsung menyambar kunci mobilku dan langsung berlari keluar rumah.
Aku yakin, Prilly belum jauh dari sekitaran kompleks sini.
***
__ADS_1
Semoga Suka Ya:*