
Happy Reading!
***
"AARRGGHHH!!"
Teriak Ali Frustrasi sambil memukul stirnya. Ia sudah lama keliling sebagian daerah di Jakarta, tetapi tidak sama sekali menemukan keberadaan Prilly.
Bahkan, saat ini sudah menunjukkan pukul 3 Subuh. Ia pun langsung mengambil Handphone miliknya.
"Kevin! Cari keberadaan Prilly sekarang juga! Perintah juga semua bodyguard lo untuk mencari Prilly!"
"eh eh? Sabar bro! Emang Prilly kemana?" Tanya Kevin sahabatnya Ali, yang juga mempunyai perusahaan besar yang sudah sukses sekarang.
"Prilly kabur! Cepet deh, ntar gue jelasin. Gue juga mau lanjut Cari"
"Iye iye"
'Clik'
Sambungan telpon terputus.
Memang Ali sudah menyerahkan semua bodyguard nya untuk mencari keberadaan Prilly.
Lalu, ia segera melajukan Mobilnya kembali untuk mencari Prilly.
'semoga ketemu, maaf sayang. Gue udah nyia-nyiain lo'
***
"Pril! Ayo buruan, ntar kita ketinggalan pesawat lagi" Ucap Mila tak sabaran, Prilly pun mendelik tak suka.
"bentar elah, masih jam 6 juga. Pesawat kan Takeoff jam 8 ****!" Ucap Prilly kesel
__ADS_1
"bodoamat! Perjalanan dari sini ke Bandara 1 Jam lebih nyet! Ini udah jam 6 lewat ****" Ucap Mila Greget.
"iyeiye ah! Supir lo aja molor lagi tuh" Ucap Prilly menunjuk Mang Ujang yang tertidur lagi disofa, karna Mila membangunkan nya jam 5 shubuh.
Lalu, Prilly mengambil susu Ibu Hamil yang sudah ia siapkan sedari tadi, lalu ia meminumnya.
Mila pun berdecak kesal, dengan langkah cepat. Ia menyusul Mang Ujang diruang tamu dan membangunkan nya.
Prilly pun hanya geleng-geleng kepala melihat kelakuan Mila, karna memang. Mila lah yang paling antusias sampai ia tadi malam tidak bisa tidur.
Prilly pun menyusul Mila diruang tamu saat Mang Ujang sudah bangun.
"Udah semuakan barang-barangnya?" Tanya Prilly pada Mila yang masih mondar-mandir tak jelas sambil melihat-lihat sekitarnya.
Mang Ujang yang sedari tadi mengangkutin tas-tas Mila dan Prilly pun hanya geleng-geleng saat melihat majikannya yang eerr--terlalu Antusias.
"ntar gue cek dulu" Jawab Mila,
"Udah ah, gak mungkin lo ngangkut semua barang disini. Netap selama-nya aja lo di Inggris" Prilly pun langsung berjalan keluar sembari menenteng tas selempang milik-nya.
Mila pun cepat-cepat menyusul langkah Prilly.
"Ayo berangkat mang!" Ucap Mila, Mang Ujang pun menganguk saja.
Mereka pun berangkat menuju Bandara.
***
Bandar Udara Internasional London Heathrow✈
"Huft! Akhirnya sampai juga" Ucap Prilly sambil tersenyum lelah.
"Yeay! Sampai" Pekik Mila tertahan karna banyak orang di sekitar-nya.
__ADS_1
"sekarang, kita kemana?" Tanya Prilly sembari melihat-lihat sekitarnya.
"Langsung ke rumah aja yuk! Naik taksi aja kita, soal-nya supir-nya gue suruh beli bahan makanan" Celoteh Mila antusias. Prilly pun hanya menganguk saja.
"yaudah, kalau gitu."
"Ayo!"
Mila langsung menarik pelan pergelangan tangan Prilly.
***
'BRAK!'
"BAGAIMANA BISA GAK KETEMU?!"
Ali menggebrak meja sambil menatap garang bodyguard nya yang sama sekali tidak menemukan keberadaan Istri-nya.
Istri? Bahkan baru kali ini ia mengakui.
"maaf tuan! Sepertinya Nyonya Prilly sudah tidak berada di Jakarta. Mungkin Nyonya berada di kota lain, atau mungkin di Negara lain"
"Arrgghh!"
"Dunia ini luas, bagaimana gue bisa cepat menemukan Prilly" Gumam Ali frustrasi.
***
semoga kalian suka ya.
sampai jumpa di part selanjutnya:)
luv kalian.
__ADS_1