
Happy Reading!
***
"Dasar Kaia! Ganggu kerjaan gue aja" Gerutu Ali di dalam mobil-nya yang sedang melaju membelah jalanan Ibu kota yang macet, ia harus segera sampai dengan cepat kalau tidak ingin mendapat hamukan oleh kakak-nya itu.
Tadi saat di kantor, Ali mendapat telpon dari Kaia untuk menjemput-nya disekolah. Berasa jadi supir pribadi saja ia.
"Giliran gue udah sampe, orangnya gak ada muncul." Gerutu Ali lagi saat sudah sampai didepan sekolahan, ia melihat-lihat sekitar tetapi tak ada tanda-tanda kakak-nya itu datang.
"Hp--mana Hp gue?" Tanya Ali pada dirinya sendiri sambil mencari-cari keberadaan Ponsel-nya.
"Lowbat lagi shit!." Ucapnya lalu diam sembari memperhatikan orang-orang yang lewat dan anak-anak yang sedang menunggu jemputan.
Niat ingin menelpon kakaknya itu musnah karna Ponsel-nya ternyata lowbat pantas saja kakaknya itu menelpon-nya lewat telpon perusahaan.
"Bosan ah disini, lebih baik gue nunggu diluar" Ucapnya lalu mematikan mesin mobil dan melepas sealtbeat-nya lalu turun dari mobil.
"Nunggu dimana ya?" Matanya bergerak melihat-lihat sekitar sampai ia menemukan sosok anak kecil perempuan imut sedang duduk sendirian, seperti nya menunggu jemputan-nya yang telat.
"Ituu--kayak yang di Instagram deh, idola-nya adek Kevin" Ucap Ali mengingat-ingat, tanpa pikir panjang--ia pun langsung melangkah kan kakinya menuju tempat anak itu.
"Hai manis" Sapa Ali lalu duduk disamping Delin. Yaa--anak yang dimaksud Ali adalah Delin. Tak tau mengapa Mommy nya terlambat menjemput-nya, tidak seperti biasanya.
Sapa-an dari Ali membuat Delin menoleh ke asal suara dan mendapati laki-laki dengan style-an Jasnya lengkap.
"Em--paman nyapa Delin?" Tanya Delin sembari menengok kanan dan kirinya sapa tau bukan dia yang disapa.
"Paman nyapa kamu kok, kenapa sendirian?" Tanya Ali sok akrab, ia meringis pelan kalau memang ia sok akrab pada anak orang.
"Belum dijemput lah paman, kalau udah dijemput berarti Delin gak mungkin nunggu disini" Cerocos Delin sebal, bagaimana tidak? Pertanyaan basa basi paman didepannya ini sebenarnya tidak perlu jawaban, untung pamannya ganteng. Pikir Delin dalam hati.
Jawaban dari anak didepannya ini membuat Ali salah tingkah lalu menggaruk tekuknya yang tak gatal.
Bodohnya gue, pikir Ali.
"Maaf-maaf hehe, memang Mommy mu kemana manis?" Tanya Ali lagi mencoba akrab dengan Delin, tak tau mengapa ia hendak akrab dengan anak orang yang tak ada sangkut-paut dengannya sama sekali. Aneh, pikirnya.
"Gak tau" Jawab Delin seadanya.
"Mau paman antar gak?" Tawar Ali membuat Delin dengan cepat menoleh kearah-nya.
"Kata Mommy, jangan sembarangan ikut dengan orang yang gak dikenal, nanti Delin diculik, nanti---Mommy sama Aunty sedih" Ucap Delin menolak, Ali pun meringis lagi.
Berasa beneran mau nyulik anak orang gue, ucap Ali dalam hati.
"Hmm yaudah deh, emang Delin--eh Delin kan namanya?" Tanya Ali lagi, dan dijawab Delin anggukan. Menggemaskan pikir Ali.
"Emang Delin umur berapa tahun sih?" Tanya Ali sedikit kepo. Jika anaknya ada--pasti sudah sebesar Delin ini.
"Paman Kepo" bukannya menjawab, Delin malah memberikan kalimat itu sembari menjulurkan lidahnya. Ali pun cemberut mendengar nya, ekspresi Ali membuat Delin tertawa pelan.
"Yaahh, kan cuman nanya. Soalnya paman punya anak juga, tapi--" Ucapan Ali terpotong karna suara Kaia yang mendekat kearah mereka.
"Li! Ngapain lo deketin anak murid gue? Jadi pedo ya Lo sekarang?" Tanya Kaia menyelidik, dalam hati ia berdoa supaya Ali belum dan tidak tau apapun.
__ADS_1
Ali pun mendelik tak setuju, "enak aja Lo kalau ngomong!"
"Aunty.." panggil Delin pada Kaia, membuat Kaia dan Ali menoleh secara bersamaan.
"Aunty?" Tanya Ali binggung.
"Kenapa sayang?" Tanya Kaia pada Delin dan tidak menghiraukan Ali yang kebinggungan, biar saja Ali berpikir apa karna paling lambat laun ia pasti akan mengetahui semua.
"Mommy belum jemput" Ucap Delin badmood.
"Tunggu sebentar lagi ya! Pasti datang kok" Ucap Kaia sembari mengelus rambut Delin, Ali hanya diam memperhatikan interaksi mereka.
"Lama" Ucap Delin cemberut. Kaia hanya terkekeh pelan, sementara Ali tersenyum.
"Delin!" Panggil seorang wanita sedang berjalan kearah mereka.
Melihat wanita itu, Kaia tersenyum lega. Untung saja bukan Prilly.
"Auntyyy Milaa!" Pekik Delin lalu berlari dan memeluk kaki Mila.
"Dibilang jangan lari-lari, nanti jatuh" Ucap Mila menggelengkan kepalanya, sudah beribu kali dia mengingatkan keponakan nya ini, tetapi masih saja.
"Hehe maaf Aunty, Mommy mana?" Tanya Delin karna bukan Prilly yang menjemput nya, melainkan Mila.
"Ada kerjaan sayang" Jawab Mila mengelus rambut Delin pelan.
"Kai! Pulang dulu ya sama Delin" Pamit Mila saat baru menyadari ada Kaia dan--laki-laki yang berdiri disamping Kaia dan hanya menatap mereka tanpa banyak berbicara. Mungkin kekasih Kaia, pikir Mila.
Karna memang Mila belum tau bagaimana wajah Daddy Delin, Prilly terlalu tertutup soal itu.
"Oke, hati-hati" Ucap Kaia lalu melambaikan tangannya, Ali pun hanya tersenyum.
***
"Mommy di-butik Aunty?" Tanya Delin karna masih penasaran.
"Iya, banyak pesanan dan dia harus mendesain baju-baju pesanan orang. Karena Aunty gak ahli seperti Mommymu---jadi Aunty aja deh yang jemput. Maaf ya telat" Ucap Mila menjelaskan, lalu membelokkan stirnya kearah kanan.
"Auntyyy! Mau eskrim" Minta Delin saat mobil melewati Kedai Eskrim.
"Yaudah, Aunty putar balik dulu" Ucap Mila mengiyakan, jika tidak dituruti--bisa ngambek.
"Yeay!" Pekik Delin senang.
"Ayo tu--yaelah udah turun duluan dia." Ucap Mila menggelengkan kepalanya pelan saat menyadari Delin sudah turun duluan sebelum dia mengajak turun.
Mereka pun memasuki kedai Eskrim, lalu berjalan menuju tempat memesan-nya.
"Delin mau yang mana?" Tanya Mila sembari melihat Delin yang sedang fokus melihat-lihat menu yang kebetulan terpampang jelas diatas.
"Itu aja!" Tunjuknya kesalah satu eskrim, Mila hanya mengangguk lalu memesankan.
"Ayo kita cari meja" Ajak Mila sembari menggandeng tangan Delin.
Setelah mendapat meja, mereka pun duduk menunggu.
Mila pun mengabari Prilly kalau mereka mampir di Kedai Eskrim, dan Prilly meminta fotokan Delin dengan Eskrim nya karna ia mau meng-upload foto di Instagram. Mila hanya menggeleng kan kepalanya dengan kelakuan sahabatnya itu.
__ADS_1
Tetapi---ia tetap mengiyakan permintaan Prilly.
Setelah pesanan mereka datang, Delin langsung dengan cepat mengambil Eskrim yang sederhana dan kecil dulu. Lalu nanti ia akan memakan yang lainnya.
"Delin, foto dulu. Mommy minta" Ucap Mila lalu mengarahkan kamera ponsel-nya kearah Delin.
Delin pun mengangguk lalu berpose ria. Dan kebetulan meja yang mereka ambil tempatnya ditaman yang banyak pepohonan, menambah kesan menarik kalau difoto.
Setelah itu, Mila langsung mengirimkan ke Prilly, dan disana Prilly sempat-sempatnya langsung meng-upload foto anaknya itu.
Padahal suasana butik masih sedikit ramai.
Instagram On.
❤️986.267 💬567.139
Ardelinprisya_ Eskrim time with Aunty!💕 @JsscaMila
View all comments...
JsscaMila Yaaa, langsung post.
Ardelinprisya_ yadongg hehe, cepat bawa pulang anak gw.
Nana__ Jadi beneran kalau yang megang akun ini Mommy nya ya?
Nindi Iyaa! @Nana__, Mommynya kapan dong muncul? Penasaran ini
Treyaaa Ucul😍
Aindiya_ adeekk gueee😚❤️
Kevin.julio Atas gue ngarep.
Aindiya_ sirik aja Lo bang!
Neydra___ atas gw kelahi
Bella.diana_ bego😂 @Neydra__
Kaia.syrf_ Cantiknyaaa💕
Ardelinprisya_ makasih aunty!😆❤️
Kevin.julio Li! Sejak kapan kakak Lo nongol disini? @Alisyrf__
Alisyrf__ Tanya aja sama orgnya @kevin.julio, aduduhh cantiknyaa--gemes dehh😶
Kaia.syrf ghibahin gue ya Lo bedua!
Kevin.julio kaborr
Talitha Mdbstr bget ini❣️
Deaaa Ciee makan esklimm😚
Instagram Off.
__ADS_1
***