Danau Tengkorak

Danau Tengkorak
Bertemuan Meri dan Ayu.


__ADS_3

"Leon....Agus bangun!.Teriak Lardo membangun kan teman-teman nya,pemuda tersebut ketakutan saat ia melihat sekitar tempat mereka terbaring itu disana terdapat banyak tengkorak manusia.


Leon dan Agus pun terbangun ketika mendengar suara teriakan Lardo tersebut,lalu kedua nya bergegas duduk meski kepala mereka terasa berat.


"Dimana ini Do,?kenapa tempat nya menyeram kan sekali?gue mau pulang" teriak Agus.


"Ssst..diam! Kalau loe berteriak maka iblis itu akan datang lalu mengoyak tubuh mu,apa loe mau,?


"Gue minta maaf,tapi gue benaran takut Do sumpah demi Tuhan gue takut,gue gak mau mati sekarang" ujar nya panik.


"Emang loe pikir kita-kita ada yang mau mati ,?gak Gus... kita sama, kami juga ingin keluar hidup-hidup dari sini,sekarang kau harus sabar mari kita berusaha mencari jalan keluar dari tempat ini!


Ketiga pemuda itu bergegas pergi dari ruangan tersebut,mereka mencari keberadaan teman-teman nya yang lain.


Saat mereka keluar dari tempat itu mereka melihat ada lorong panjang,ketiga pemuda tersebut merasa sangat ketakutan saat ingin melewati lorong tersebut,pasal nya terdapat begitu banyak pasang mata yang menatap kearah mereka.

__ADS_1


"Gimana ni guys,?gue sangat takut lihat mereka menatap marah kearah kita" ujar Leon panik.


"Jangan takut! buruan kita lewati saja mereka,berpura-pura lah tidak melihat mereka agar kita tidak diganggu oleh mereka"sahut Lardo.


Akhir nya ketiga pemuda itu pergi menyusuri lorong tersebut,namun pelarian mereka itu tidak berjalan dengan mulus,mereka dicegat oleh beberapa bayangan hitam.


Lardo jatuh tersungkur memuntahkan darah segar dari mulut nya,begitu juga Leon dan Agus,kedua pemuda itu terkapar tak sadar kan diri.


Para iblis itu membawa mereka kembali kedalam ruangan dimana semula mereka berada,ketiga nya dirantai lalu ditinggal kan begitu saja.


"Aaaaa sakit,tolong hentikan! Meri selamat kan gue! tolong selamat kan gue Mer,gue mohon Mer" teriak nya.


Ayu bergidik ngeri melihat sahabat nya itu disiksa oleh ketiga teman nya,ia tidak bisa memandang nya lantas memalingkan wajah dari sana karena ia tidak tega melihat sahabat nya tersebut.


Ayu pun keluar diam-diam dari ruangan itu,lantas bergegas melihat situasi diluar rumah sana,ternyata tempat tersebut bukan lah rumah melain kan istana,

__ADS_1


Gadis itu berhasil keluar dari ruang bawah tanah tersebut,ia pun kini tengah berada disebuah taman yang terdapat diistana tersebut.


Rasa penasaran nya sangat memuncak,ia pun bergegas memasuki istana itu dengan cara nya sendiri,beruntung diri nya tidak terlihat oleh pria-pria berjubah hitam itu.


Ayu pun berhasil menyelinap kedalam sebuah kamar yang sangat besar,ia sangat kagum dengan interior kamar tersebut.


Mata nya jelalatan mencari benda mahal,gadis itu berniat untuk mencuri sesuatu didalam kamar itu.


sontak ia terperanjat saat melihat Meri tertidur lelap diatas ranjang indah itu,ia pun memberanikan diri untuk bertanya,


"Meri....apa kah itu loe,?ujar nya berteriak,Ayu masih tidak percaya dengan pengelihatan nya itu,ia takut jika itu bukan lah Meri teman nya.


Mendengar nama nya dipanggil,Meri pun terbangun lantas bertanya kepada Ayu.


"Ayu,?apa yang telah loe lakukan disini,?dimana teman-teman yang lain nya,?apa mereka baik-baik saja?"ujar Meri yang sama terkejut nya melihat kedatangan Ayu.

__ADS_1


"Mereka tidak baik-baik saja,khusus nya Linda,dia disiksa oleh mereka"Sahut nya.


__ADS_2