
Ke'esokan hari nya ke 6 orang teman wanita Lardo sudah berkumpul dirumah nya,satu orang lagi yang belum datang yaitu Meri.
"Dimana sih tuh anak,? lama kali, ini udah hampir jam 8 loh,belum juga nongol batang hidung nya," ujar Linda,gadis itu kurang menyukai Meri,dia iri melihat kecantikan gadis tersebut.
"Itu dia,! baru nongol,ih sok cantik lagi.. eh coba lihat kek nya dia pake baju baru deh" seru Ayu, gadis itu sengaja memanas-manasi sahabat nya Linda agar terus membenci Meri.
"Lo ini kenapa sih,?suka nya manas-manasin orang,? Kalau iri bilang,!" sahut Mayang,gadis itu tidak suka jika Linda dan Ayu selalu mengusik Meri,
"Iya tuh,kalian berdua pasti iri kan melihat penampilan Meri sangat cantik hari ini,? sahut Kila,membela sahabat nya Mayang,
kedua gadis itu suka berteman dengan Meri,namun tidak terlalu dekat karena Meri kadang menghindari mereka.
"Banyak bacot lo,kalau ga tau apa-apa tuh mending diam deh,!"sahut Linda.
"Hy semua,maaf nih gue telat...tadi ada hambatan sedikit " teriak nya.
"Oho... tidak masalah sayang...sini-sini biar gue bantu masukin barang lu ke bagasi" sahut Andre,pemuda itu sangat kemayu,ia suka berkumpul dengan teman wanita nya ketimbang dengan teman pria nya.
__ADS_1
"Oh,terima kasih banyak ndre...nih,! Maaf yah ngerepotin,"tukas Meri.
"Tidak masalah,gue suka kok bantuin lu,dari pada mereka,kerja nya bikin kesal saja" sahut nya sambil melenggangkan tubuh nya membuka bagasi mobil Lardo.
"Semua nya udah ngumpul kan,?kalau udah kita berangkat sekarang mumpung masih pagi biar kita nyampe nya gak kesorean" ujar Lardo.
"Mer,lo sama gue duduk didepan yang lain terserah mau ama siapa,buruan jangan banyak ngedumel nya" ujar pemuda itu saat mendengar Linda protes ketika diri nya membawa Meri duduk dibangku depan bersama nya.
"Baik,sahut mereka serempak,Mereka pun berangkat dengan mengendarai dua buah mobil milik Lardo,pemuda itu memang terkenal tajir melintir itu sebab nya Linda tergila-gila pada nya.
Meri,Indah,Mayang,Kila,Andre dan Lardo mereka ber 6 dalam satu mobil.
Ke 11 muda-mudi itu berangkat dari rumah Lardo menuju perkampungan yang disaranin oleh Ayu saat itu,sebelum berangkat mereka semua berdoa terlebih dahulu agar di jauhkan dari mara bahaya.
Selama diperjalanan mereka bercanda ria,se'sekali mereka bernyanyi agar perjalanan itu tidak membosan kan.
Namun lain cerita di dalam mobil yang ditumpangi oleh Linda dan para teman nya yang lain,mobil itu sangat sepi karena mereka larut dalam pikiran masing-masing.
__ADS_1
Lain hal nya dengan Linda,gadis itu merasa iri melihat Meri duduk dalam satu mobil dengan Lardo,
ditambah lagi Lardo mempersilah kan Meri duduk disamping nya,hal tersebut semakin membuat Linda jengkel bukan kepalang.
"Kurang ajar,! bisa-bisa nya mereka bikin gue ilfil,"ujar nya mengeprak sandaran bangku.
"Ada apa sih Lin,? dari tali lo gue liat murung gitu,?ujar Ayu bertanya kepada sahabat nya itu.
"Itu tuh,! lo gak liat kah,?"
"Maksud lo si Meri,?"
"Ya,iya siapa lagi,?padahal kan gue tadi mau satu mobil ama si Lardo,lah dia udah ngerebut duluan tuh bangku"
"Weii...siapa bilang Meri ngerebut bangku lo,? Orang dia diajak sama Lardo kok,gue dengar sendiri sahabat gue itu ngajakin si Meri"tukas Agus.
"Ah,mentang-mentang sahabat elo,lo belain tuh anak, kalian laki-laki sama aja" sahut Linda.
__ADS_1
"Lo cemburu sama Meri Lin,?"seloroh Wulan
"Ya gak lah.. ngapain gue cemburu,?sahut nya berbohong.