
"Hei,gimana?apa kalian sudah menemukan tempat yang cocok untuk kita datangi nanti,?"Leon bertanya kepada teman-teman nya itu.
"Belum nih,apa kau tau tempat wisata yang bagus?" sahut Linda,Kila,Mayang,Wulan,dan Ayu,
"Yah,aku ikut kalian kemana saja yang penting tempat nya seru,dan nyaman "sahut pemuda itu.
"Ya sudah, kita pergi kesebuah kampung yang aku bilang kemarin disana pemandangan nya sangat bagus, tidak terlalu jauh kok dari sini hanya memakan waktu 6 jam perjalanan"ujar Ayu.
"Bagaimana kalian setuju,?lagian aku gak enak sama Meri kalau kita milih tempat jauh dia pasti gak mau ikut"
"Oke-oke kita pilih tempat pilihan mu saja,namun pake apa kita berangkat kesana besok?seperti nya mobil gue gak bisa deh,soalnya mobil bokap gue" sahut Andre
"Tenang saja mobil nya Lardo kan ada,bisa diatur,si Lardo mah gak pelit kek kalian"celoteh mayang.
"Mmm bukan pelit, kalian kan tau ini mobil'mobil nya bokap gue,"tukas andre dengan gaya kemayu nya.
"Bagaimana bro,apa kita pake mobil lo aja,?tukas Agus bertanya kepada sahabat nya itu.
"Iya,berangkat besok pake mobil gue aja"sahut pemuda itu.
__ADS_1
"Ya sudah kalau begitu,itu arti nya kita berangkat besok pake mobil nya Lardo bukan,? Kalau iya' berarti deal.
"Ok,kesepakantan sudah di ambil,besok kita positif berangkat,jangan lupa persiap kan semua bekal dan peralatan yang akan diperlukan saat di sana nanti,masalah nya tempat itu lumayan jauh dari pemukiman warga" ujar Ayu.
"Hore...baik lah aku akan bersiap mengemasi barang-barang ku hari ini,biar besok nya gak ribet lagi, tinggal berangkat"celoteh Wulan gadis si kutu buku tersebut.
"Iya,aku juga.Oh iya, besok kita ngumpul dimana sebelum berangkat,? gadis bernama Kila ikut mengajukan pertanyaan kepada teman-teman nya itu.
"Ya dirumah Lardo lah,emang dimana lagi,?kalo telat datang nya kita tinggal" sahut Linda.
"Siap....,eh kalo telah dikit gapapa kan ya,?
Telat dikit gapapa,jangan banyak' gue tinggal lo" sahut Linda.
Ya bukan sih,! gue ngomong gitu biar disiplin waktu,tukas gadis tersebut.
"Sudah-sudah,kesepakanan sudah diatur,aku mau balik di kelas dulu bentar lagi jam pulang,kalian juga buruan masuk jangan diluar terus hujan panas tuh,! gak baik pamali kata orang tua"ujar Lardo,kemudian pemuda itu berlalu meninggal kan teman-teman nya.
Akhir nya mereka semua bubar masuk ke kelas masing-masing,sementara Meri dan Indah kedua gadis itu masih diluar.
__ADS_1
"Mer...ayo masuk,! hujan panas nih ,oh iya,dari tadi lo diam saja ada apa sih? lo liat penampakan lagi,?"Indah mencoba untuk menanyakan keadaan sahabat nya itu.
"Gak ndah...gue cuma takut aja ntah kenapa perasaan gue gak enak pas anak-anak bilang mau piknik ke kampung tersebut"
"Yah bagaimana lagi,?kesepakatan sudah diambil,kau tau sendiri kan,?Jika sudah begitu gak bisa diganggu gugat lagi,jika rencana diubah maka mereka tidak ada yang akan pergi"
"Itu lah,huh sudah lah semoga tidak ada masalah nanti disana,ayo kita masuk,! ujar gadis cantik itu.
"Ayok..." sahut indah.Akhir nya kedua gadis tersebut masuk kedalam kelas mereka,selama di kelas Meri tidak pokus dengan materi yang di jelas kan oleh dosen pembimbing nya,dalam lamunan nya ia melihat seorang pemuda tampan tengah tersenyum pada nya.
"Datang lah...aku sudah menunggu kedatangan mu,!" ujar bisikan itu,sontak Meri terperanjat kaget hal itu membuat Indah ikut panik,lantas gadis itu bertanya apakah sahabat nya itu baik-baik saja atau tidak,?
"Ada apa Mer,? Kau tidak apa-apa,?
ujar nya panik ketika melihat wajah Meri sedikit pucat,gadis itu khawatir dengan sahabat nya itu pasal nya ia tau jika Meri sudah melihat penampakan maka gadis itu akan mengalami mimisan.
Meri pun berujar,jika Indah tidak perlu khawatir,karena diri nya baik-baik saja.
Namun gadis bernama Indah itu tidak percaya begitu saja,ia pun berteriak panik saat melihat Meri mengeluarkan darah dari hidung nya.
__ADS_1
Spontan teriakan Indah itu membuat se'isi kelas terkejut lantas menghampiri dan bertanya kepada nya apa yang telah terjadi.?
"Meri...dia sedang mimisan tolong ambil kan air,! sahut nya panik.