Danau Tengkorak

Danau Tengkorak
Makan Bunga.


__ADS_3

"Masuklah! ujar pria tua tersebut mempersilahkan Leon masuk kedalam sebuah rumah besar yang ada diperkampungan itu.


'Terimakasih kek"tukas Leon,kemudian pemuda itu masuk kedalam rumah tersebut,ketika ia masuk kesana semua mata pun tertuju kepada nya saat itu


Hal itu membuat Leon bergidik ngeri,ia ketakutan ketika ditatap oleh warga yang duduk didalam warung tersebut.


"Dia tamu ku" tukas sang kakek memperkenalkan Leon kepada para pengunjung yang tengah asyik menikmati makan malam mereka saat itu.


Leon mengangguk lantas tersenyum kearah mereka,namun tidak ada respon sama sekali dari orang-orang tersebut,mereka masih menatap sinis kearah Leon.


"Permisi,maaf jika kedatangan ku kemari mengganggu makan malam kalian"ujar Leon sembari membungkukan badan nya ketika melewati para tamu yang sedang makan itu.


Sontak raut wajah mereka berubah,yang awal nya sinis kini terlihat bersahabat ketika mereka melihat sikap pemuda tersebut,mereka menilai jika Leon sangat lah sopan.

__ADS_1


"Silahkan nak! Apa kau sudah makan?jika belum maka mari makan bersama kami"sahut mereka sembari tersenyum ke arah Leon,hal itu mereka lalukan apakah Leon tahan dengan godaan tersebut atau tidak.


Melihat situasi tersebut Leon sampai heran,kenapa orang-orang itu terlihat aneh mereka dengan sangat mudah mengubah ekspresi raut wajah mereka saat itu.


"Terimakasih,tapi aku masih kenyang'silahkan lanjutkan saja makan malam kalian yang tertunda kerena kedatangan ku tadi"sahut pemuda itu .


"Nak....kemarilah! ayo masuk, biarkan saja mereka jangan dihiraukan"tukas si'kakek tua yang sedari tadi memperhatikan Leon berinteraksi dengan rakyat nya itu.


Leon terlihat ragu,namun sang kakek memastikan jika bunga itu bunga yang bisa dimakan oleh manusia,sebenar nya itu bukan bunga tetapi ayam hutan yang sengaja diambil oleh si kakek lantas dimasak oleh juru masak warung makan diperkampungan itu,tetapi Leon melihat nya seperti bunga.


Sementara makanan para tamu lain nya terlihat menggiurkan,namun tampa Leon sadari semua itu hanyalah daging busuk,ulat dan lain sebagai nya.


"Makanlah! setelah kau makan,maka kakek akan membantu mu menemukan rekan-rekanmu yang telah tersesat itu"ujar kakek tersebut.

__ADS_1


Kemudian Leon mencoba untuk melahap bunga yang ada didepan mata nya itu,ia memakan nya dengan sangat hati-hati,keraguan dihati nya berkecamuk saat itu ia takut jika diri nya memakan bunga tersebut maka ia akan mati.


"Kau tidak akan mati,kecuali kau memakan makanan yang dimakan oleh ku dan para tamu disini" ujar kakek tua itu.


"Maksud kakek bagaimana?aku tidak mengerti"sahut Leon kebingungan,ia tidak paham dengan maksud perkataan kakek tua tersebut.


Kemudian orang tua itu tersenyum penuh arti kepada Leon,ia pun menjelaskan jika saat itu Leon tengah berada ditengah perkampungan dedemit.


Sontak hal itu membuat Leon panik bukan kepalang,ia sudah berdiri ingin pergi meninggalkan tempat itu,namun aksi nya tersebut dihentikan oleh si'kakek tua.


"Nak...jangan gegabah,kami tidak akan menyakitimu karena kau anak yang sangat baik dan sopan,jadi kami berniat menolongmu,oleh sebab itu aku memberikanmu makanan yang berbeda dari yang kami makan agar nanti kau bisa kembali kedunia mu" ujar nya menjelaskan semua nya kepada Leon.


"Kenapa kakek tidak bilang kepadaku dari awal jika kakek bukanlah seorang manusia?apa kakek akan menjebak ku sekiranya aku bukan anak baik-baik?"tukas Leon bertanya kepada pria tua itu.

__ADS_1


__ADS_2