Danau Tengkorak

Danau Tengkorak
Berselimut kabut hitam.


__ADS_3

Tok!...tok!...tok!....."Kila...buka pintu nya!"teriak Sita memanggil adik sepupu nya itu,namun tidak ada tanda-tanda yang akan membuka pintu itu untuk mereka.


"Din,tolong ketuk lagi pintu nya agak kerasan dikit takut nya mereka udah pada tidur"ujar Sita kepada teman nya yang bernama Dino tersebut.


Kemudian pemuda itu pun mengetuk pintu itu,ia mengetuk nya agak sedikit kencang namun tetap saja Kila dan rekan nya tidak menbuka pintu tersebut.


"Kemana anak itu,?tidur nya udah kayak tidur kerbau saja tidak tau apa-apa,gimana mau masuk kalo kek gini mana banyak nyamuk lagi" celoteh Nadia


"Bisa diam gak loe! bukan nya bantuin ngetuk malah ngoceh gak jelas loe"ujar Rama memarahi gadis tersebut.


Kemudian Dino mencoba mengetuk pintu itu lagi namun ia mendapati jika pintu tersebut tidak terkunci.


"Guys...pintu nya gak dikunci,seperti nya mereka tertidur lantas lupa mengunci pintu nya" tukas pemuda itu.

__ADS_1


"Ah masa sih Din?yaudah buruan bantu Hendra bawa masuk Dimas kedalam diluar sudah semakin dingin" teriak Sita.


Kemudian mereka membawa pemuda yang sudah tak sadarkan diri itu masuk kedalam rumah mendiang Ayu tersebut.


Saat Sita masuk kedalam rumah itu ia tidak mendapati Kila dan teman-teman nya disana,


"Kil....kila.....apa kau sudah tidur?kalian dimana kok sepi?teriak Sita mencari keberadaan Kila dan teman-teman nya itu,


Sita bingung kenapa adik nya itu tidak menjawab pertayaan nya,padahal Kila adalah seorang gadis cerewet jika bertemu kakak sepupu nya itu ia akan banyak bicara,walau tak diajak bicara maka ia sendiri akan menghampiri Sita.


aneh nya Sita tidak bisa melihat dimana posisi mereka,yang ada hanya terdengar teriakan dan tangisan yang sangat memilukan hati.


Keringat Sita sudah membasahi tubuh nya,tenaga nya seakan terkuras habis saat mencoba mencari keberadaan adik nya itu.

__ADS_1


"Ada apa ini?kenapa aku tidak bisa melihat mereka,mereka diselimuti kabut hitam yang sangat sulit untuk aku tembus" ujar gadis itu.


Tiba-tiba Hendra datang,kedatangan Hendra itu menbuat Sita sedikit terperanjat karena kaget.


"Kau?apa yang kau lakukan disini,?bikin orang kaget saja"tukas Sita marah,gadis tersebut tidak suka dengan kedatangan kekasih nya itu.


"Habis aku perhatikan sedari tadi kau bengong,lihat keringat mu sudah membasahi baju mu,kau ngapain sih sayang?oh iya,dimana adik mu itu?kenapa sangat sepi?ujar Andre mencoba untuk mencairkan suasana.


"Mereka menghilang,namun aku tidak bisa melihat keberadaan nya karena mereka diselimuti kabut hitam,energi ku terkuras habis saat menembus kabut hitam tersebut" sahut nya.


"Benar kah?baik lah aku akan mencoba untuk melihat mereka,siapa tau aku bisa menembus kabut itu" ujar Andre dengan sombong nya.


"Terserah,aku mau tidur minggirlah!"tukas Sita seraya pergi meninggalkan Hendra sendirian,hal tersebut membuat Nadia merasa sangat bahagia,karena diri nya berhasil membuat jarak diantara Sita dan Hendra.

__ADS_1


"Sayang....kau belum tidur?Nadia pun memeluk Hendra dari belakang,membuat pemuda itu sedikit terkejut,lantas Hendra pun menjawab jika diri nya belum mengantuk.


__ADS_2