Danau Tengkorak

Danau Tengkorak
Terjerat rayuan iblis.


__ADS_3

"Sayang...udah lama nih,ayok! ujar Nadia bergelayut manja kepada Hendra,ajakan Nadia tersebut pun di iyakan oleh pemuda itu,ia dengan sangat bangga mengendong Nadia lalu membawa nya keluar rumah tersebut lantas masuk kedalam hutan.


Mereka semakin masuk kedalam hutan tersebut,Hendra melihat sebuah rumah kosong disana ia pun tersenyum karena sebentar lagi akan menikmati makan malam terlezat dimalam itu.


Nadia pun ikut tersenyum sipu didalam pelukan Hendra,seraya berujar "sayang..pulang dari sini belikan gue tas ya ada tas keluaran terbaru edisi terbatas sayang" ujar nya.


"Iya,gampang...kau tenang saja,apa pun yang kau minta aku akan memberikan nya pada mu karena aku sangat mencintai mu" sahut Hendra.


"Eh, rumah siapa ini yank?...jangan sembarangan masuk loh bisa marah nanti orang yang punya apalagi kita akan memakai nya untuk makan malam" ujar Nadia.


"Oho...seperti nya rumah ini kosong jadi tidak masalah dong sayang,yok kita gas makan malam ini yang sudah beberapa hari tidak kita lakukan" sahut Hendra.

__ADS_1


Kemudian pemuda tersebut membawa Nadia masuk kedalam rumah kosong itu,disana sangat lah gelap sehingga membuat mereka tidak bisa melihat apa pun,kemudian Hendra menyalakan senter nya lantas ia pun mencari kamar dirumah itu yang bisa untuk mereka gunakan.


Tiba-tiba...Hendra jatuh pingsan,dan hal tersebut tidak disadari oleh Nadia,gadis itu masih bergelayut manja kepada pemuda yang disangka nya kesih gelap nya itu.


Namun tampa ia sadari pemuda itu adalah Iblis yang menyamar sebagai Hendra,kemudian pemuda itu terus merayu Nadia hingga akhir nya terjadi lah pergulatan diantara kedua nya.


Sementara Hendra diri nya baru sadar saat ia merasakan dingin yang sangat menusuk tulang,ternyata pemuda itu tidur diteras rumah tersebut.


"Sayang....kau dimana?jangan bercanda dong yank...disini sangat gelap apa kau tidak takut?teriak nya.


Namun tidak ada sahutan sama sekali,kemudian ia mencoba masuk kedalam rumah tersebut kemudian Hendra menuju kamar yang ia masuki bersama Nadia tadi.

__ADS_1


Sesampai nya disana,ia syok melihat Nadia sudah tidak memakai sehelai benang pun ditubuh nya,dan aneh nya lagi gadis itu tertidur sangat pulas hingga tidak tau kedatangan Hendra disana,


Kemudian Hendra membangun kan nya dengan beribu tanda tanya dikepala nya kenapa wanita tersebut sampai seperti itu?


"Nad...Nadia...bangun! Kenapa kau seperti ini?dasar ******!. Berani nya kau bermain api dibelakang ku kau harus camkan satu hal, tidak ada yang boleh menyentuh mu selain diri ku" ujar Hendra sembari menampar gadis malang tersebut.


Mendapat perlakuan kasar dari Hendra,Nadia merasa seperti mimpi,padahal tadi ia baru saja mendapat kan semua nya dari pemuda tersebut,namun kali ini ia merasa pipi nya begitu sakit akibat tamparan keras dari Hendra.


"Apa yang loe lakukan Hen?kenapa loe nampar gue kayak gini?udah loe manja-manja dan kau kuras semua tenaga ku,sekarang loe sakiti pula" ujar nya sembari menangis.


"Apa maksud mu hah?manja-manja yang bagaimana?dengan siapa kau bermanja sementara aku tidur diluar teras?teriak Hendra tidak terima melihat tubuh mantan kekasih nya tersebut penuh lebam kenikmatan dunia.

__ADS_1


__ADS_2