
Pagi pun tiba,mereka semua sudah bangun,Linda,Ayu dan teman-teman nya yang lain mereka pergi mandi disebuah danau yang terdapat di ujung kampung itu.
Sementara Meri masih dikamar,gadis itu termenung,perasaan nya bercampur aduk,semua pertanyaan berkecamuk dikepala nya.
Tiba-tiba,kakek nya Ayu datang lagi kakek tua itu sudah berdiri dihadapan Meri seraya berkata,
"Cepat panggil teman-teman mu,kalau bisa jangan mandi didanau itu,mandi lah disumur yang ada belakang rumah ini,!"
"Eh,kakek,?maaf kek memang nya ada apa ya,?"sahut Meri bertanya kepada kakek tua itu.
"Disana sangat berbahaya,sebaik nya kalian tinggal kan kampung ini sebelum terlambat,kakek tidak mau malapetaka menimpa kalian semua,"
"Tapi kenapa kakek tidak bilang semua ini kepada Ayu cucu kakek,?" ujar Meri bertanya kepada kakek tua itu.
"Anak itu sangat bandel,sedari awal aku sudah memperingatkan nya,namun ternyata peringatan kakek itu tidak disampai kan oleh nya kepada kalian semua."
"Mungkin Ayu lupa kek,"sahut Meri.
"Bukan lupa,dia tidak tau apa yang telah terjadi dikampung ini,kampung ini sudah terkutuk"
__ADS_1
"Terkutuk,?"Meri terperanjat kala mendengar kata terkutuk itu.
"Iya,cepat panggil teman-teman mu,! Kalian harus meninggal kan tempat ini secepat nya,"!selesai berbicara demikian, orang tua itu pun menghilang.
Meri langsung keluar dari kamar,ia berlari menuju pintu utama niat nya ingin mencari teman-teman nya itu,namun ia terkunci didalam rumah.
"Buka pintu nya,! hei...kenapa kalian kunci dari luar,?Lardo,Leon kalian dimana,? buka pintu nya,! teriak Meri.
Namun tidak ada yang membuka kan pintu itu untuk nya,gadis itu ketakutan ia tidak bisa membayang kan apa yang akan terjadi kepada teman-teman nya itu.
"Andre.....tolongin gue,!buka pintu nya Ndre..."teriak nya namun tetap saja tidak ada yang mendengar teriakan nya itu.
Saking asyik nya,mereka tidak menyadari jika ada mahluk menyeram kan tengah mengintai mereka dari dalam air,mahluk itu menyerigai
Tubuh nya tubuh manusia,sementara dari leher keatas kepala itu adalah tengkorak.
"Ya tuhan tolong gue,tolong selamat kan teman-teman gue" lirih Meri terduduk dibalik pintu tersebut.
Selang beberapa saat,ia mendengar ada se'seorang yang datang,ternyata itu adalah Indah sahabat nya,gadis itu lupa membawa handuk,oleh sebab itu ia kembali ke rumah.
__ADS_1
"Meri....sedang apa lo disini,? ya ampun apa yang telah terjadi,?"ujar nya bertanya kepada sahabat nya itu.
"Lo dari mana,dimana teman-teman yang lain,?kenapa mereka tidak terlihat,?tukas Meri panik.
"Mereka disungai,memang nya ada apa Mer,?.lo kok ketakutan gitu,lo lihat penampakan lagi,?"
"Indah,dengarin gue,! kita harus segera meninggal kan tempat ini,karena ada bahaya yang telah mengintai kita,aku tidak tau apa itu inti nya kita pergi dari kampung,!.
"Baik lah sekarang aku akan kembali untuk memanggil mereka,lo gapapa kan ditinggal sendirian,?"gadis itu tau jika sahabat nya itu sudah berkata demikian maka kejadian tersebut akan terjadi.
"Gapapa,jangan lama buruan jangan terlalu dekat dengan danau itu,panggil dari kejauhan saja " ujar Meri berpesan kepada sahabat nya itu.
"Iya,kalau begitu tunggu di sini,"sahut Indah,kemudian gadis itu berlari untuk memanggil teman-teman nya.
"Hei....kembali,! buruan.....ada bahaya,cepat naik,!"teriak nya.
"Iih.... itu anak kenapa sih,? seperti orang gila saja teriak-teriak ga jelas" ujar Linda.Gadis itu tidak mau mendengar kan peringatan teman nya itu,Linda dan sahabat nya semakin jauh ketengah danau menaiki perahu tersebut.
Sementara Andre,Agus,Leon dan Lardo mereka masih bercengkrama ditepi danau tersebut sesekali mereka menyelam didalam air.
__ADS_1