
Davian Alexander merupakan sosok yang sangat rupawan tinggi hidung mancung dan berperawakan tegap davian merupakan anak dari pasangan Elon Alexander dan Diana Safira dia dididik dengan sangat bagus oleh kedua orang tuanya.
Elon yang merupakan seorang intel menyebabkan mereka harus sering berpindah dari tempat satu ke yang lainnya. sehingga membuat davian juga harus ikut pindah walaupun dalam keadaan masih dalam masa sekolah. suatu hari ketika davian pulang sekolah dengan membawa berita gembira kepada orangtuanya dengan kemenangannya dalam mengikuti lomba taekwondo tingkat nasional saat hendak memasuki rumah davian merasa ada hal yang aneh tidak biasanya rumahnya sepi seperti ini setiap dia pulang dari sekolah pasti orang tuanya sudah menyambutnya dan banyak mempertanyakan hal apa saja yang dia lakukan saat disekolah tapi kali ini sedikit aneh davian tidak melihat orang tuanya di ruang tamu.
Saat hendak melihat kearah dapur davian melihat ceceran darah menuju pantry dapur ketika sampai davian kaget melihat ayahnya tertembak di bagian kepala dengan cucuran darah yang deras dan beberapa luka tusuk diperut dan pecahan gelas ada dimana-mana. Dengan langkah gemetar davian mendekati ayahnya yang sudah tewas dengan hal yang tidak wajar dalam hati davian bertanya-tanya apa yang terjadi kenapa seperti ini? seketika davian teringat ibunya.
mama
mama
mama dimana? ma, mama dimana?
davian menuju kamar atas dimana kamar orang tuanya berada. saat akan mendorong pintu dia mendengar suara tangisan dan jeritan ibunya, davian mengintip dari celah pintu seketika davian syok melihat seseorang dengan tega memperkosa ibunya dan davian juga melihat beberapa luka-luka di wajah ibunya, davian gemetar melihat ibunya disiksa seperti itu. saat hendak mendorong pintu davian melihat ibunya menatap dirinya ibunya menggelengkan kepala pertanda davian jangan masuk dan harus segera pergi dari sana.
__ADS_1
disaat davian menangis dan berpikir apa maksud ibunya tiba-tiba davian di kagetkan dengan suara tembakan
dorrr
dorrr
srekk
srekkk
dengan segera davian pergi dan bersembunyi saat si penjahat keluar tidak melihat siapa-siapa tapi siapa sangka jam tangan yang dipakai davian jatuh disana dengan senyum smirk nya si penjahat berteriak
heiii nak keluarlah aku tau kamu ada disini!!
__ADS_1
lebih baik kamu keluar sekarang jangan sempat aku yang menemukan mu jika tidak kematianmu akan lebih tragis dari orangtuamu
dengan gemetar davian tetap diam didalam lemari yang ada di ruangan itu melalui celah pintu lemari Damian dapat melihat si penjahat itu didepan lemari tersebut. dengan tangan yang menutup mulut menahan tangis dan rasa takut davian menginginkan ada orang yang menolongnya
dicelah pintu davian dapat melihat ada simbol ular di jaket yang dipakai penjahat tapi wajahnya davian tidak melihat karena minimnya pencahayaan dan si penjahat menggunakan topeng untuk menutupi wajahnya.
disaat yang bersamaan davian tanpa sengaja memekikkan suaranya saat melihat si penjahat sedang mengarahkan senjata ke arahnya.
davian langsung ditarik oleh penjahat dari dalam lemari
mau kemana kamu nak,, kamu pikir bisa kabur dariku hmmmm sambil mencekik davian.
davian menggelengkan kepalanya disamping davian ada vas dengan napas yang serasa mau habis davian meraih vas itu tanpa diduga
__ADS_1
prangggg,, akhhhhhh dengan kuat davian menghantamkan vas itu kepenjahat saat penjahat lengah davian lari keluar rumah dalam keadaan menangis tak tentu arah.