Davian

Davian
Davian 6


__ADS_3

Happy Reading,,,😘😘🤗


...****************...


Acara pameran lukisan saat ini sedang berjalan, disini Asma menjelaskan tentang makna lukisannya.


Saat ini seseorang telah mengawasi Asma dengan mata tajamnya.


" Tuan,, itu gadis yang melihat tuan malam itu" Bisik Jhanson


" Hmmm" Dehem Davian


" Kau jalankan tugasmu" Titah Davian pada Jhanson


" Baik tuan"


Saat ini Asma sedang mengobrol dengan Stevani


" Aku harap hari ini membuahkan hasil yang memuaskan bagi kita" Kata Stevani


" iya,, aku juga berharap seperti itu" Ujar Asma


" Oh iya,,, aku nggak lihat Andrew disini, apa kamu tidak mengundangnya Stev?" Tanya Asma


" Hmmm yah, aku tidak mengundangnya penghianat sepertinya tak pantas untuk ku undang" Kata Stevani


" What,,?? maksudmu apa Stev?"


" Tunggu,, tunggu,, jangan bilang kalau Andrew mengkhianati hubungan kalian?" tanya Asma


" Iya" Tunduk Stevani sedih


" Ulululu bestie aku,,, jangan bersedih pasti ada yang terbaik, penghianat sepertinya tidak pantas di ingat apalagi di tangisi" Kata Asma


" Benar As" Ujar Stevani


" Ehhh, tapi kok kamu baru cerita ke aku Stev?" Dengan mata yang memicing meminta penjelasan pada Stev


" Hmmm itu,, aku juga baru tau saat tadi malam aku memergoki dia, saat mau memberikan undangan untuk hadir" Jelas Stevani


" Makanya aku nggak sempat cerita ke kamu As" Kata Stevani


" Hmmm memang benar", udah-udah ayokkk kita menikmati acara kita hari ini" Kata Asma agar sahabatnya itu tidak sedih

__ADS_1


" Benar As,, toh aku juga gak peduli lagi karena banyak laki-laki tampan dan kaya disini" Cengir Stevani


" Kamu emang ya " Gemas Asma


" Stev aku ke toilet sebentar ya,, kebelet ini" Kata Asma


" Woke,, perlu ku temani?" Tawar Stevani


" Nggak usah, toiletnya juga bukan di luar angkasa" Canda Asma


" Dah dulu yah dah gak kuat ini" Kata Asma sambil berlari kecil menuju toilet


Tanpa Asma sadari bahwa dia sedang di awasi


" Kok aku merasa sedang di awasi ya" Batin Asma


" Perasaan ku aja kali"


Setelah Asma menuntaskan hajatnya, dia hendak keluar, saat membuka pintu Asma kaget ada orang yang bertopeng menatap matanya tajam


" Ma,,ma,,mau apa kamu?" Tanya Asma dengan mundur sambil gemetaran


Orang yang di baik topeng itu hanya diam sambil melancarkan aksinya membius Asma


Beberapa saat pandangan Asma mulai rabun dan gelap akhirnya pingsan, dengan segera orang itu membawa Asma ke tempat yang di perintahkan tuannya.


Di tengah acara Stevani mulai gelisah karena sudah setengah jam Asma belum datang dari toilet


" Ya sudah sebaiknya aku susul saja" monolog Stevani


Saat hendak melangkah


Tingggg


Bunyi notifikasi Hp Stevani, segera Stevani membuka dan membaca pesan, saat dilihat rupanya itu dari Asma


Asma BestieQ~~


"Stev,, maaf aku mendadak pamit saat ini orang tuaku lagi kurang sehat di kampung jadi aku harus pulang"


"Ehh kok tiba-tiba banget" monolog Stevani


Asma BestieQ~~

__ADS_1


" Beneran kamu gak kenapa-kenapa? jadi kamu harus pulang ke negara I?"


Stevani mengirim pesan, saat terkirim rupanya centang satu


" Ehh udah centang satu aja nih bocah" kata Stevani


" Hmm nanti aja aku tanya lagi" monolog Stevani


...****************...


Saat ini seorang gadis sedang tertidur atau lebih tepatnya pinsan di atas king size yang snagat nyaman


Setelah beberapa lama gadis itu sudah menunjukkan tanda-tanda dia bangun


" Issss" Ringisnya memegangi kepalanya sambil duduk


Saat dia melihat sekeliling


" Haaaa??? aku,, aku dimana?" Tanya nya pada diri sendiri


Saat hendak turun dari tempat tidur itu, dia terjatuh karena masih merasa nyeri akibat obat bius yang di berikan padanya saat Penculikan tadi


Dengan tertatih dia berdiri


Saat membuka pintu, Dia langsung kaget melihat bahwa banyak laki-laki berbadan tegap dan sangar di depan pintu kamar


Saat hendak melangkah keluar, pengawal itu langsung menghadangnya


" Mau kemana nona?" Kata pengawal itu dengan muka sangar


" Aaa,,ku harus pulang" kata Asma dengan takut-takut


" Anda sebaiknya masuk kedalam nona, sebelum anda menyesal" Kata pengawal itu


Asma terdiam, tanpa dia sadari pengawal itu mendorongnya dan menguncinya


" Tuannn,,,, tuannn,, buka pintunya kalian kenapa menyekap aku?" Teriak Asma tak habis pikir tanpa di pungkiri dia sangat ketakutan


"Ayah,, Ibu,, hikss,,hikss aku takutt" Lirih Asma terduduk di sudut tempat tidur


...****************...


Hehehe, maaf baru up readerss Q😘😘😘

__ADS_1


__ADS_2