
Happy reading...😘😘😘
...****************...
Saat ini seorang gadis mulai tersadar dari tidur nya yang melelahkan, akibat peristiwa yang dilihatnya tadi malam membuat ia tertidur dalam keadaan duduk sambil merangkul lututnya
" Ah,, pegal sekali,,!"
Saat dia melihat jam
" Ya ampuuunnnn!!!! kenapa bisa aku kesiangan,,!!!" Heboh Asma
Dengan langkah terburu-buru Asma segera bersiap-siap untuk menuju pameran lukisan yang akan mereka adakan
Di tempat lain seorang laki-laki sedang bersiap untuk menghadiri undangan pameran yang dia sponsori, dengan langkah tegap nya dan tampangnya yang rupawan siapa pun akan meleleh jika melihatnya
Pasti akan banyak gadis yang dengan sukarela menggoda bahkan menjadi patner satu malamnya
Tapi percayalah dia sama sekali tidak tertarik dengan wanita mana pun
"Jhanson,,!!!"
" Iya tuan,,"
" Apa kamu sudah mendapat data yang ku suruh?" Tanya Davian
" Sudah Tuan,, dan ini tuan" Jhanson pun menyerahkan data yang diminta bos nya itu
" Hmmm,," Dehem nya sambil membaca data yang Jhanson serahkan
" Asma Nadhira?,," Gumamnya yang didengar Jhanson
" Iya tuan,,, Dia merupakan salah satu pelukis yang akan mengikuti pameran yang di sponsori oleh tuan" Jelas Jhanson
" Hmmm,, menarik " Ujar Davian dengan senyum mengerikan
"Jhanson,,!!"
"Iya tuan?"
__ADS_1
Dengan tatapan tajamnya Jhanson pun mengerti apa maksud tuannya
" Maaf tuan saya lupa,," Sesal Jhanson
" Saat ini perdagangan organ dan senjata serta obat-obatan kita berjalan dengan lancar tuan" Lapor Jhanson
" Hmm bagus"
" Seperti biasa tuan, Tuan besar Louise selalu mengawasi anda"
" Hmmm biarkan saja, Paman terlalu takut aku akan jatuh hati dan melupakan misi ku " geleng Davian
Dengan segera Davian berangkat menuju pameran begitu juga Jhanson yang mengikuti dari belakang
...****************...
Hosss hoss hosss
Sambil mengatur nafasnya Asma melihat jam tangannya
" Syukurlah aku tidak telat" Gumamnya
" Apakah semuanya sudah siap??" Tanya Asma
" Sudah,, sudah aku selesaikan yah kita tinggal menikmasti acaranya"
" Hmm syukurlah,, kau memang yang terbaikkkk,,!!" seru Asma sambil merangkul Stevani
" Aduhhh,, senang boleh tapi apakah kamu akan membunuhku?" Engah Stevani
" Upsss,, sory sayang" Cengir Asma
" Ya udah ayokk" Ajak Stevani
" Yukkkk,,,!!!" Seru Asma
Mereka sudah sampai,, saat ini banyak para pengusaha sudah datang di acara pameran yang begitu megah dan meriah, karena selain itu, mereka juga meraup keuntungan sebab sponsor terbesar dari acara ini dari perusahaan Alexander
Tentu mereka akan seperti penjilat ulung untuk sebuah keuntungan
__ADS_1
"Asma,, aku gak nyangka bakal semeriah ini,,!!!" Antusias Stevani
" Benar, aku juga tidak menyangka"
" Mana banyak banget lagi cogan-cogan,, uhuyy ditambah kaya-kaya juga" Bisik Stevani
"Iss kamu ini" kata Asma
Saat ini orang tiba-tiba heboh dan kamera langsung menyoroti ke arah pintu masuk
" wahhhh tampan sekali"
" kalau tampangnya seperti itu aku rela melamparkan diri dengan sukarela di ranjangnya"
" wahhh gagahnya, tampannya, tatapannya tajam menakutkan tapi,,, sangat mempesona"
Begitulah desas desus para wanita disana
" Asmaaa,, coba kita lihat kerumunan sana sepertianya tuan Presdir yang tampan dan kaya itu yang datang" Heboh Stevani sambil menarik tangan Asma
" aduhh,, Stev pelan-pelan dong sakit tau kamu nariknya kuat banget" Keluh Asma
" Hehehehe,, sory my best aku terlalu bersemangat ingin melihat" Cengir Stevani
" Kamu ini" Kata Asma
" Wahhhhh,,,, Tampannya,,!!! uhuyyy tatapannya tajam mempesona!!!" Heboh Stevani
Asma juga melihat
" Banyak banget Bodydard nya?" kata Asma
" Ya iyalah As,, secara dia orang terkaya di negeri ini" kata Stevani
" Hmm tapi kok aku nggak asing dengan tatapan ini,,???" Batin Asma
"Hmmm mungkin hanya prasangka burukku saja, tidak mungkin tuan itu yang aku lihat tadi malam, walaupun tampangnya tampan menakutkan tidak mungkin dia orang seperti itu" Monolog Asma
...****************...
__ADS_1
Yuhuuiiii,,, Maaf ya kemarin Author lagi kurang enak badan jadi nggak up😘😘