Dendam Anak Jalanan

Dendam Anak Jalanan
Surat Dari Hana


__ADS_3

Untuk Dika...


Sang Pemilik Hati


Hari ini hujan. Aku meringkuk disebuah ruangan kecil yang gelap. Tidak ada lampu disini, hanya sorot cahaya yang menyelip dari fentilasi pintu. Tapi jangan khawatir, ini sudah cukup untuk melanjutkan kerja tanganku.


Dika..


Aku sendirian disini. Dikurung. Aku takut. Aku ingin kau datang kesini untuk menyelamatkanku. Membawaku pergi jauh.... kemana aja... asal jauh dari semua orang ...


Aku ingin kau datang... memelukku, dan mengatakan bahwa semuanya akan baik-baik saja. Bahwa aku tidak akan kenapa-napa. Hah! Aku bermimpi ya.


Rasanya sakit Dika. Sangat sakit. Aku terjebak dalam situasi yang sangat sulit. Dimana aku ingin pergi tapi terkurung dalam kebodohanku sendiri. Aku menyesalinya sekarang.


Dika, masih bolehkah aku memanggilmu sayang? Jika masih boleh, ijinkan aku mengatakan ini, "I love you every moment, every second of my life." Dan jika tidak boleh lagi, maka ijinkan aku mengatakan, "Maafkan aku... ini semua salahku."


Aku egois, itu benar. Seandainya aku lebih memilih sakit menantimu, mungkin aku tidak akan berakhir seperti ini. Tapi yang kulakukan adalah bersikap bodoh dengan memilih meninggalkanmu. Jadi ini pantas kudapatkan.


Kubilang, aku mencintaimu. Tapi nyatanya aku mengkhianatimu. Memang aku tidak pernah tau diri menjadi manusia. Maafkan aku Dika...


Dika,


Terimakasih.... karena telah membuatku pernah hidup sebelumnya. Orang bilang, seseorang bisa dikatakan hidup apabila dia pernah memberikan energi positif pada orang lain. Apabila dia pernah merubah seseorang kearah yang lebih baik. Dan aku merasa pernah melakukan itu padamu... makanya aku merasa pernah hidup, meski nantinya akan mati.


Terimakasih... karena telah memberikanku sesuatu yang tidak pernah bisa kuberi padamu. Terimakasih sudah menunjukkan bagaimana cara mencintai yang sebenarnya. Cintamu tulus dan abadi.


Terimakasih... karena telah menjadikanku sebagai wanita paling beruntung yang pernah ada...


Terimakasih karena telah mengajarkanku bagaimana cara untuk bertahan...


Terimakasih karena telah menjadi satu-satunya manusia yang paling mengerti aku...


Terimakasih karena rela berjuang mati-matian untuk gadis tolol seperti ku..


Terimakasih karena telah menjadi Dika untukku...

__ADS_1


Karena telah menunjukkan bahwa dunia indah dengan senyuman.


Karena telah mewarnai hidupku yang kosong..


Karena telah memberikanku seribu harapan untuk bertahan lebih lama...


Karena telah menjadi satu-satunya laki-laki yang masuk dalam kehidupanku...


Aku tidak tau apa yang istimewa dariku hingga kau rela mengorbankan segalanya untukku. Aku tidak cantik, tidak pintar, tidak unik. Tapi kenapa kau tertarik padaku? Aku tau, dari awal gadis seperti ku bukan tipemu... tapi karena apapun itu, kau telah menunjukkan cinta yang sesungguhnya.


Maafkan aku... karena selalu membuatmu repot.


Maaf...Karena telah membuat air mata berhargamu jatuh.


Maaf... karena telah membuatmu pergi untuk hancur..


Maaf... atas semua kepedihan yang aku timbulkan


Maaf... karena harus mengakhiri segalanya...


Aku tidak tau mengatakan apapun selain maaf dan terimakasih. Seribu maaf, dan sejuta terimakasih untukmu kapten ku. Aku mencintaimu.


Jika masih boleh meminta, maka aku ingin kau memaafkan Papaku. Tolong hapuskan segala dendam mu padanya. Aku tahu semua yang dia lakukan salah, tapi biar bagaimanapun, dia adalah Papaku. Orang yang telah membesarkanku dari kecil.


Aku tau, semua yang telah dilakukan olehnya tidaklah pantas menerima maaf, tapi demiku, tolong ampuni dia... jangan hancurkan dia. Malah, kau harus menunjukkan bagaimana jalan yang benar untuk hidup lebih baik.


Tolong... maafkan kakakku. Pria malang itu tidak bersalah. Jangan membencinya... dia tidak jahat Dika. Dia cintaku, dia ragaku, dan dia hatiku. Tolong selalu kuatkan dia dalam hidup ini. Jangan biarkan pria itu mengingatku. Aku ingin dia hidup bahagia tanpa harus memikirkan ku...


Tolong... Maafkan juga teman-teman mu. Mereka juga tidak bersalah. Tidak pernah sekalipun mereka berniat menghancurkan mu, malahan mereka ingin kau bahagia... tapi begitulah dulu... alam tidak mengijinkan mereka untuk selalu mendukungmu... Tapi satu hal yang harus kau tau, bahwa mereka sangat menyayangi mu. Kau beruntung mendapatkan teman-teman seperti mereka.


Padamu juga.... tolong jangan melakukan hal nekat. Jangan sedih karena aku. Jangan berniat mati karena ku. Kumohon, jangan mengambil langkah yang salah seperti mengakhiri hidup atau sebagainya. Karena aku akan sangat sedih...


Kamu pasti kesal sekarang. Aku hanya bisa minta tolong tanpa bisa menolong mu... maafkan aku lagi... maafkan aku untuk itu.


Dika,

__ADS_1


katanya, jika seseorang hilang dari hidup kita, hanya akan ada dua hal yang terjadi. Yaitu, orang yang hilang itu kembali dengan hal yang lebih baik. Atau akan ada orang yang lain yang datang, yang lebih baik dari yang sebelumnya. Dan aku percaya, setelah kau kehilangan ku, maka akan ada orang yang lebih baik dariku yang akan datang untukmu.


Katanya lagi, jika kita mencintai seseorang, maka kita harus melepaskannya. Bukan karena kita berhenti mencintainya... tapi karena kita sadar bahwa ada orang yang lebih baik yang lebih pantas untuk membahagiakannya. Dan aku melepaskan mu untuk bahagia bersama yang lain.


Dika....kau masih ingat cita-cita kita, kan? Aku ingin kau mewujudkannya. Meski bukan denganku, tapi aku akan merasa bahagia jika itu tercapai. Karena sebuah cita-cita adalah hal yang istimewa yang patut dicapai dalam hidup ini.


Dika...


Tolong katakan pada Papaku kalo aku udah memaafkannya.


Tolong katakan pada Mama kalo aku merindukannya.


Tolong katakan pada kak Satria kalo aku ingin memeluknya.


Tolong katakan pada Andi dan yang lain kalo aku ingin menjumpai mereka sekali lagi.. di suatu saat nanti...


Dan padamu..tolong katakan bahwa Hana Angela, anak tolol ini mencintaimu.


Tolong katakan pada semua orang kalo aku akan baik-baik saja.


Dika....


Jika akhirnya aku harus pergi.. bolehkah aku meminta sesuatu? Kalo boleh, maka aku ingin kau datang dihari terakhirku. Memelukku dan membisikkan cinta padaku. Aku ingin kau mencium ku untuk yang terakhir kalinya... Dan aku ingin kau yang membaringkan ku di tempat peristirahatan terakhir ku... agar aku bisa menutup mata dengan damai.


Ketika surat ini sampai ke tangan mu, aku pasti sudah tidak berada di bumi ini lagi. Aku pasti sudah pergi. Tapi tenang aja...aku akan bahagia kok.


Aku tau, saat kau membaca surat ini, kau pasti meneteskan air mata. Aku tau itu sayang, karena akulah yang paling mengerti kamu lebih dari siapapun di dunia ini. Tapi aku ingin bilang... jangan menangis, aku tidak pantas kau tangisi.


Dika....


Tanganku mulai kaku. Kesadaran ku juga sudah mulai hilang... Tubuhku menggigil dan rasa sakit mulai menggerogoti ku. Sepertinya sudah saatnya aku pergi....


Hei Dika, hapus air matamu. Tersenyum lah, dan mulai hidup yang baru. Jangan terlalu larut dalam kesedihan. Jika boleh, kau harus melupakan ku... agar rasa sakit mu hilang. Dan aku tidak keberatan untuk pergi jauh.


Tolong... kembali ke Dika yang dulu. Aku yakin kau bisa.

__ADS_1


Love you.


-Hana tolol-


__ADS_2