Dendam Dan Penghianatan

Dendam Dan Penghianatan
Bab 3. Menaklukkan Gangster Lion


__ADS_3

Setelah semua di persiapkan, Morgan memulai perjalanan pertamanya setelah kembali ke Kota Q, dan melalui petunjuk dari Paman Aditiya, Morgan harus menemukan ketua gangster Lion yang merupakan salah satu gangster berada di bawah kendali ayahnya.


Kali ini Morgan ingin menemukan mereka bagaimanapun caranya, untuk menemukan mereka dia harus pergi ke kota kecil yang masih merupakan bagian kota Q. Morgan ingin mengendalikan mereka dan membawanya kembali bergabung dengan Dragon.


Ketua Gangster Lion dulunya merupakan salah satu gangster yang paling setia kepada Dragon, namun setelah Dragon hancur, gangster Lion kembali brutal dan beroperasi di kawasan kota Qa dan selalu berada di jalanan untuk mengincar targetnya.


Karena kebrutalannya Gangster Lion sering di juluki gangster pencabut nyawa, karena tak segan-segan menghabisi targetnya, dan merampas apapun yang dimiliki para korbannya.


Keberadaannya yang terbuka membuat masyarakat yang ada, selalu was-was takut setiap saat mendapat giliran untuk di incar. Padahal dulu saat di bawah kekuasaan Rudolf, gangster ini tak berani semena-kena dengan warga namun setelah Dragon hancur dan di kuasai oleh mafia Serigala Hitam semuanya menjadi tak terkendali.


Sesampainya di kota Q, Kota kecil yang terkenal dengan seribu gangster yang saat ini di kuasai kelompok Mafia Serigala Hitam adalah tempat yang menjadi tujuan.


Morgan mulai mencari informasi mengenai gangster Lion dari masyarakat sekitar dan mereka pun menunjukkan di mana seringkali mereka melakukan operasinya.


Morgan pun segera pergi ke tempat yang di maksud walaupun beberapa warga mengingatkan untuk tidak menantang gangster tersebut. Namun Morgan tak menghiraukan nasehat mereka, karena kedatangannya memang untuk menaklukkan gangster Lion kembali.


Setelah mencari keberadaannya, akhirnya Morgan menemukan keberadaan mereka yang tak jauh dari tempatnya berhenti, dan Morgan sedang memperhatikan kelompok Lion sedang menggertak targetnya yang merupakan seorang anak muda yang sedang ketakutan saat mendapatkan ancaman.


Morgan keluar dari dalam mobil dan mengambil sebuah batu di tanah yang ada di dekat sepatunya, lalu melemparkan batu itu ke arah salah satu anggota Lion tepat di punggungnya dan membuat anggota itu berbalik dan melihat keberadaan Morgan yang berdiri tak jauh dari mereka dan membawa kayu balok sebagai senjata. Tatapannya tajam seperti elang, dan menyeringai untuk menantang.


“Lepaskan dia brengsek, kalian benar-benar kelompok yang menjijikkan, beraninya main keroyok dan bisanya cuma menggertak,” ucap Rafan dengan santainya memancing emosi ketua Lion dan ketua itu pun langsung menantang Morgan.

__ADS_1


“Nekat juga kamu anak muda, berani memerintah Gangster Lion, apa kamu tidak kenal aku... Aku Jack ketua gangster Lion, kamu ingin cari mati disini!?" ucap Jack sambil mengarahkan pe*dangnya pada Morgan dan menunjukkan tato di sekujur tubuhnya.


"Jangan sakiti bocah itu, jika kalian tidak ingin mati di tanganku." Morgan pun mengarahkan kayu balok yang di pegangnya ke arah ketua kelompok Lion.


"Kepa*rat.. serang dia!" Perintah Jack.


Gangster Lion itu pun langsung menyerang Rafan dengan berkroyok dan masing-masing membawa sa*jam yang mampu menghancurkan tubuh Morgan setiap saat.


Pengeroyokan pun terjadi, Morgan dengan menggunakan balok kayu untuk melawan mereka.


Kayu balok di tangannya melayang ke udara dan langsung menghajar satu persatu mereka yang menyerang, di tambah dengan beladiri yang dimiliki, walaupun Morgan berkali-kali mendapatkan serang dadakan namun Morgan berhasil menghindar secepat kilat dan membalas mereka semua dengan Tendangan, tinjuan, pukulan yang terus di lancarkan Morgan dalam menghadapi perkelahian.


Akhirnya Morgan berhasil mengalahkan mereka satu persatu hingga tiga puluh anggota gangster termasuk ketua Lion itu pun terkapar setelah habis-habisan di hajar Morgan yang sudah terlatih untuk menghadapi pengeroyokan.


“Aku beri dua pilihan padamu dan seluruh anak buah mu, memilih mati di tempat atau kembali menjadi anak buah Dragon.” Ucap Morgan saat memberikan pilihan dengan serius.


Jack menyeringai, “Sebenarnya siapa kamu, Dragon sudah lenyap dan sudah tidak ada penerusnya, kami seperti ini karena kami hanya ingin bertahan. Mafia Serigala Hitam sudah tidak mau mengayomi kami, sebagai gangster yang tidak terlalu di butuhkan mereka.


“Aku yang akan menjadi penerus Dragon, dan aku yang akan melindungi kalian, selama Kalian mau menjadi bawahan ku,” ucap Morgan dengan tegas, menunjukkan sosok kepemimpinannya.


Jack pun tertawa lebar mendengar ucapan Morgan, Jack tak percaya dengan kata-kata Morgan. Laki-laki yang memiliki darah campuran itu tidak mungkin bisa membangkitkan Dragon kembali.

__ADS_1


Morgan pun menunjukkan Sebuah benda yang terbuat dari emas dengan ukiran Naga bermahkota. Stempel itu bisa menunjukkan, hanya ketua Dragon yang memilikinya.


Jack benar-benar terkejut, tak menyangka jika putra ketua dragon telah kembali.


Jack pun sekuat tenaga bangkit lalu tunduk di hadapan Morgan dan Semua anggota Lion pun bersusah payah untuk bangkit dan tunduk di depan Morgan.


“Kami sebagai gangster Lion , bersedia menjadi bawahan Tuan dan kami akan berjuang membangkitkan Dragon kembali pada puncaknya.


Jack pun menyerahkan sebuah benda dari perunggu sebagai penyerahan diri dan mengakui Morgan sebagai ketua Lion yang baru.


Morgan pun mengambil perunggu itu sebagai simbol jika dirinya sudah menaklukkan gangster Lion.


*


*


*


Pemuda yang telah bebas dari keroyokan Gangster Lion menyaksikan secara langsung, kekuatan Morgan yang mampu menaklukkan gangster yang sangat di takuti warga.


Cara berkelahinya yang luar biasa membuat pemuda itu terkagum-kagum, bahkan baru kali ini dia melihat seorang laki-laki hebat yang bisa menaklukkan gangster pencabut nyawa itu.

__ADS_1


Lelaki muda itu diam-diam mengikuti Morgan bersama kelompok Lion yang pergi menuju markas bawah tanah Lion secara sembunyi-sembunyi dan bertekad ingin menjadi pengikut Morgan.


To be continued 🙂🙂🙂


__ADS_2