
Saat alesha selesai menjelaskan Amel dan Dira pun bertanya
"Tapi mami lu gak kenapa Napa kan sha?" Tanya Amel
"Enggk, mami cuma kelelahan dan banyak pikiran" jawab alesha
"Mikirin apaan mami lu sha?" Tanya Dira
"Enggk tau gua juga"jawab alesha sambil menaikkan kedua bahunya
"Apa jangan jangan mami lu mikirin itu"ucap Amel dengan pura pura serius
" itu apa?" Tanya Alesha dan Dira berbarengan dengan menampilkan wajah seriusnya
"Mikirin papi Lo lah hahahahaha" ujar Amel sambil tertawa
"Amelllll" teriak Dira dengan kesal
"Gua udh serius serius"ujar alesha dengan memutar bola matanya jengah
"Hehehe.. maaf sha" ucap Amel sambil nyengir
"Oh ya sha kita mau jenguk mami lu dong" ucap Amel lagi
"Ya udh kalian dateng aja ke rumah sakit" ujar alesha
"Okey.. nanti sore kita kerumah sakit" ujar Amel
Mereka masih terus melanjutkan perbincangan mereka , hingga tak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 11 siang ,dan alesha yang ingat ingin bertemu dengan seseorang pun pamit kepada dua sahabatnya untuk pergi.
"Gays gua duluan ya " kata alesha
"Mau kemana?" Tanya Amel
"Iya sha mau kemana ,tumben banget ,biasanya ngajakin nongki dulu" ujar Dira
"Sorry nih gays ,gua lagi ada janji " jawab alesha
__ADS_1
"Beh gaya bet ada janji.. kek orang penting aja" ucap Amel
"Hehehe.... Ya udh ya gays gua duluan , assalamualaikum" ucap alesha
"Iya hati hati sha , waalaikumsalam" Jawab Amel dan Dira
Alesha pun langsung pergi menuju cafe tempat dia janjian bertemu...
Sesampainya di cafe ,alesha langsung berjalan memasuki cafe tersebut dan mengedarkan pandangannya untuk mencari seseorang ,setelah menemukan orangnya alesha langsung berjalan menghampiri orang tersebut.
Sesampainya alesha di meja tersebut ,alesha langsung menggeser kursi dan mendudukkan dirinya di kursi tersebut dan berkata
"Maaf saya terlambat" kata alesha
"Ah.. iya tidak apa apa" ujar ziyan
"Jadi? Bagaimana" tanya alesha to the point
"Jangan terburu buru ,pesan dulu makanannya" ucap ziyan
"Oke baiklah ,seperti yang saya bilang kemarin ,saya akan bertanggung jawab karena telah merusak ponsel kamu"ucap ziyan
"Dan karena kamu tidak mau saya mengganti ponsel kamu ,jadi kamu boleh meminta 1 permintaan apapun itu" ucap ziyan lagi
"Kan saya sudah bilang ,tidak perlu" ujar alesha
"Tidak ada penolakan ,kamu boleh memintanya kapan pun" ujar ziyan
"Hm..." Alesha hanya berdehem saja
"Urusan kita sudah selsai bukan, kalau begitu saya permisi" ucap alesha yang ingin berdiri dari tempat duduknya namun terhenti
"Eits.. nanti dulu ,ini belum selesai" ujar ziyan
"Apa lagi" kata alesha dengan malas
"Kamu tidak lupakan kalau kamu harus menjadi asisten saya" ucap ziyan
__ADS_1
"Tidak ,saya tidak lupa" ujar alesha
"Ya bagus kalau kamu tidak lupa ,jadi kita mulai dari hari ini" ucap ziyan yang langsung membuat alesha melongo
"Hah.. sekarang? Tanya Alesha
"Iya sekarang" jawab ziyan
Alesha pun hanya pasrah mengiyakan
"Sekarang kamu temani saya makan siang dulu" ujar ziyan
Alesha hanya mengangguk dengan malas ,Yang ada dii pikiran alesha sekarang adalah ziyan orang yang sangat menyebalkan
Selesai makan ,mereka langsung pergi meninggalkan cafe tersebut
"Oh iya ,siapa nama kamu" tanya ziyan saat mereka ada di parkiran cafe
"Alesha" jawab alesha singkat
"Oke baik alesha nama saya ziyan... Kamu nanti ikuti mobil saya" ucap ziyan
"Dan jangan coba coba kabur dari saya alesha" ucap ziyan lagi
Huh.. kenapa nih orang nyebelin banget sii.. batin alesha
"Saya gak akan kabur" jawab Alesha dengan malas
"Ya bagus kalau begitu" ucap ziyan
Merekapun pergi meninggalkan cafe tersebut..
Bismillah semoga suka ya gays...
jangan lupa di kasih vote dan Like nya ya gays..
maaf ya klo ceritanya membosankan baru permulaan😊
__ADS_1