Dendam Yang Terkalahkan Oleh Cinta

Dendam Yang Terkalahkan Oleh Cinta
20


__ADS_3

Alesha pun langsung mengangkat telpon nya


"hallo assalamualaikum, ini siapa"ujar alesha


"waalaikumsalam ,ziyan" ujar ziyan


"ziyan? ziyan siapa" tanya alesha


"Ya ampun alesha ,kamu masih muda udah pelupaan aja" jawab ziyan


"Ya kan yang namanya ziyan banyak" ucap alesha membela diri


"dokter ziyan ,yang tadi nganter kamu pulang" ujar ziyan gemas


"oh... dokter ziyan" ujar alesha berohria


"hmm..." ziyan hanya berdehem


"ada apa dokter ziyan menelpon" tanya alesha


"Tidak ada ,hanya kangen sama kamu saja" jawab ziyan dengan santainya


"Hah.." alesha pun terkejut mendengar ucapan ziyan


ziyan hanya terkekeh ,dia sudah tau bagaimana reaksi dan wajah alesha sekarang


"pasti sangat menggemaskan" pikir ziyan


Mendengar ziyan yang terkekeh ,alesha pun langsung tersadar dari terkejutnya


"Emm.. apa wajah dokter sudah di obati" ucap alesha mengalihkan pembicaraan


"Sudah ,tapii...." ucap ziyan menggantung


"Tapi kenapa dokter" ujar alesha penasaran dengan ucapan ziyan yang menggantung

__ADS_1


"Tapi wajahku sudah tidak tampan lagi ,karna ada bekas pukulan" ujar ziyan pura pura sedih


"Tidak ,dokter tetap tampan kok" ujar alesha keceplosan


"Oh ya.. benarkah aku tampan" tanya ziyan


"Em ,itu.... sudahlah dokter aku mau istirahat dulu ,dokter juga istirahat , assalamualaikum" ucap alesha


"waalaikumsalam ,tapi benarkah aku ini tampan" ucap ziyan yang masih ingin menggoda alesha


"isss...." alesha langsung mematikan teleponnya dan merutuki kebodohannya yang bisa bisanya dia keceplosan begitu..


"Ais.. nih mulut gak bisa di rem" ujar alesha


Dan tidak ingin ambil pusing alesha langsung merebahkan dirinya dan tertidur pulas


Sedangkan ziyan dia masih tersenyum senyum sambil membayangkan saat alesha bilang bahwa dia tampan.. ziyan sangat bahagia ,entah kenapa hanya alesha yang selalu ada di pikiran nya ,dan saat orang lain yang bilang dia tampan ziyan bisa saja ,namun saat alesha yang bilang ziyan sangat sangat bahagia...


🌼🌼🌼🌼🌼🌼


Pagi harinya saat alesha sedang bersiap siap ke kampus tiba tiba ponsel alesha berbunyi dan menandakan ada yang menelponnya ,alesha pun langsung mengambil ponselnya dan melihat bahwa ziyan yang menelpon nya


"waalaikumsalam" jawab ziyan


"Ada apa dokter ziyan" tanya alesha


"Emm.. apa kamu sibuk hari ini" ujar ziyan


"saya tidak tau dokter ,memangnya kenapa" tanyya alesha


"Oh tidak apa apa kok ,hanya ingin bertemu" ujar ziyan


alesha hanya berohria saja


"Apa ada yang ingin di bicarakan lagi" tanya alesha

__ADS_1


"Tidak ,Hanya ingin menanyakan itu saja" ucap ziyan


"Ya sudah kalau begitu , assalamualaikum" ucap alesha


"waalaikumsalam" jawab ziyan


setelah panggilan tertutup alesha pun langsung bergegas pergi ke kampus


sedangkan di lain tempat ziyan sedang memikirkan cara agar bisa bertemu dengan alesha


Dan ziyan pun teringat sesuatu yang bisa membantu dia untuk bisa bertemu dengan alesha


POV KAMPUS


sesampainya alesha di kampus alesha melihat kedua sahabatnya sedang bermain ponsel dan terbersit dalam pikiran alesha untuk mengagetkan kedua sahabatnya itu..


"WOII" sapa alesha mengagetkan Amel dan Dira


"Eh ayam ,ayam ,ayam goreng" kaget Amel


alesha dan Dira pun langsung tertawa terbahak bahak mendengar Amel yang keget seperti itu..


sedangkan Amel langsung menatap sinis ke arah alesha dan Dira


"Lagi laper lu Mel... sampe sampe nyebut ayam goreng begitu" ucap alesha meledek Amel masih dengan tertawanya..


"Ck.. lu ngagetin gua aja sha" ucap Amel kesal dan melanjutkan bermain ponselnya


alesha hanya menyengir saja


tak lama dari itu dosen pun masuk dan memulai pembelajaran nya..


Setelah selesai dengan kelasnya alesha dan kedua sahabatnya itu pun bersantai di kantin kampus..


Bismillah semoga suka ya gays...

__ADS_1


jangan lupa di kasih vote dan Like nya ya gays..


maaf ya klo ceritanya membosankan baru permulaan😊


__ADS_2