
Keesokan harinya sepulang dari kampus alesha langsung menuju rumah sakit dan menghampiri ziyan di ruangannya.
Sesampainya di ruangan ziyan ,alesha langsung mengetuk pintu tersebut ,setelah mendengar sautan dari dalam alesha langsung masuk ke dalam ruangan ziyan.
Ziyan yang melihat alesha terbayang akan kejadian kemarin ,namun dia berusaha biasa saja. Entah kenapa saat mengingat kejadian kemarin ziyan merasa tidak suka.
"Habis dari mana saja" tanya ziyan
"Ya dari kampus lah" jawab alesha
"Oh.. pasti sama cwo yang kemarin"ucap ziyan lirih
"Hah apa?" Tanya alesha yang seperti mendengar ucapan ziyan tetapi karna suaranya kecil jadi tidak kedengaran jelas
"Tidak ,ayo bantu saya" ucap ziyan yang berdiri dari tempat duduknya dan berjalan keluar
Alesha hanya mengangguk dan mengikuti ziyan
Setelah selesai dengan pekerjaan nya ziyan dan alesha duduk sekejab untuk beristirahat
"Pria yang kemarin bersama kamu siapa?" Tanya ziyan yang sangat penasaran
Alesha menyerngitkan dahinya bingung..
Ziyan yang melihat alesha bingung kembali membuka suara
"Yang kemarin di kantin sama kamu dan teman kamu" ucap ziyan
"Ooohh ,emng kenapa?"tanya alesha
"Enggk ,gak kenapa Napa ,cuman nanya aja" ucap ziyan
"Dia Abang saya"jawab alesha
"Abang kandung?" Tanya ziyan
"Iya dia Abang kembar saya"jawab alesha
Ziyan hanya berohria dan tersenyum sangat lebar.
Entah kenapa saat mengetahui bahwa pria yang bersama alesha kemarin adalah abangnya , ziyan merasa sangat senang dan bahagia.
__ADS_1
Sedangkan alesha yang melihat ziyan tersenyum seperti itu merasa heran
"Kenapa Anda tersenyum dokter ziyan" tanya alesha
"Ah tidak apa apa" jawab ziyan sambil menggaruk tengkuknya merasa kikuk karena ketahuan sedang tersenyum senyum oleh alesha
Alesha yang mendengar itu hanya mengangguk saja
"Ya sudah kalau begitu saya permisi dulu dokter ziyan" ucap alesha
"Iya ,sampai bertemu besok"ujar ziyan
Alesha hanya mengangguk
Setelah itu alesha langsung pergi menuju rumahnya.
Sesampainya dirumah alesha langsung menuju kamar nya untuk membersihkan tubuhnya yang sudah lengket setelah beraktivitas seharian.
Selesai membersihkan tubuhnya alesha mengambil ponselnya untuk mengabari orang tuanya Dan memberitahu bahwa dia akan kerumah sakit bersama abangnya
Tepat setelah selesai mengabari orang tuanya ,alesha mendengar suara abangnya yang memanggil dan mengetuk pintu kamarnya.
"Iya bang "ucap alesha sambil membukakan pintu
"Kamu gak kerumah sakit" tanya alian saat pintu sudah terbuka
"Aku nunggu Abang mau bareng"ujar alesha sambil tersenyum
"Oh.. ya udh Abang bersih bersih dulu "ucap alian
"Iya bang"jawab alesha
Setelah selesai mereka berdua menuju mobil , sesampainya di mobil
"Bang nanti mampir ke tukang martabak dulu yaa ,soalnya mami mau makan martabak katanya"ucap alesha
Alian pun mengangguk dan melajukan mobil nya menuju tempat martabak
"Mau martabak manis apa telur dek"Tanya alian saat mereka sudah sampai dan ingin memesan
"Dua dua nya aja bang" jawab alesha
__ADS_1
Alian mengangguk dan langsung memesan
Setelah pesanan mereka selesai ,mereka langsung bergegas menuju rumah sakit .
Sedangkan dari arah ujung tempat martabak ziyan sedang memperhatikan alesha dan alian
"Mereka benar benar sangat dekat"ucap ziyan
"Bahkan orang yang tidak mengenal mereka pasti mengira mereka sepasang kekasih"ucap ziyan lagi yang masih terus memandang ke arah alesha dan alian yang berjalan pergi meninggalkan tempat tersebut
Sesampainya di rumah sakit , alesha dan alian langsung menuju ruangan maminya
"Assalamualaikum" ucap alesha dan alian berbarengan saat sudah masuk ke ruangan maminya
"Waalaikumsalam" jawab papi dan maminya
"Halo mami ku sayang ,ini martabak sepesial pesanan mami" ucap alesha sambil mendekat ke maminya dan memberikan martabak tersebut
"Makasih anaknya mami" ucap maminya ke alesha sambil tersenyum
"Oh.. jadi alesha doang nih anak mami ,aku bukan gitu" ucap alian sambil cemberut
Hahahahaha
Alesha yang mendengar itu pun tertawa apa lagi ketika melihat wajah alian yang cemberut
Alian yang melihat adiknya tertawa pun semakin cemberut
"Anak mami juga dong " ucap sang mami yang melihat alian cemberut
Alian yang mendengar itu langsung memeluk maminya
"Sudah sudah ,yuk kita makan martabak nya nanti dingin gak enak" ucap sang papi yang sedari tadi hanya diam menyimak
Mereka pun memakan martabak tersebut sambil bercanda tawa
Bismillah semoga suka ya gays...
jangan lupa di kasih vote dan Like nya ya gays..
maaf ya klo ceritanya membosankan baru permulaan😊
__ADS_1