Dendam Yang Terkalahkan Oleh Cinta

Dendam Yang Terkalahkan Oleh Cinta
12


__ADS_3

Keesokan harinya sepulang dari kampus alesha langsung menuju rumah sakit dan menghampiri ziyan di ruangannya.


Sesampainya di ruangan ziyan ,alesha langsung mengetuk pintu tersebut ,setelah mendengar sautan dari dalam alesha langsung masuk ke dalam ruangan ziyan.


Ziyan yang melihat alesha terbayang akan kejadian kemarin ,namun dia berusaha biasa saja. Entah kenapa saat mengingat kejadian kemarin ziyan merasa tidak suka.


"Habis dari mana saja" tanya ziyan


"Ya dari kampus lah" jawab alesha


"Oh.. pasti sama cwo yang kemarin"ucap ziyan lirih


"Hah apa?" Tanya alesha yang seperti mendengar ucapan ziyan tetapi karna suaranya kecil jadi tidak kedengaran jelas


"Tidak ,ayo bantu saya" ucap ziyan yang berdiri dari tempat duduknya dan berjalan keluar


Alesha hanya mengangguk dan mengikuti ziyan


Setelah selesai dengan pekerjaan nya ziyan dan alesha duduk sekejab untuk beristirahat


"Pria yang kemarin bersama kamu siapa?" Tanya ziyan yang sangat penasaran


Alesha menyerngitkan dahinya bingung..


Ziyan yang melihat alesha bingung kembali membuka suara


"Yang kemarin di kantin sama kamu dan teman kamu" ucap ziyan


"Ooohh ,emng kenapa?"tanya alesha


"Enggk ,gak kenapa Napa ,cuman nanya aja" ucap ziyan


"Dia Abang saya"jawab alesha


"Abang kandung?" Tanya ziyan


"Iya dia Abang kembar saya"jawab alesha


Ziyan hanya berohria dan tersenyum sangat lebar.


Entah kenapa saat mengetahui bahwa pria yang bersama alesha kemarin adalah abangnya , ziyan merasa sangat senang dan bahagia.

__ADS_1


Sedangkan alesha yang melihat ziyan tersenyum seperti itu merasa heran


"Kenapa Anda tersenyum dokter ziyan" tanya alesha


"Ah tidak apa apa" jawab ziyan sambil menggaruk tengkuknya merasa kikuk karena ketahuan sedang tersenyum senyum oleh alesha


Alesha yang mendengar itu hanya mengangguk saja


"Ya sudah kalau begitu saya permisi dulu dokter ziyan" ucap alesha


"Iya ,sampai bertemu besok"ujar ziyan


Alesha hanya mengangguk


Setelah itu alesha langsung pergi menuju rumahnya.


Sesampainya dirumah alesha langsung menuju kamar nya untuk membersihkan tubuhnya yang sudah lengket setelah beraktivitas seharian.


Selesai membersihkan tubuhnya alesha mengambil ponselnya untuk mengabari orang tuanya Dan memberitahu bahwa dia akan kerumah sakit bersama abangnya


Tepat setelah selesai mengabari orang tuanya ,alesha mendengar suara abangnya yang memanggil dan mengetuk pintu kamarnya.


"Iya bang "ucap alesha sambil membukakan pintu


"Kamu gak kerumah sakit" tanya alian saat pintu sudah terbuka


"Aku nunggu Abang mau bareng"ujar alesha sambil tersenyum


"Oh.. ya udh Abang bersih bersih dulu "ucap alian


"Iya bang"jawab alesha


Setelah selesai mereka berdua menuju mobil , sesampainya di mobil


"Bang nanti mampir ke tukang martabak dulu yaa ,soalnya mami mau makan martabak katanya"ucap alesha


Alian pun mengangguk dan melajukan mobil nya menuju tempat martabak


"Mau martabak manis apa telur dek"Tanya alian saat mereka sudah sampai dan ingin memesan


"Dua dua nya aja bang" jawab alesha

__ADS_1


Alian mengangguk dan langsung memesan


Setelah pesanan mereka selesai ,mereka langsung bergegas menuju rumah sakit .


Sedangkan dari arah ujung tempat martabak ziyan sedang memperhatikan alesha dan alian


"Mereka benar benar sangat dekat"ucap ziyan


"Bahkan orang yang tidak mengenal mereka pasti mengira mereka sepasang kekasih"ucap ziyan lagi yang masih terus memandang ke arah alesha dan alian yang berjalan pergi meninggalkan tempat tersebut


Sesampainya di rumah sakit , alesha dan alian langsung menuju ruangan maminya


"Assalamualaikum" ucap alesha dan alian berbarengan saat sudah masuk ke ruangan maminya


"Waalaikumsalam" jawab papi dan maminya


"Halo mami ku sayang ,ini martabak sepesial pesanan mami" ucap alesha sambil mendekat ke maminya dan memberikan martabak tersebut


"Makasih anaknya mami" ucap maminya ke alesha sambil tersenyum


"Oh.. jadi alesha doang nih anak mami ,aku bukan gitu" ucap alian sambil cemberut


Hahahahaha


Alesha yang mendengar itu pun tertawa apa lagi ketika melihat wajah alian yang cemberut


Alian yang melihat adiknya tertawa pun semakin cemberut


"Anak mami juga dong " ucap sang mami yang melihat alian cemberut


Alian yang mendengar itu langsung memeluk maminya


"Sudah sudah ,yuk kita makan martabak nya nanti dingin gak enak" ucap sang papi yang sedari tadi hanya diam menyimak


Mereka pun memakan martabak tersebut sambil bercanda tawa


Bismillah semoga suka ya gays...


jangan lupa di kasih vote dan Like nya ya gays..


maaf ya klo ceritanya membosankan baru permulaan😊

__ADS_1


__ADS_2