Dendam Yang Terkalahkan Oleh Cinta

Dendam Yang Terkalahkan Oleh Cinta
18


__ADS_3

Di saat sedang memperhatikan alesha....


Ziyan melihat ada 3 orang laki laki yang mendekati alesha ,awalnya ziyan kira mereka adalah teman kampus alesha..


Namun lama kelamaan ziyan melihat alesha yang seperti orang ketakutan..


Dan salah satu dari mereka ada yang ingin menyentuh alesha , dengan sigap ziyan langsung menghampiri alesha..


"Woi... Jangan ganggu dia" ujar ziyan kepada 3 lelaki tersebut


Alesha yang melihat ziyan langsung mendekat ke ziyan dan bersembunyi di belakangnya


"Wow... Ada yang mau jadi pahlawan nih" ujar salah satu dari lelaki tersebut dan memberi kode kepada teman nya untuk menyerang ziyan..


Ziyan pun dengan sigap membalasnya.... Dan hingga akhirnya merekapun kalah dengan ziyan walaupun ziyan beberapa kali terkena Bogeman mereka


"Dokter tidak apa apa" tanya alesha sambil menghampiri ziyan


"Saya tidak apa apa kok" ujar ziyan


"Tapi itu.... " Ucap alesha saat melihat wajah ziyan


"Sudah tidak apa apa ,mari saya antar pulang" ajak ziyan sambil menggandeng tangan alesha


alesha hanya diam dan mengikuti ziyan saja


sesampainya di mobil ziyan membukakan pintu untuk alesha dan menyuruh alesha untuk masuk ke dalam mobil nya....


"masuklah" ucap ziyan


alesha pun masuk kedalam mobil ziyan

__ADS_1


Di dalam mobil hanya ada keheningan saja.. ziyan yang fokus menyetir dan alesha yang diam saja..


"Terima kasih sudah menolong saya" ucap alesha yang sedari tadi hanya diam


"Tidak masalah" jawab ziyan sambil tersenyum ke arah alesha dan setelah itu kembali fokus menyetir..


Saat alesha akan bicara lagi.... Tiba tiba ponsel alesha berbunyi ,alesha pun langsung mengambil ponselnya dan melihat abangnya yang menelpon...


"Hallo , assalamualaikum" ucap alesha saat mengangkat telpon dari abangnya


"Waalaikumsalam" ujar alian


"Abang tuh dari mana aja sii.. aku tuh dari tadi nelponin Abang malah gak di angkat angkat" ucap alesha yang mengomeli abangnya dari telpon dengan muka kesalnya..alesha tidak sadar bahwa dia sedang tidak sendirian


Ziyan yang diam diam melirik ke alesha hanya tersenyum melihat alesha yang seperti itu..


"Abang baru selesai miting dek ,maaf" ujar alian


"Tau gitu bawa mobil sendiri aja tadi" ucap alesha pada dirinya sendiri


"Alamat rumah kamu di mana alesha" ujar ziyan yang menyadarkan alesha..


Alesha pun langsung melihat ke arah ziyan ,dia lupa bahwa sekarang dia sedang bersama ziyan..


"Astaga gua lupa ,gua kan lagi sama nih dokter" batin alesha


Ziyan yang melihat alesha diam saja pun langsung membuka suara lagi


"Alesha" ucap ziyan lagi...


Alesha pun langsung tersadar dan memberi tau alamat rumahnya..

__ADS_1


Setelah itu merekapun kembali diam....


Alesha dengan pikirannya dan ziyan ziyan yang fokus menyetir serta memikirkan wajah alesha yang kesal dan menggemaskan saat menelpon abangnya tadi..


Sesaat kemudian akhirnya mereka telah sampai di rumah alesha..


"Terima kasih sekali lagi dokter ,maaf merepotkan" ucap alesha


"Iya ,tidak merepotkan kok" ujar ziyan sambil tersenyum


"Apa tidak mau mampir dulu ,untuk mengobati luka anda" ucap alesha yang melihat wajah ziyan


"Tidak usah ,biar nanti saya obati sendiri saja"ujar ziyan


Alesha pun mengangguk dan turun dari mobil ziyan


"Apa anda yakin tidak mau di obati dulu" tanya alesha sekali lagi..


"Iya yakin" ujar ziyan meyakinkan alesha


"Ya sudah saya permisi dulu" ujar ziyan lagi


"Hm.. iya hati hati dokter" ucap alesha


Ziyan pun mengangguk sambil tersenyum ke arah alesha...


setelah itu ziyan pun pergi meninggal kan rumah alesha..


Bismillah semoga suka ya gays...


jangan lupa di kasih vote dan Like nya ya gays..

__ADS_1


maaf ya klo ceritanya membosankan baru permulaan😊


__ADS_2