
"boleh saya bergabung" ucap ziyan saat sudah sampai di meja alesha
Alesha yang mendengar suara yang tidak asing lagi di telinganya pun langsung mendongak dan melihat ke arah ziyan... Sehingga mata mereka bertemu dan saling pandang.. cukup lama mereka saling memandang sehingga ada suara yang yang menyadarkan mereka berdua
"Boleh dokter silahkan duduk" ucap Amel mempersilahkan
Sedangkan alesha yang mendengar ucapan Amel langsung menatap Amel tajam..
Amel yang di tatap seperti itu oleh alesha hanya memperlihatkan deretan giginya saja..
Alesha hanya memutar bola matanya malas
Ziyan yang sudah mendapatkan jawabannya pun langsung duduk di hadapan alesha dan terus memperhatikan nya..
Alesha hanya cuek dan melanjutkan makannya yang sempat tertunda...
Namun di meja mereka hanya hening tidak ada yang bersuara.. mereka yang biasanya selalu heboh dan tertawa tawa kini hanya dalam keheningan..
"Dokter ziyan suka ya sama alesha" Tanya Amel memecah keheningan dan melihat ziyan yang terus memperhatikan alesha..
Alesha yang sedang minum pun langsung tersedak mendengar pertanyaan yang di lontarkan Amel
"Pelan pelan sha kalau minum" ucap Amel sambil tersenyum jail
Alesha pun menatap Amel dengan tajam
Sedangkan ziyan hanya tersenyum menanggapi pertanyaan Amel sambil terus memperhatikan alesha..
Melihat wajah alesha yang kesal dan memerah karna tersedak membuat ziyan sangat senang melihatnya karna menurut ziyan semua yang alesha lakukan sangat menggemaskan..
Entah kenapa ziyan sangat suka melihat wajah alesha yang menggemaskan saat sedang kesal dari pertama kali bertemu...
Dan sudah sebulan juga alesha selalu mengganggu pikiran ziyan..
__ADS_1
"Yuk gays balik" ucap alesha saat sudah selesai menghabiskan makanannya
"Tunggu dulu" ujar ziyan yang sudah tersadar dari lamunan nya dan menahan alesha..
Alesha yang mendengar itu pun langsung menyerngitkan dahinya bingung
"Biarkan saya melihat kamu dulu sampai puas" ucap ziyan tanpa sadar sambil memperhatikan alesha
Alesha pun melongo mendengar ucapan ziyan
Sedangkan Amel dan Dira sudah senyum senyum sendiri mendengar itu..
"Emmm.. maksud saya ,kita kan baru bertemu lagi ,jadi...." Ucap ziyan terpotong
"Oh.. tidak apa apa dokter ziyan ,kita juga sedang tidak buru buru kok ,kita juga gak ada urusan apa apa kok ,ya kan sha" ucap Amel memotong ucapan ziyan sambil tersenyum jail ke arah alesha
Alesha yang mendengar itu langsung melotot dan menatap Amel tajam..
"Lagian kan kita juga gak ada kelas lagi shaa ,terus kita juga gak mau kemana mana lagi kan ,jadi kita di sini dulu aja shaa ,dari pada gabut di rumah" ujar Dira yang sedari tadi diam dan senyum senyum sambil melihat ke arah Amel..
Mau tak mau alesha pun pasrah mengikuti kemauan kedua sahabatnya
Ziyan yang merasa kedua sahabat alesha mendukung nya pun langsung tersenyum senang...
Mereka pun berbincang bincang ,terkadang Amel dan Dira menggodanya alesha.. dan ziyan pun ikut menambah nambahkan menggoda alesha juga..
Ziyan sangat senang melihatnya..
Sedangkan alesha sangat kesal karna Amel dan Dira yang selalu menggodanya dan lagi ziyan pun ikut ikutan menggoda nya..
Setelah selesai mengobrol mereka pun memutuskan untuk pulang karena hari sudah semakin sore..
Ziyan yang sedang melajukan mobil nya untuk pulang pun berhenti saat melihat alesha yang sedang berdiri sambil menunggu sesuatu..
__ADS_1
Sedangkan alesha yang sedang berdiri sambil menelpon abangnya untuk meminta jemput pun menyerngitkan dahinya saat melihat ada sebuah mobil yang berhenti di hadapan nya...
Alesha pun bertanya tanya dan tidak mungkin juga itu abangnya karna dia sudah dari tadi menelpon abangnya namun tidak di angkat angkat dan itu juga bukan mobil abangnya..
Saat kaca mobil terbuka muncullah ziyan
"Kamu belum pulang alesha" tanya ziyan sambil melihat ke arah alesha
"Emm.. blm dokter ,saya sedang menunggu Abang saya" jawab alesha
"Mau saya antarkan pulang " tawar ziyan
"Hmm.. tidak perlu dokter" tolak alesha
"Yakin"tanya ziyan memastikan
"Iya dokter " ujar alesha
Ziyan pun menghela nafasnya
"Baiklah kalau begitu saya duluan" ucap ziyan
Alesha pun mengangguk
Ziyan pun pergi meninggalkan alesha ,namun dia tidak benar benar meninggalkan alesha..
Ziyan pun memperhatikan alesha dari kejauhan...
Entah mengapa ziyan tidak bisa meninggalkan alesha sendiri ,apa lagi hari sudah semakin sore seperti ini..
Bismillah semoga suka ya gays...
jangan lupa di kasih vote dan Like nya ya gays..
__ADS_1
maaf ya klo ceritanya membosankan baru permulaan😊