Dendam Yang Terkalahkan Oleh Cinta

Dendam Yang Terkalahkan Oleh Cinta
13


__ADS_3

SEMINGGU KEMUDIAN


Hari ini adalah hari terakhir alesha menjadi asisten ya ziyan dan hari ini juga mami nya alesha sudah pulang ke rumahnya..


Saat ini alesha sedang di ruangan ziyan ,sambil menunggu ziyan yang sedang memeriksa pasien nya..


Beberapa saat kemudian pintu ruangan terbuka dan masuklah Dico yang ingin menemui ziyan..


"Astagfirullah, apa gua salah masuk ruangan kali "ucap Dico terkejut karna melihat ada seorang wanita di ruangan ziyan


"Tapi enggk ah ini ruangan ziyan kok bener" ucap Dico lagi


Alesha yang mendengar ucapan Dico langsung membuka suara


"Dokter ziyan sedang keluar" ucap alesha datar


"Busett nih cwe mukanya datar amat.. "Batin dico


"Oh... Anda siapa ,mengapa Anda ada di ruangan dokter ziyan" ujar Dico


Baru alesha akan menjawab, pintu ruangan sudah kembali terbuka dan muncullah ziyan yang baru selesai dengan pekerjaan nya...


"Assalamualaikum"ucap ziyan


"Waalaikumsalam" jawab alesha dan Dico berbarengan


Dico yang melihat ziyan langsung menghampiri nya..


"Yan tuh cwe siapa ,trus kenapa ada di ruangan lu ,lu gak macem macem kan Yan" tanya Dico berturut turut


"Astagfirullah kalo ngomong jangan sembarangan dic ,dia itu asisten gua" jawab ziyan menjelaskan


"Sejak kapan lu punya asisten yan?" Tanya Dico heran


"Seminggu yang lalu" jawab ziyan


"Oh iya... Lu ngapain kesini" tanya ziyan


"Oh iya sampe lupa kan gua ,nyokap lu nelpon gua ,nanyain lu Yan ,katanya ponsel lu gak bisa di hubungin" ucap Dico


Ziyan langsung mengambil ponsel dari sakunya dan mengecek nya...


Dan benar saja ada beberapa panggilan tak terjawab di sana..


"Oh iya dic ,ponselnya gua silent" ujar ziyan


"Ya udh gua cuma mau nyampein itu doang ,gua balik dulu" ujar ziyan

__ADS_1


"Iya dic ,makasih" ucap ziyan


Dico pun mengangguk mengiyakan


Setelah Dico keluar ,ziyan langsung menatap ke arah alesha


"Ada apa" tanya alesha karena merasa di perhatikan


"Tidak" ujar ziyan sembari berjalan ke arah meja kerjanya


"Hm... Oh iya dokter ziyan ,hari ini hari terakhir saya menjadi asisten Anda" ucap alesha


"Jadi, setelah itu saya dan anda sudah tidak ada urusan apapun lagi" ucap alesha lagi


"Hm.. iya "ucap ziyan


"Ya sudah kalau begitu saya permisi" pamit alesha pergi meninggalkan ruangan ziyan


Ziyan hanya menatap ke arah alesha yang mulai menghilang di balik pintu.


Ziyan menghela nafasnya kasar ,ziyan merasa tidak rela saat alesha sudah tidak menjadi asisten nya lagi


Bagaimana pun juga ziyan sudah terbiasa bersama alesha selama seminggu ini..


Saat sedang melamun tiba tiba ponsel ziyan berbunyi..


Ziyan mengambil ponselnya dan langsung mengangkat panggilan tersebut karena yang menelpon ziyan adalah kalisa Salsabila (mamahnya ziyan)


"Ziyan kamu itu kemana aja ,dari tadi Mama tlponin gak di angkat angkat" ucap Mama ziyan sambil mengomel


"Iya mah maaf ,ziyan tadi lagi meriksa pasien jadi ponselnya ziyan silent" ujar ziyan menjelaskan


"Oh ya udah sekarang kamu pulang kerumah ,Mama tunggu" ujar sang Mama


"Iya mah ,ini ziyan mau pulang" ucap ziyan


"Iya ,kamu hati hati bawa mobilnya jangan ngebut ngebut" ucap mamanya ziyan


"Iya mah ,ya udh assalamualaikum" ucap ziyan


"Iya , waalaikumsalam" jawab Mama ziyan


Ziyan pun mematikan telponnya dan bergegas pulang....


Sedangkan alesha berada di salah satu cafe sedang menikmati secangkir coklat panas untuk menghilangkan rasa lelahnya...


Sembari menunggu ke dua sahabatnya ,tak lama kemudian datanglah ke dua sahabatnya..

__ADS_1


"Hello epribadi" ucap Amel


"Ck.. lama bener" ujar alesha


"Dih.. kayak gak tau jalanan disini aja lu sha" ucap Amel


Alesha hanya memutar bola matanya malas


"Ya udh sana ,pesen lu berdua "ujar alesha


"Okey" ucap Amel dan Dira kompak


Mereka berdua pun memesan makanan dan tak lama pesanan mereka datang ,dan mereka langsung memakan makanan tersebut


Selesai makan mereka berbincang bincang


"Oh ya sha, tumben bener lu ngajak nongki ,emang lu gk sibuk" ucap Amel


"Nah iya tuh, lu kan seminggu belakangan ini sibuk banget" ujar Dira membenarkan ucapan Amel


"Tenang gays, mulai sekarang gua udah bisa nongki nongki lagi" ucap alesha


"Wedeh..asik nih ,gak bakal gabut lagi kita" ucap Amel senang


"Iya nih, oh ya sha emang lu sibuk apaan sii seminggu belakangan ini" tanya Dira


Alesha menghela Nafasnya dan mulai menceritakan semuanya..


Alesha memang selalu terbuka kepada kedua sahabatnya


"Jadi... Lu jadi asisten dokter itu dong selama seminggu belakangan ini" tanya Amel


"Iya" jawab alesha


"Wow.. baru kali ini seorang alesha jadi asisten dokter" ucap Amel


"Karena terpaksa aja itu" ucap alesha


"Udahlah males gua bahas itu" ucap alesha lagi


"Oke oke.. gimana kalo sekarang kita nonton aja kan kemaren gak jadi" ucap Amel


"Nah iya tuh, yuk" ujar Dira


Alesha mengangguk dan mereka bertiga pergi meninggalkan cafe tersebut untuk bersenang senang..


Bismillah semoga suka ya gays...

__ADS_1


jangan lupa di kasih vote dan Like nya ya gays..


maaf ya klo ceritanya membosankan baru permulaan😊


__ADS_2