Dendam Yang Terkalahkan Oleh Cinta

Dendam Yang Terkalahkan Oleh Cinta
24


__ADS_3

"assalamualaikum" ucap papi dan mami nya yang baru saja pulang


"Waalaikumsalam" jawab alesha dan alian berbarengan


"Ada apa ini ,mami tadi liat adek tertawa tawa " tanya bianca


"Abang mii.. Abang sedang jatuh cinta" ucap alesha mengadu kepada maminya..


Alian yang mendengar ucapan alesha langsung melotot tidak percaya dengan apa yang adeknya itu ucapkan


"Benarkah.. siapa bang perempuan itu" tanya bianca


"Em.. itu mii ,enggk kok ,alesha bohong" ujar alian kikuk


Alesha hanya cekikikan melihat abangnya yang kikuk seperti itu


"Kaki kamu kenapa alesha"tanya Devan yang melihat kaki alesha di perban


Alian yang mendengar ucapan papinya pun langsung menyeringai


"Saatnya pembalasan" batin alian


"Alesha putus cinta pii ,dia lompat dari mobil" ucap alian dengan santainya


Alesha langsung menatap tajam kearah abangnya


"Apa benar itu alesha" ucap Devan


"Enggk pii ,Abang bohong ,alesha terselandung bukan lompat dari mobil" ucap alesha menjelaskan


"Abang" ujar Devan sambil menatap alian


"Hehehehe.. iya pii maaf" ucap alian sambil nyengir


"Kamu gak kenapa kenapa kan sayang" tanya bianca sambil mendekat ke arah alesha untuk melihat luka nya


"Alesha gak papa kok mi.. udah di obatin" ucap alesha


"Kamu terselandung apa ,kok kaki kamu di perban ,apa parah" tanya Devan

__ADS_1


"Enggk kok pii ,cuman berdarah gitu pii lumayan lebar ,alesha terselandung batu karang pii"ucap alesha


"Hm..Ya udh.. kamu istirahat biar lukanya cepet sembuh ,alian antar adek kamu ke kamarnya" ujar Devan


Alesha pun mengangguk


"Iya pii" ucap alian


Alian pun membantu alesha ke kamarnya


"Terima kasih Abang" ucap alesha saat sudah sampai di kamarnya


"Iya dek ,istirahat lah" ucap alian sambil mengusap pucuk kepala alesha dengan tersenyum


Alesha pun mengangguk


"Oh yaa.. Abang setuju kok kalau kamu sama dokter ziyan itu" ucap alian yang masih ingin menggoda alesha


Alesha pun memutar bola matanya malas


"Iss.. abangggg" ucap alesha geram


Saat alian sudah keluar dari kamarnya alesha pun bergegas membersihkan dirinya.. setelah selesai alesha langsung merebahkan dirinya ketempat tidurnya..


Sangking lelahnya tidak butuh waktu lama alesha sudah tertidur dengan nyenyak nya..


Pagi harinya saat alesha ingin menghubungi sahabatnya untuk mengabari bahwa dia tidak ke kampus hari ini..


Namun saat ingin menghubungi sahabatnya alesha melihat ponselnya matii


"Yaa.. habis lagi baterainya" gumam alesha


Alesha pun langsung mencharger ponselnya


"Alesha"panggil bianca sambil membuka pintu kamar alesha


"Iya mami" jawab alesha yang sedang mencharger ponselnya


"Kamu lagi ngapain" tanya bianca

__ADS_1


"Alesha lagi mencharger ponsel mii ,alesha mau menghubungi Amel sama Dira ,mau nitip absen" ujar alesha


"Mami udah izinin kamu tadi sama dosen nya" ucap bianca


"Oh udah mii" ucap alesha


"Iya.. ya udh ayok sekarang turun sarapan" ujar bianca


Alesha pun mengangguk


Setelah itu alesha pun turun untuk sarapan dengan di bantu oleh maminya


POV ZIYAN


Saat ini ziyan sedang uring iringan karena pesannya tidak dibalas maupun di baca oleh alesha sejak semalam.. bahkan pagi ini juga ponsel alesha tidak aktif


"Kemana dia ,kenapa ponselnya tidak aktif" ucap ziyan lirih


"Ziyan" panggil kalisa (mamanya ziyan)


"Hm.. iya mah" ucap ziyan


"Di bawah ada Dico nungguin kamu" ujar kalisa


"Iya mah ,ini ziyan mau turun" ucap ziyan


Ziyan pun langsung turun untuk menemui Dico


"Kenapa muka lu kusut begitu Yan" ucap Dico saat melihat ziyan yang tidak semangat seperti biasanya


"Memangnya gua baju yang belum di setrika" ujar ziyan kesal


Dico pun tertawa melihat ziyan yang kesal


Bismillah semoga suka ya gays...


jangan lupa di kasih vote dan Like nya ya gays..


maaf ya klo ceritanya membosankan baru permulaan😊

__ADS_1


__ADS_2