
Nissa dan Mita menghabiskan waktu hingga hari pun menjelang sore,karena mereka takut jika kemalaman akhirnya mereka pun berniat untuk pulang.
Mita pulang dengan naik ojek online sedang kan nissa pulang hanya dengan naik angkutan umum.
Ali masih terpikir kan soal nissa, tanpa pikir panjang ali langsung berangkat ke rumah Mita. di rumah dzaki pun tak tenang karna adik tirinya belum pulang ditambah lagi dengan fitnah Mama nya.
Saat Nissa turun dari angkutan umum sudah ada seseorang yang mengintai nya dari jauh,dan tak lama orang itu mendekati Nissa dan membuat nya pingsan, lalu ia di masukkan ke dalam mobil nya dan mobil itu langsung membawa nya pergi
__ __ __ __
__ __ __
"mas, nissa kok belum pulang ya?" tanya sofiya seolah khawatir padanya
"mungkin sebentar lagi.." jawab farhan sambil menutupi rasa khawatir nya
Dzaki pun tidak tenang akhirnya ia menelpon Nissa, tapi tetap saja tak ada jawaban, lalu ia menelpon ali yang kebetulan sedang di rumah Mita
"*halo.. ini siapa?" tanya ali
"ini gue dzaki kakak nya nissa!" jawab dzaki
"oh.. iya ada apa?" tanya ali
"Sepupu lo udah balik?" tanya dzaki
"udah" jawab ali
"udah?! ini Nissa belum pulang woy" kesal dzaki
"apa belum pulang?!" kaget ali
"tapi kata mita dia udah pulang dari tadi" sambung ali
"yawdah coba hp lu kasih sepupu lo!" kata dzaki
ali pun langsung memberikan hp nya kepada mita, dzaki menanyakan kemana nissa yang belum kembali juga,tapi Mita pun tak tau dimana karna mereka pulang lewat jalur yang berbeda, ditambah lagi memang jarak danau itu agak jauh. perasaan dzaki dan ali semakin tak karuan karena nisaa pun tak ada kabar sama sekali
Sementara itu orang yang menculik nissa membawa nya ke sebuah hotel yang tak jauh dari situ.
__ADS_1
saat pria itu membawa nya ke sebuah kamar,dan meletakkan nya di pinggir kasur tiba tiba Nissa pun tersadar dari pingsan nya
ia mengerjap mata nya dan berfikir mengapa ia bisa ada di sini.
"ahh.. jangan jangan.. astagfirullah" Nissa mulai mengingat nya,bahwa ia ada di sebuah kamar hotel,tanpa pikir panjang ia langsung kabur,tapi tertahan oleh si pria di belakang nya
"eitss, mau kemana kamu hah?!" tanya nya dengan nada sinis
"siapa kamu? lepasin saya!" gertak nissa
"uhh.. jangan marah marah seperti itu dong sayang.. aku akan melepaskan mu.." kata pria itu
"Tapi setelah aku mencicipi tubuh mu,boleh kan?" sambung nya dengan nada yang menjijikkan
"Dasar cowok brengsekk! Jangan pernah berharap kalo kau dapat mengambil mahkota ku,itu tidak akan!" gertak nissa
"Heh! gk usah jual mahal! cewek kayak lo itu, pasti sering menyodorkan tubuhnya! gk usah sok munafik deh lo" hina si pria
'Plakkkk
Tamparan tajam yang di terima si pria dari nissa, dan membuat nya emosi dan naik pitam
"Lo harus bayar tamparan itu!" gertak si pria
"heh.. cukup bayar dengan tubuh lo!" Kata sj pria yang mulai menyentuh pipi nissa
Tanpa basa basi nissa langsung menendang antena kecil si pria dan membuat kesakitan, nissa pun langsung kabur, beruntung nya pintu nya tak terkunci jadi mudah untuk nya meloloskan diri
"Heh Tunggu!" teriak nya
Nissa langsung menaiki lift dan berusaha cepat cepat kabur dari lelaki yang merampas mahkota berharga nya
Saat Nissa sudah di lobby, lelaki itu masih mengejar nya, nissa menambah kecepatan lari nya untuk bisa keluar dari hotel tersebut
__ __ __ __ __
__ __ __ __
'Cittt
__ADS_1
Hampir saja ia tertabrak motor,untung nya motor itu menggerem
"Kak Ali?" tanya nissa dengan wajah kaget
"Nissa?" panggil ali
ya! lelaki itu adalah ali, ia baru saja pulang dari rumah mita,dan tak sengaja bertemu dengan nissa
"Nissa ngapain kamu disini?" tanya ali penuh keheranan
"Heh TUNGGU!!" Teriak lelaki tadi dari jauh
"emm kakk tolong aku kak.. nanti akan aku jelaskan,yang penting sekarang tolong selamatkan mahkota berharga ku dari lelaki brengsek itu kak.. aku mohon" kata nissa dengan nada memohon
"i..iya,ayo naik" jawab ali
Nissa pun naik ke motor ali,saat ali mengendarai motor ia merasa deg degan memboncengi nissa,padahal jika memboncengi mita biasa saja bahkan hingga di cubit pinggang nya pun ia biasa saja,tapi tidak tau mengapa jika memboncengi nissa ada getaran listrik di dalam dada nya
Ali memberhentikan motor nya di sebuah ruko
"niss,bisa kah kamu menceritakan apa yang terjadi?" tanya ali
"hiks.. hiks.. hiks.."tangis nissa
"Lho niss kok nangis? cerita aja ama kak ali.. gk apa-apa kok" kata ali dengan nada lembut
Nissa pun menceritakan apa yang terjadi padanya,dan ia curiga bahwa yang melakukan ini semua adalah ibu tirinya
"Yawdah sekarang kak ali anterin ke rumah ya?" tawar ali
"enggak kak.. aku gk mau,anterin aku ke tempat lain aja kak" kata nissa
"anterin kemana? gk mungkin dong kak ali bawa kamu ke kost an kak ali" ceplos ali
"eh astagfirullahal 'adzim.. aduh takut khilaf ini!ngapa ngomong kayak tadi sih li?!" gerutu ali dalam hati
"emm.. anterin aku ke rumah nya mita aja deh kak.. gapapa kan?" tanya nissa
"owh yawdah, ayo naik lagi, kak ali anterin" kata ali
__ADS_1
"iya kak makasih" kata nissa
Ali pun langsung menyalakan motor nya dan menuju ke rumah mita, dalam perjalanan hati nya seperti gendang perang,ia hanya takut jika nanti dirinya khilaf, terlebih lagi nissa tak berhijab tetapi memang ia memakai baju panjang dan tebal juga