
Setelah sampai rumah ibu sofiya telah menunggu mereka di ruang tamu,bu sofiya melihat dzaki yang terluka langsung menyalahkan nissa, ia yakin jika dzaki seperti itu karna nya
"ya ampun dzaki!kamu kenapa kok bisa kayak gini?!" kata mama nya dengan nada tinggi
"aku gk papa kok mah cuma luka kecil doang" jawab dzaki
"luka keci kamu bilang?!ini semua pasti gara gara nih anak ya kan?!" bentak mama nya sambil menunjuk ke arah nissa
bu sofiya langsung mendorong nissa, dan menampar nissa lalu dia mengambil segayung air dingin lalu ia tumpahkan ke badan nissa
"ampun bu... hiks hiks hiks" rintih nissa
"kamu sudah membuat anak saya celaka,tidak akan saya beri ampun" bentak bu sofiya sambil mencekik lehernya
"mama stop,hentiin" Bentak dzaki sambi menyingkirkan mama nya dari nissa
"Dzaki! berani beraninya kamu bentak mama!" kata bu sofiya sambil menunjuk muka dzaki
'Plakkk..
__ADS_1
tangan mama nya mendarat dengan kencang di pipi dzaki,hingga luka di bibirnya dzaki tadi kini mengeluarkan darah
"silahkan mama siksa aku silahkan mama tampar aku, silahkan lakukan apapun kepada ku,asal jangan nissa ma!" kata dzaki dengan nada tinggi
"berani kamu belain perempuan itu hah?!" bentak mama nya
"ma.. mungkin mama itu mama aku ibu kandung aku tapi nissa juga adik aku ma,mama dengan tega seperti itu sama dia ma!" kata dzaki dengan nada tinggi
"dia itu cuma adik TIRI kamu! cuma Adik TIRI inget itu!" kata mamah nya dengan emosi meludak ludak
"sebutan adik tiri bagi aku gk ada! semua adik itu sama! dan terlebih lagi dia wanita! mama juga wanita kan harus nya mama ngerti dong maa!dimana hati nurani mama hah?!" bentak dzaki,kali ini dzaki benar benar meluapkan semua emosi nya
"sebelum aku durhaka sama mama! mama sudah dzolim sama anak anak mama sendiri yang gk bersalah"Tegas dzaki hingga membuat bu sofiya tak dapat berkutip dan langsung pergi ke kamar nya
Dzaki langsung mendekati nissa yang ketakuatan dan basah kuyup baju nya
terdapat bekas cekikan di leher nissa ulah ibu tirinya
Dzaki menyuruh nissa untuk langsung ke kamar dan segera berganti pakaian ia takut jika nissa masuk angin
__ADS_1
nissa meminta maaf kepada dzaki karna ia merasa bersalah hingga membuat hubungan dzaki dan mama nya merenggang dan membuat bibirnya dzaki berdarah akibat tamparan keras bu sofiya
" udah kamu gk usah pikirin kakak, kakak baik baik aja kok,ini cuma luka kecil, gk setara sama luka yang kamu alami"kata dzaki sambil tersenyum kecil dan menahan sakit nya
"kak itu lukanya aku obati aja ya.. takut infeksi" kata nissa dengan khawatir
"gk usah.. paling besok juga dah sembuh" kata dzaki
"kak .." bujuk nissa
"iyaiya tapi kamu ganti baju dulu ya" kata dzaki dengan senyum
"iya"
setelah nissa berganti pakaian dia langsung mengobatj bibir dzaki dan luka bekas yang tadi dzaki alami tadi dengan lelaki brengsek.
nissa sangat telaten sekali mengobati luka kakaknya dengan tangan mungil nya
kini hanya kakak nya lah yang melindungi nya saat ini ia sangat menyayangi nya,ayahnya masih bertugas diluar negri ,ibu kandung nya sudah pergi dipanggil yang kuasa,hanya kakak nya lah ia miliki saat ini
__ADS_1