Destiny Of Life Nissa

Destiny Of Life Nissa
Keseruan mereka


__ADS_3

Adzan subuh telah berkumandang,Mita,Nissa,Intan seera menunaikan kewajiban sebagai seorang muslim yakni shalat


Setelah itu mereka bersiap siap untuk pergi ke tempat favorit mereka saat masih Aliyah


Mereka pergi ke sebuah gunung yang tidak terlalu jauh dari sekolah mereka,sambil duduk di pohon yang sering mereka tempati dan masih ada bekas ukiran di pohon itu dengan nama mereka


''Nanti kalo kita udah punya kehidupan masing-masing.. bisa gk ya kayak gini lagi?''Kata Intan


''Ishh ngomong apa sih kamu!Masih kuliah juga!''Kesal Mita


''Tapi.. Suatu saat kan kita pasti punya kehidupan masing-masing''Kata Intan


''Bisa gk us..''Kata kata Mita terpotong oleh Nissa yang sedari tadi diam


''Mit.. Intan bener suatu saat kita bakal memiliki kehidupan masing masing,dan itu gk bisa di pungkiri.. dan yang terpenting bagaimana pun itu kita harus tetap bersahabat bagaimana pun kondisinya! kita ini satu jiwa dalam tiga tubuh yang berbeda''Tegas Nissa sambil mengeggam tangan sahabat sahabat nya itu


Mereka bertiga pun berpelukan di bawah pohon besar yang teduh itu sambil menggegam erat tangan tangan mereka,lalu memandangi awan dan membayangi wajah mereka di atas awan sana


''Bahasa persahabatan bukanlah 'kata kata' semata,tapi persahabatan adalah 'penuh makna''ucap Nissa dan mengeratkan genggaman tangannya dengan Maya dan Intan


''guys,kita makan dulu yuk di deket sini laper nih gue''Celutuk Intan membuat Nissa dan Mita terkekeh


''yawdah yuk kita makan dulu''Kata Nissa


Akhirnya mereka bertiga langsung meluncur mencari tempat makan yang enak


''Stopp!!'' Suara cempreng Intan membuat Mita menggerem mendadak


''Kenapa sih tan?! lo mau kita mati berjamaah?! mending kalo masuk surga,kalo masuk nya jahannam gimana?!'' Kesal Mita yang sudah di ujung ubun ubun ,bagaimana tidak Intan membuat mereka hampir saja celaka


''Maaf'' Kata Intan sambil tertunduk lesu


''emang nya ada apa sih tan? kok sampai teriak kayak gitu'' Tanya Nissa dengan suara lembut


''tadi aku liat kak Dani di resto seafood itu''Kata Intan


''Yawdab kalo gitu kita makan disimi aja,udah lama aku gk makan seafood''Kata Nissa


Akhirnya mereka pun makan di resto seafood itu


Dugaan Intan benar, Bahwa Dani ada di resto tersebut, ia langsung ke tempat kakak nya duduk


''Kak Dani?'' Panggil Intan


Dani pun langsung mencari asal suara itu


''Intan?'' Kaget Dani


kakak beradik itu pun berpelukan,setelah 4 tahun lalu berpisah,karna dia kabur dari rumah,setelah itu mulai merintis bisnis bersama Dzaki. Sahabat yang selalu menemani nya,hingga sukses seperti sekarang


''Niss.. kesono yuk'' Kata Mita

__ADS_1


''gk ah biarin aja,lagi so sweat gitu masa kita gangguin'' Kata Nissa


''Siapa yang mau gangguin nissa?? Kita liat aja'' Kata Mita


''ishh kepo!'' Kata Nissa


''ck ayo buru!'' Kata Mita dan langsung menarik tangan Nissa


''Kok kamu bisa ada disini dek?'' Tanya Dani


''A..aku lagi liburan kak seminggu disini'' Kata Intan yang diringi air mata


''Nissa..'' Panggil Dzaki yang baru sampai


''Loh Kak dzaki?'' Kata Nissa dengan raut wajah girang


''yah.. gue jomblo sendiri gk punya kakak'' rengek Mita


''punya kok'' Terdengar suara Ali


''Kak Ali?'' Kaget Mita


''Assalamualaikum..'' Kata Ali


''Walaikumsalam'


Sontak saja Mita,Nissa,dan Intan bingung bagaimana mereka semua bisa berkumpul


''kak.. kok kalian bertiga bisa janjian gini?'' Tanya Nissa ke Dzaki


''Kalian juga.. janjian bertiga''Kata Dzaki


''Ishh kalo aku,Mita sama Intan kan emang sahabatan wajar kalo janjian''Kata Nissa


''Kak dzaki juga sahabatan ama Nobita dan Suneo ini hahaha'' Kata Dzaki sambil meledek Ali dan Dani


Ali dan Dani hanya mendesah karna ledekan Dzaki


''Kok bisa?''Tanya serentak Nissa,Mita,dan Intan


''Ya bisalah'' Jawab Dzaki,Dani,dan Ali


''Sebenernya tadi kak Ali udah ngabarin kamu mit.. tapi telpon nya gk di angkat-angkat''Kata Ali


''Baterai aku abis kak.. jadi gk tau deh kakak nelpon hehehe'' Kata Mita


''Tuh kan.. seandainya aku tadi gk bilang stop kita gk bakal ketemu !'' Kata Intan


''Tapi lo hampir bikin gue sama Nissa mati!'' Ketus Mita


''Kan baru hampir.. belum kejadian'' Kata Intan

__ADS_1


''Udah.. kita duduk dulu,kalian mau pesen apa?'' Tanya Dzaki


''aku ngikut kak dzaki aja'' Kata Nissa


''Aku juga apa aja''Kata Mita dan Intan


''lu apa dan?'' Tanya Dzaki ke Dani


''Yang kek biasa aja'' jawab Dani dengan santai


''Lu sama juga?'' Tanya Dzaki ke Ali


''Iya' jawab Ali


'ah ilah bilang kek dari tadi sama semua,jadi kan gk usah nanya satu satu''Kesal Dzaki


''Dzak... gue minum nya..'' kata Dani


''Minum nya sama semua!!'' Potong Dzaki


''mbaa'' panggil dzaki ke pelayan resto tersebut


''Mau pesen apa?'' Tanya pelayan tersebut


''makanan lah! masa batako?!'' Ketus Dzaki


''Maksudnya.. me..menu nya a..apa'' Tanya pelayan tersebut dengan gugup


''apa aja yang enak,tujuh porsi'' Kata Dzaki


''Tujuh? kita kan cuma ada enam orang'' Kata Mita


''Seterah gue lab,gue yang mesen'' Jawab Dzaki dengan sinis


''ishh nyolotin banget sih kakak lo Nis.. lagi pms apa tuh orang?'' bisik Mita ke Nissa


''maafin ya.. kayaknya kakak aku lagi banyak masalah''Bisik Nissa


''Untung dia kakak lo! kalo enggak abis dia'' Bisik Mita


''Emm minum nya apa?'' Kata Pelayan tersebut


''ice lemon tea'' Kata dzaki


''Yang lain?''Tanya pelayan


''Sama'' Serentak semua nya


''yawdah ditunggu ya..''Kata pelayan dengan ramah


setelah kepergian pelayan itu,mereka ber enam meriuhkan meja dengan canda tawa dan guyon dzaki dan dani

__ADS_1


Diam diam Intan curi curi pandang dengan dzaki,dia melihat nya sangat berbeda,waktu dia masih Sma dia melihat dzaki tak setampan sekarang,dulu dzaki berbadan kerempeng,kulit nya pun tak seputih sekarang,tapi sekarang tubuh dzaki sangat sispek dan kulit yang putih,dan muka yang tampan,membuatnya jadi incaran banyak kaum hawa


__ADS_2