
"Maaf ya kak.. tadi jadi nunggu lama" Kata Nissa di mobil
"Iya gak apa apa.. lagian tumben kamu tidur? mana pules banget"Kata Dzaki
"Mita ngajakin becanda mulu, abis itu dia tidur aku nya ikutan tidur"Kata Nissa sambil cengar cengir tanpa dosa
"Dasarr'
"Oh iya kak.. emm Papa kapan berangkat lagi?"Tanya Nissa
"Kayak nya lusa deh.. harus nya minggu kemaren tapi karena sakit jadi di undur"Kata Dzaki
"Yah kok sebentar banget aku kan baru aja pulang"Kata Nissa penuh kekecewaan
"Ya.. mau gimana lagi, emang nya kamu mau papa sakit terus?"Tanya Dzaki
"Ya enggak lah kak"Kata Nissa
"Emm gini aja.. gimana kalo minggu besok kita jalan²" Kata Dzaki
"Jalan² Kemana?"Tanya Nissa
"Gimana kalo ke Bandung"Kata Dzaki
"Bandung?"
"Iya nanti kan kita nginep di sana tiga hari lah.. gimana?"Kata Dzaki
"Boleh tuh kak.. emm aku boleh ngajak Mita gk?"Tanya Nissa
"Boleh.. Ajak aja Mita gk?"Tanya Nissa
"Ajak aja gk apa apa"Kata Dzaki dengan girang
"Girang amat kayak nya?"Goda Nissa
"Maksud nya kan.. emm lebih rame lebih seru..nanti kakak ajak si Dani sama Nobita itu dah"Kata Dzaki dengan gugup
"Nobita? maksud nya kak ali?"Tanya Nissa
"Iyalah siapa lagi"Kata Dzaki
__ADS_1
"Yaudah kak.. aku kabarin Mita dulu"Kata Nissa
Nissa pun mengirim pesan kepada Mita akan rencana ke Bandung,Mita pun menyetujui nya ia akan ikut nanti,dan kemungkinan membawa adik nya yusuf
"Mita setuju kak.. tapi dia kayak nya bawa adek nya"Kata Nissa
"Lah emang dia punya adek?"Tanya Dzaki
"Lah yang tadi anak cowok dirumah mita siapa? adek nya itu.."Kata Nissa
"Pantesan mirip"Kata Dzaki
"Emm kak.. kakak udah punya pacar?"Tanya Nissa
"Emang kalo udah kenapa?"Ketus Dzaki
"ajak dong pacar kakak.. kan aku juga pengen tau"Kata Nissa
"Yawdah nanti kakak coba ajak "Kata Dzaki
Sebenarnya hubungan Dzaki dengan Indah agak sedikit renggang, komunikasi pun jarang
"Kak Dzaki.."Panggil Nissa
"Kakak ngerasa gk sih.. hubungan batin kita tuh kayak kuat banget"Ucap Nissa
"Maksud kamu?"Tanya Dzaki
"Ya.. maksudnya tuh kayak nya.. kita itu bukan saudara tiri gitu"Kata Nissa
"Bukan saudara tiri?"Bingung Dzaki
"Iya.. kakak ngerasa gk sih, kalo wajah kita itu ada kemiripan 45%"Kata Nissa dengan serius
"Gini loh kak maksud nya.. mungkin gk kalo kita itu sedarah? atau sekandung?"Kata Nissa
"Kalo buat sedarah mungkin aja, tapi kalo sekandung gk mungkin deh"Kata Dzaki
"Gk mungkin kenapa?"Tanya Nissa
"Ya.. gk mungkin aja"Kata Dzaki
__ADS_1
Selama di perjalanan Nissa dan Dzaki selalu bergurau dan meledek satu sama lain, hingga kata yang ingin Nissa ucapkan keluar
"Kak.. kalo a-aku berhijab gimana menurut kakak?"Tanya Nissa dengan gugup
'Citttt...
Refleks Dzaki langsung mengerem mendadak mendengar perkataan Nissa
"Serius?" Tanya Dzaki dengan tatapan serius
"I.. iya"Jawab Nissa dengan gugup
"Alhamdulillah... Akhir nya kamu mau berhijab.. kakak seneng banget"Kata Dzaki dengan girang
"Kakak setuju?"Tanya Nissa
"Ya setuju lah... kalo bisa sepuluh"Kata Dzaki
"Gaje!'
"Em terus gimana rencana berhijab nya nih?"Goda Dzaki
"Ishh kakak mah.. aku juga baru mulai, dan alhamdulillah aku dikasih banyak hijab sama Mita, aku juga udah belajar banyak tentang hijab sama Mita"Ucap Nissa
"Kakak dukung kamu.."Kata Dzaki
_______________________
"Jadi kita berhasil?"Tanya Dani yang sedang menelpon Maya
"Iya alhamdulillah, bisnis kita maju pesat"Kata Maya
"Setelah ini saya akan memberitahu Dzaki"Kata Dani
"Ya sudah saya mau melanjutkan pekerjaan saya dulu ya pak Dani"Kata Maya
"Iya.. terimakasih ya bu Maya"Kata Dani
Dani sangat senang karena bisnis nya berhasil,ia akan memberitahu Dzaki saat dia datang
Maya pun senang karena bisnis nya berjalan mulus,Dalam benak nya ia masih ingin menjodohkan anak nya (Mita) dengan teman bisnis nya Dzaki
__ADS_1
Tapi karena ia tau jika Dzaki sudah memiliki pilihan,ia akan menjodohkan Mita dengan salah satu anak teman nya
Sementara itu Ali sedang berada di rumah abi nya(Bandung),ia absen sementara di kampus nya, karena abi nya sedang sakit, uminya pun sudah tua kakak kakak nya pun sibuk dengan keluarga masing² dan pekerjaan nya yang rata² diluar negri, Ali adalah anak ke 5 dari 5 bersaudara semua lulus menjadi ustadz dan Ustadjah bahkan ada yang menjadi qori yang dikirim keluar negri