Destiny Of Life Nissa

Destiny Of Life Nissa
Masih berlanjut


__ADS_3

Nissa Mita,Dzaki dan Dani bersiap siap ke Bandung. Karena takut macet mereka pun berangkat lebih pagi


Selama diperjalanan mereka saling bergurau bahkan bersenandung. Mita yang terkenal kecerewetan dan ke humoris an nya pun tak bisa diam di mobil. Apapun ia obrolkan


Senyum yang terukir manis dibibir Mita berhasil membuat Dzaki meleleh. Kini Dzaki tak dapat membohongi perasaan nya bahwa dia memiliki rasa yang berbeda kepada Mita


Sebenarnya Mita tak memiliki perasaan apapun kepada Dzaki,ia hanya menganggap Dzaki sebagai seorang kakak


Mita hanya ingin fokus mengejar impian nya,menurut nya 'Jodoh sudah ada yang mengatur'


Mita juga tau bahwa dia nanti akan dijodohkan oleh pilihan Bunda nya.


Setelah menempuh perjalanan hampir 5 jam, mereka sampai di Bandung. Mereka pun mengitari alun alun kota Bandung sebentar, setelah itu mereka meluncur pergi kerumah Ali


"Eh ini belok kemana nih?"Tanya Dani


"Itu belok kanan kak.. Abis itu lurus aja"Kata Mita


"Ohh oke"Singkat Dani


Tak butuh waktu lama akhirnya mereka pun sampai dirumah Ali. Rumah nya pun lumayan besar dan tanah yang luas


"Subhanallah"Kagum Nissa


"Udah kagum nya nanti dulu.. Ini bantuin angkat beeratt"Keluh Mita


"Hutf.. Iya iya"kata Nissa


"Assalamualaikum'


"Walaikum salam" Jawab Ali


Tentu Ali kaget dengan kedatangan mereka,terutama atas perubahan Nissa yang kini lebih tertutupi

__ADS_1


"Gimana cakep kan adek gue"Goda Dzaki


"Eh.. Ayo masuk dulu"Kata Ali dengan gugup


"Bi..bii"Panggil Ali kepada pembantu nya


"Ada apa den?"Tanya bi Inah


"Ini bi.. Hampura pang nyieun keun minum nyah jeung babaturan Ali(Maaf tolong bikinin minum ya buat temen temen ali)" Kata Ali


"Ohh heuh den(iya den)"Kata bi Inah


"Sok mangga duduk"Kata Ali


"Emm abi kyai mana kak?"Tanya Mita


"Dikamar" Singkat Ali


"Yaudah aku mau liat abi kyai dulu ya kak"Kata Mita


Saat Mita ke kamar Abi kyai, nampak abi kyai masih terlelap dalam tidur nya, ketika Mita ingin meninggalkan kamar tersebut, Abi kyai bangun dan menyuruh Mita untuk mendekat


"Assalamualaikum bi.."Kata Mita


"Walaikum salam geuliss"Kata Abi kyai


"Kumaha damang bi(Bagaimana kabar nya bi?)" Tanya Mita


"Ya kieu kieu wae abi mah.. Mita kadieu jeung Bunda lain?(Ya gini gini aja abi mah.. Mita kesini sama bunda bukan?)"Tanya Abi kyai


"Henteu bi... Jeung babaturan hungkul(enggak bi.. Sama temen doang)"Kata Mita


"Ohh'

__ADS_1


"Emm bi.. Punten ieu mah nya.. Abi arek ngajodohkeun kak Ali? (Maaf ini mah ya.. Abi mau menjodohkan kak ali?)"Tanya Mita


"Yaa.. Eta mah tergantung Ali na mun hayang hayukk mun henteu ya teu naon naon kitu (Itu mah tergantung Ali nya kalo mau hayuk.. Kalo gk mau ya gk apa apa)"Kata Abi kyai


"Hmm kak Ali pasti gk bisa nolak kata kata abi" Gumam nya dalam hati


"Oh iya bi.. Mun kak Ali geus aya calona kumaha bi? ( kalo kak ali udah punya calon nya gimana?)"Tanya Mita


"Halal keun"Singkat Abi kyai


"Emang na si Ali geus boga calon dih? (Udah punya calon?)"Tanya Abi kyai


"Boga bi.. Naha geulis.. Sholehah..Make tiung deui(Punya bi.. Mana cantik.. Sholehah.. Pake kerudung lagi)"Kata Mita


"Ahh abi mah nyerahkeun ka Ali weh.. Ieu mah pan soal perasaan.. Kumaha si Ali na weh eta mah(Abi mah nyerahin ke ali deh.. Ini mah kan soal perasaan.. Gimana si Ali nya itu mah)"Jelas Abi kyai


"Terus memperdalam ilmu agama kumaha eta?(Gimana itu?)"Tanya Mita (wahh kayak reporter nih orang lama lama😂)


"Nah eta.. Samemeh berumah tangga.. Abi hayang si Ali mendalami ilmu agama heula(nah itu.. Sebelum berumah tangga.. Abi mau si Ali mendalami ilmu agama dulu)"Kata Abi kyai


"Ceunah arek ka Tahremm nya bi?( Katanya mau ke Tahremm ya bi?)"Tanya Mita


"Heuh.. Pan Yaman mah kota na sajuta wali.. Aluskan(iya.. Kan Yaman mah kota sejuta wali.. Bagus kan)"Kata Abi kyai


"Yaa heuh deuh kumaha abi weh.. Mita arek ka handap heula nya bi..(Yaa iya dah gimana abi deh.. Mita mau ke bawah (ruang tamu) ya bi)"Kata Mita


"Heuh atuh"Singkat Abi kyai


"Assalamualaikum"Kata Mita


"Walaikum salam'


Mita berniat untuk menyatukan Ali dengan Nissa. Karena dia sudah mengetahui perasaan mereka masing masing

__ADS_1


Noteauthor:Halo semua para readers.. aku mau pamit ke pondok.. jadi mohon maaf kalo cerita 'Destiny of life Nissa


bergantung sampai sini. Tapi cerita ini belum selesai ya..nanti bakal ada lanjut an nya lagi...aku mohon doanya ya... makasih buat para readers yang udah ngikutin sampai sini.. semangat juga buat kakak author lain nya untuk berkarya.. Pokok nya inget ya cerita ini belum tamat.. nanti akan aku lanjut kan.. mohon doanya ya semua🙏🙏


__ADS_2