Dewa Makhluk Hidup

Dewa Makhluk Hidup
Eps:10 Balas dendam


__ADS_3

Hampir 3 hari berlalu semenjak Boris menerima Bimbingan dari suara misterius tersebut, sementara ia berlatih, rombongan kelompok tangan besi telah mendekati lokasi air suci.


"Hehhh.... jadi ini lokasi air itu berada ?" ucap ketua tangan besi.


"baiklah, Jake, bawalah bersama mu ketiga ketua kelompok gorila elit untuk masuk kedalam dan membawa air suci itu keluar." lanjut Ketua tangan besi itu.


"siap ketua" balas Jake sambil memasuki gua bersama para ketua kelompok.


"hmm.... apa benar disini ada air suci ? sepertinya tempat ini biasa saja" ucap Jake sambil memasuki gua tersebut.


"ketua, aku menemukan sebuah lubang dibawah sini, sepertinya Jhon berada dibawah sini." ucap salah seorang ketua yang Jake bawa.


Mereka pun segera memasuki lubang itu,


setelah beberapa saat mereka berjalan, Jake menjumpai Boris dan Jhon.


"Jadi kabar kau mengkhianati kami itu rupanya benar, kakak pertama selama ini aku mengagumimu tapi kali ini aku tidak akan menahan diri padamu" ucap Jake sambil tersenyum licik.


"percuma saja aku jelaskan, kau juga tidak akan percaya." balas Jhon.


"sial Singa bodoh itu sedang berlatih dan tidak bisa diganggu, aku harus menjaganya sampai latihannya selesai" ujar Jhon dalam hati.


"Sudah mau mati masih belagu ! jangan salahkan aku kalau kau kehilangan nyawa mu hari ini !" ucap Jake sambil melompat kearah Jhon untuk menyerangnya.


cing !


*suara besi beradu*


"hahahaha rasakanlah kapak api yang baru kudapatkan dari ketua"


Rupanya sebelum pergi mencari Jhon, Jake telah menyiapkan senjata "Kapak Api", senjata itu memiliki bilah pisau yang lebar dan dikelilingi oleh api, itulah sebabnya jarang ada orang yang bisa mengendalikannya.


"Cih..! jangan sombong dulu kau Jake, kau tahu kan aku yang paling kuat diantara para pengintai, kapak ringan seperti ini belum cukup untuk membunuh ku" balas Jhon sambil menahan kapak api dengan zirah tangannya.


"tinju kilat !"


duak


duak


duk


* suara adu tinju*


pukulan bertubi tubi milik Jhon mendarat tepat ditubuh Jake, pukulannya mengenai semua titik vital Jake.


Gubrak !


Gubrak !


*terjatuh*


Jake terpental kebelakang dan terjatuh dengan keras, ia terluka parah akibat tinju kilat milik Jhon.


uhuk


uhuk


*batuk*


darah keluar dari batuk Jake,


"sialan ! kenapa kalian diam saja ! cepat serang dia !" teriak Jake kepada para ketua yang ia bawa.


"baik ketua"


"matilah kau jhon !"


"gelombang api !"


"tinju kilat !"


"pukulan 100 ton !"


ketiga ketua gorila elit menyerang Jhon secara bersamaan, Jhon segera memblokir serangan ketiga ketua dengan tubuhnya yang kuat.


"arghh... sial, mereka lumayan kuat saat bergabung, tapi jangan kau kira segini saja cukup untuk menumbangkan ku !" ucap Jhon sambil mengerahkan jurus pertahanan terkuatnya.

__ADS_1


"Perlindungan Absolut !"


seluruh tubuh Jhon seketika mengeluarkan aura pelindung yang kuat.


"hahahahaha ! bahkan ketua mengagumi jurus perlindungan absolut ku, tapi kalian berani menantangnya dasar bodoh" ucap Jhon sambil menahan serangan ketiga ketua itu.


"hahahahahaha !!"


"matilah kau Jhon !" ucap Jake sambil mengeluarkan sebuah panah.


"Jake apa kau gila ! Panah raja api akan membunuh rekan rekan mu juga !" ucap Jhon, tapi Jake hanya tersenyum sambil melepaskan tembakannya kearah Jhon.


"sial ! tidak sempat menghindar, apakah ini akhir dari perjalanan ku...?"


*tersenyum*


"Boris, jangan lupakan janji mu untuk membalaskan dendam ku, terimakasih"


Duar !!


seketika gua itu penuh dengan api yang berkobar, tumbuh tumbuhan herbal yang berharga pun tidak luput dari amukan api tersebut.


" Hahahahaha ! untung aku sudah menyiapkan jubah kulit naga yang tahan api"


ucap Jake sambil melindungi tubuhnya dari api.


"huhh.. sudah selesai kah ? cih kukira masih lanjut. baiklah aku akan pergi" lanjut Jake sambil berbalik meninggalkan gua tersebut.


"S..si..siapa ya..yang meng..izinkan kau pergi ?" ucap Jhon perlahan.


Gubrak !


*terjatuh*


"Ahh....! huftt... sialan mengagetkan ku saja, padahal sudah sekarat seperti itu tapi masih saja keras kepala." ucap Jake lega.


"sepertinya sekarang ia benar benar kehilangan nyawanya." lanjut Jake sambil meninggalkan tempat itu.


pssshhh...


*suara api padam*


"terimakasih sudah menjaga ku selama aku latihan Jhon, sekarang aku akan membalaskan dendam mu"


tak disangka, Boris selesai latihan tepat pada waktu nya.


perlahan ia berdiri.


"Hey gorila bodoh ! siapa yang mengizinkan kau pergi ?" teriak Boris dari balik api.


"sial ! aku lupa tentang singa itu !" ucap Jake kaget.


"kali ini kau harus bertanggung jawab atas segala perbuatan mu dan saudara saudara mu" ungkap Boris sambil perlahan mendekati Jake.


"jangan mendekat ! tolong !"


"arghhh.... kau kira aku takut pada mu ! matilah kau ******** !" ucap Jake sambil meluncurkan tinju nya pada Boris.


tap..


*suara tangan Boris menghadang*


"ckckckck... kau sudah berbangga diri dengan kekuatan mu yang seperti semut ini !?" ucap Boris sambil menahan pukulan Jake dengan satu tangan.


"akan kutunjukan cara yang benar untuk memukul musuh mu ! terimalah !" teriak Boris sambil mengepalkan tangannya.


"arghh...!"


"maafkan aku ketua, singa ini terlalu kuat"


ucap Jhon di akhir hayatnya.


Boris pun akhirnya menyelesaikan latihannya, ia memandangi tumbuhan herbal yang telah habis terbakar api.


"Arghhh...! sialan, herbal herbal berharga itu seketika lenyap semua !!" teriak Boris kesal.


Boris pun perlahan menghampiri Jhon untuk memeriksa keadaannya.

__ADS_1


"huh, dasar, harusnya aku menyiksanya terlebih dahulu sebelum membunuhnya" gumam Boris.


"Hey gorilla bodoh ! cepat bangun aku tidak mau mengurusi gorilla bodoh seperti mu !" ucap Boris.


tapi Jhon tidak kunjung sadar dari pingsannya. Boris pun mulai panik,


"Hey bangun !"


"hey sadar hey !"


"Bangun woy !"


"ck dia tidak bangun bangun, tubuhnya terluka parah, apakah dia mati !?"


"Tidakkk....!!! jangan mati dulu gorila bodoh !"


"kau masih berhutang satu permintaan pada ku !" teriak Boris sambil menampar muka Jhon.


plak


plak


plak


*suara tamparan*


"tidak ! selama kau memiliki hutang, tidak akan kubiarkan maut membebaskan mu !"


Boris pun menyeret Jhon ke arah air suci,


"uhhh... sial, dia makan apa aja sih ? kok bisa berat banget" ucap Boris sambil menyeret tubuh Jhon yang besar.


ia pun membasuh tubuh Jhon dengan air itu dan benar saja, perlahan lukanya sembuh dan denyut nadinya mulai muncul kembali.


Byur..!


byur..!!


*suara guyuran air*


"woy bangun woy !" ucap Boris sambil mengguyur muka Jhon dengan air suci.


uhuk !


uhuk !


uhuk !


*batuk*


"hahahahaha ! tidak akan kubiarkan kau mati sebelum melunasi hutang mu !" ucap Boris sambil tertawa puas.


perlahan Jhon membuka matanya.


"ahhh... dimana ini ?" ucap Jhon setengah sadar.


"aduh.. sial, kenapa pipi ku sakit ?" lanjut Jhon sambil melirik ke arah Boris dengan tatapan curiga.


cuit


cuit


cuit


*suara siulan (yasudahlah ya... author gk tau suara siulan seperti apa kalau di eja :P)


Boris pura pura tidak tahu apa apa,


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Hai kakak kakak semuaaaa ! :D


Dikarenakan ini novel pertamaku,


Jadi mohon maaf kalo masih berantakan dan gk jelas :)


aku juga berharap kakak kakak semua mau memberikan saran, agar kedepannya novel ku bisa lebih baik lagi. Terimakasih atas supportnya kak :D

__ADS_1


__ADS_2