Dewa Makhluk Hidup

Dewa Makhluk Hidup
Eps:6 Show off


__ADS_3

"Hey sammy perhatikan, kakak mu ini akan mengajari mu cara berburu dengan benar" bisik Boris kepada Sammy di balik semak belukar.


"baik kak" balas sammy dengan suara yg kecil,


"Perhatikan dan pelajari, inilah cara seorang pemburu profesional membunuh targetnya" ucap boris sambil perlahan mendekati seekor rusa dari belakang.


Boris pun mengendap endap dibelakang rusa yang menjadi target buruannya, ia bersyukur karena ia dulunya adalah seorang pembunuh bayaran, jadi dia bisa membunuh dengan mudah. Boris pun berhenti 3 meter dibelakang rusa itu, dan segera melompat untuk menangkapnya.


"matilah kau rusa bodoh !" teriak boris sambil melompat.


Gubrak


*suara Boris terjatuh*


rupanya setelah Boris melompat rusa itu segera menyadarinya dan lari seketika.


"aduhhh... rusa sialann...!" ucap boris terkapar ditanah.


Boris pun merasa malu kepada Sammy, karena tidak dapat membawakannya makanan.


"maafkan aku singa kecil, aku tidak bisa mendapatkan makanan" ujar Boris sambil menghampiri Sammy


"Tenanglah kak, aku sudah mempersiapkannya" balas Sammy sambil tersenyum.


Rupanya Sammy telah mendapatkan seekor rusa yang ia buru sendiri, melihat akan hal itu Boris pun terkejut dan menanyakan kepada Sammy dari mana ia mendapatkan rusa itu.


"Aku memburunya pada saat kakak mengendap endap dibelakang rusa buruan kakak" ucap Sammy dengan wajah polos dan senyuman kecilnya.


"hadeh... aku tidak habis pikir bagaimana cara mu memburunya, yasudah yang penting sekarang aku bisa membuatkan mu dagin rusa bakar hehehehehe" ucap boris sambil mengambil rusa itu.


kratak


kretak


*suara api unggun"


tak terasa matahari pun terbenam Boris dan sammy duduk di sekitar api unggun yang telah menyala , aroma daging yang dibakar membuat malam itu tambah istimewa. alunan musik jangkrik yang saling bersaut sautan mengisi gelapnya malam,


"huahhh.... enak sekali kak, aku tidak menyangka daging dapat seenak ini" ucap Sammy sambil memakan daging dengan lahap.


"makanlah yang banyak besok kita masih ada perjalanan yang panjang" balas Boris sambil melihat bintang bintang di langit.


"Hey sam, bintang malam ini sungguh indah." lanjut Boris.


"wahh... benar sekali kak, aku ingin sekali tinggal disalah satunya" balas Sammy sambil melihat ke arah bintang bintang.

__ADS_1


"hehhh.... dasar bodoh, kau tidak bisa tinggal di bintang, karena itu ada dilangit. singa tidak bisa terbang." ucap Boris sambil melirik ke arah Sammy.


"tapi kata kakek nenek ku, leluhur para singa tinggalnya dibintang" balas Sammy.


"terserahlah, sebaiknya kau segera tidur. besok kita masih harus berjalan jauh." ucap Boris sambil berjalan menuju tempat tidur dari daun miliknya.


segera setelah itu merekapun tidur, malam pun berlalu dengan tenang diiringi naiknya sang fajar. Boris pun terbangun dan membereskan tempat itu, ia tidak tega membangunkan Sammy pagi pagi sekali.


Setelah beberapa saat, Boris pun selesai membereskan tempat itu dan siap melanjutkan perjalanan. tetapi Sammy masih tertidur, karena tidak mau mengganggunya, Boris pun menggendong sammy di pundaknya dan melanjutkan perjalanan menuju Gunung elang suci.


ditengah perjalanan Sammy terbangun,


"hey pemalas, kau sudah bangun ?" ucap boris.


"huhhh....? kak kita sudah berangkat ?" balas Sammy sambil mengusap matanya.


"iya kita sudah berjalan dari tadi pagi" ucap Boris sambil melanjutkan perjalanannya.


Sammy pun melompat dari pundak Boris dan mulai berjalan sendiri, hari demi hari pun berlalu, pada pagi hari mereka berjalan dan pada sore menjelang malam, mereka istirahat sambil berburu beberapa hewan, menunggu pagi datang.


tak terasa mereka sudah dekat dengan gunung elang suci, puncaknya yang tinggi telah terlihat. melihat hal itu, Boris dan Sammy sangat semangat dan menambah kecepatan mereka agar segera sampai di gunung tersebut.


"ayok ! gunungnya sudah terlihat, naiklah ke pundakku, mari kita berlari ke sana !" ucap boris dengan semangat.


setelah beberapa saat mereka berlari akhirnya mereka pun sampai di kaki gunung.


Hosh..


Hoshhh....


Hoshh...


*suara hembusan nafas*


tapi tak disangka, mereka berlari terlalu semangat sampai sampai mereka kehabisan nafas.


"haduhh... capek sekali, kedepan aku harus melatih stamina ku" ucap boris sambil istirahat.


Mereka pun beristirahat beberapa menit di kaki gunung,


setelah iatirahat, mereka pun langsung mendaki gunung itu.


mendaki gunung seharusnya bukanlah sesuatu yang susah untuk seekor singa, sayangnya Boris tidak memiliki Pengetahuandan pengalaman yang dimiliki seekor singa. oleh karena itu, ia agak kesulitan untuk memanjat, sedangkan Sammy terlihat sangat mahir dalam hal manjat memanjat, ia bergerak dengan leluasa, melompat kesana kemari meninggalkan Boris.


"Hey.. singa kecil tunggu aku.." ucap Boris sambil berusaha keras agar tidak tertinggal.

__ADS_1


tak lama setelah itu, tiba tiba aura di sekitar Boris dan Sammy mendadak Melimpah, Boris pun penasaran dengan kejadian ini, ia segera memeriksa sekitar, tetapi ia tidak menemukan apa pun.


"Hmmm.... sungguh disayangkan, tidak ada harta disekitar sini, tapi kenaikkan tingkat aura disini cuku aneh" ucap Boris sambil Melihat sekeliling.


Mereka pun melanjutkan pendakiannya, diperjalanan mereka menemui banyak sekali tumbuhan tumbuhan yang memiliki aura sendiri.


tapi ada satu bunga yang menarik perhatian Boris, bunga itu berbentung seperti taring hewan buas, dan memiliki warna yang mencolok. bunga itu juga memiliki aura yang paling melimpah dibandingkan sekitarnya.


Boris pun menghampiri bunga itu dan bermaksud untuk memetiknya, tapi pada saat Boris memetik bunga itu, ada seekor gorila yang meneriakinya.


"Hey ! itu bunga ku !" ucap gorila itu sambil menghampiri Boris,


"Hey kembalikan itu padaku, maka aku akan melepaskan mu !" lanjut gorila itu sambil menunjuk bunga yang dipegang oleh Boris.


"benda ini maksud mu ?" Ucap Boris sambil menunjukkan bunganya.


"ya ! itu adalah "Bunga taring api" bunga itu sangat berharga, kau tidak pantas memilikinya !" teriak gorila itu sambil berusaha mengambil bunga itu secara paksa dari tangan Boris.


Tapi karena reflek Boris yang luar biasa, segera setelah gorila itu mengulurkan tangannya, Boris langsung menangkap dan menjatuhkannya.


"kata siapa aku mau memberikannya ? lagi pula aku yang mendapatkannya duluan, jadi aku lah pemilik sah nya !" ucap Boris sambil menahan tubuh gorila yang besar itu.


walaupun badan singa milik Boris tidak sebesar gorila itu, tetapi tenaga yang ia miliki berkali kali lipat lebih banyak dibandingkan gorila itu, hal tersebut dapat terjadi dikarenakan Boris telah menyerap banyak Aura di Tebing ular beracun.


"Hey lepaskan aku ! kau tidak tau siapa aku hah ! aku adalah utusan kelompok tangan besi, jangan macam macam kepadaku, kalau tidak ketua akan menghabisimu !" ucap gorilla itu dengan yakin Boris tidak akan berani menghajarnya.


"Bodo amat !"


Duak !


Duak !!


*suara tonjokan*


"dasar singa gk ada akhlak !" ucap gorilla itu setengah sadar.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Hai kakak kakak semuaaaa ! :D


Dikarenakan ini novel pertamaku,


Jadi mohon maaf kalo masih berantakan dan gk jelas :)


aku juga berharap kakak kakak semua mau memberikan saran, agar kedepannya novel ku bisa lebih baik lagi. Terimakasih atas supportnya kak :D

__ADS_1


__ADS_2