
Duarr !!
(ledakan)
"Sial, suara apa itu !?" ucap Zeke sambil berbalik badan.
Tak disangka ternyata Oliver datang menyelamatkan Boris, ia tahu Boris akan mendatangi Zeke jadi ia mengawasinya untuk berjaga jaga.
"Cih ! dasar kau Tua bangka, aku sudah muak dengan kehadiran mu dikota ku, dan sekarang kau ingin menghalangi pekerjaan ku !? enyahlah dari hadapan ku !" teriak Zeke dengan emosi.
"Paman, buat apa kau kemari ?" tanya Boris
"Heehh.. tentu saja untuk membantu mu mengalahkan si bodoh itu" jawab Oliver dengan yakin.
"Apa yang kalian lakukan ! cepat serang !" perintah Zeke kepada penjaganya.
Hyaaaa....!
(menyerang)
"Baiklah kalau begitu, paman aku mengandalkan mu" ucap Boris sambil maju menyerang penjaga Zeke.
"Haiihh... mengapa paman Oliver bisa ada disini !? seharusnya aku membantu mereka, mengapa jadi mereka yang membantuku" gumam Boris.
Tak butuh waktu lama sampai Boris dan Oliver membereskan seluruh penjaga Zeke
"Tua bodoh, memyerahlah kami sudah menghabisi seluruh penjaga mu" ucap Oliver menodongkan pedangnya pada Zeke.
"Hmmm.... aku dan paman Oliver sudah menghabisi seluruh penjaganya, tapi sepertinya ia tidak panik, apa yang ia akan lakukan ?" ungkap Boris dalam benaknya.
"Hahahahahaha ! Kau kira setelah menghabisi seluruh penjaga ku, kau dapat mengalahkan ku !? mereka hanyalah pajangan, agar tidur malam ku tidak diganggu orang menyebalkan seperti anak itu !" ucapa Zeke dengan angkuh.
"Dasar sombong ! matilah kau !" teriak Oliver sambil maju menerjang Zeke.
"Cih ! sadarilah kemampuan mu !" balas Zeke sambil mengeluarkan pedangnya.
Cing !
Cing !
(Adu pedang)
Mereka pun saling beradu keterampilan berpedang. tak satu gerakan pun yang terlihat lemah, mereka berdua imbang,
"Ooohhh pak tua, kau seperrinya sudah mengasah keterampilan berpedang mu" ucap Oliver.
Hup
(Melompat kebelakang)
Tiba tiba saja Zeke melompat kebelakang, dan menyarungkan kembali pedangnya.
"Hah !? apa yang terjadi, mengapa dia menyarungkan kembali pedangnya !? apakah ia menyerah?" ungkap Boris dalam benaknya
"Hahahahahaha ! Kau tidak akan peenah bisa menghancurkan ku ! matilah kau !" teriak Zeke
Tiba tiba saja, tubuh Zeke mengeluarkan aura membunuh yang sangat kuat, Oliver yang seorang ahli pun merasa tertekan oleh aura Zeke. Matanya memutih menandakan ia mulai kehilangan kesadarannya, tubuhnya perlahan membesar 2x dari sebelumnya.
"Sial ! Boris, lari !" sontak Oliver setelah menyadari apa yang terjadi.
" Ada apa paman !? mengapa kau terlihat panik ?" tanya Boris
"Tidak ada waktu untuk menjelaskan, intinya ia sedang menfgunakan jurus terlarang, pergilah dari kota ini bersama dengan Jordan dan Cecil, ku mohon padamu" balas Oliver memohon kepada Boris.
"Baiklah jika itu kemauan mu paman, tunggulah aku, aku akan datang dan membantu, berhati hatilah paman ! jangan sampai mati !" ucap Boris sambil pergi ke arah kota dengan cepat.
"Hehhh...!! walaupun sudah tua, tapi aku tidak akan mati semudah itu nak" gumam Oliver sambil tersenyum.
Duar !
(ledakan)
"Ahahahahaha ! jangan harap kau dapat meninggalkan tempat ini hidup hidup !" ucap Zeke yang telah sepenuhnya berubah.
Seketika, Zeke melesat ke arah Oliver dengan kecepatan tinggi, dan menghantamkan tinjunya pada Oliver.
Setelah menerima tinju itu Oliver pun langsung tersungkur ke tanah.
Kuakhhkk..
(muntah darah)
"Sialan, mengapa dia bisa menguasai jurus terlarang, aku harus mengulur waktu untuk Boris" gumam Oliver.
"Hahahahaha, inilah perbedaan kekuatan kita Oliver ! kau tidak akan bisa mengalahkan ku !" ucap Zeke tertawa puas.
"Hehh..! bahkan tinju seperti itu tidak akan bisa membunuh seekor anjing !" ucap Oliver sambil berlutut.
"Cih ! lihatlah, kau tidak dapat menerima tinjuku tapi kau masih sempat untuk menghina ku ? hehh.. kau memang tidak pernah berubah Oliver, kau hanyalah seorang ahli tua yang bodoh !" balas Zeke kesal.
"Hahahaha, kalau aku bodoh kau apa ?" ucap Oliver tertawa kecil
"Sialan ! kau yang bodoh !" balas Zeke kesal
"Kau !" ucap Oliver
"KAU !!!" balas Zeke
"Matilah kau pak tua sialan !" lanjut Zeke sambil melompat tinggi.
__ADS_1
"Hehh... dasar bodoh, Aura pelindung !" ucap Oliver sambil mengalirkan seluruh auranya untuk melindungi tubuhnya.
"Heeeh...! naif ! kau pikir kau bisa menghadang tinjuku hanya dengan aura rendahan !" balas Zeke sambil mengarahkan tinjunya pada Oliver.
Boomm..!
(Ledakan)
"Hahahahaha ! terima saja nasib mu ini Oliver !" ucap Zeke tertawa puas.
"Si..sial ! dia terlalu kuat, aku sudah tidak kuat menahannya" balas Oliver
"Hahahaha, Ya ! ya ! teruslah menderita ! aku suka melihat orang lain menderita !" ucap Zeke tertawa keras.
Duarr !!
(pecah)
Karena sudah tidak kuat menahan tinju Zeke, pelindung tubuh Oliver hancur.
Sementara itu, di dalam Kota. Boris sudah menjelaskan seluruh keadaannya pada Jordan, dan Cecil,
"Pamannnn....!!! aku ingin pergi membantu paman !! :""(" teriak Cecil sambil menangis.
"Tidak, aku tidak akan membiarkan mu menghampiri paman Oliver, ia berpesan untuk membawa kalian ke tempat yang aman terlebih dahulu" ucap Boris.
"Tidak tidak tidak ! aku ingin pergi membantu pamannn !" balas Cecil menangis.
"Tenanglah Cecil, memangnya apa yang bisa kau lakukan saat sudah bertemu dengan paman ?" ucap Jordan sambil menahan tangisannya.
"Akuu..."
"Cih ! paman tidak ingin kita membebani pertarungannya, jadi sebaiknya kita mengikuti arahannya." lanjut Jordan.
"Heehhh...! bocah dialan ini bisa bersikap dewasa juga rupanya" ungkap Boris dalam benaknya.
"Sudahlah, Cepat ikut aku ke tempat yang aman" ucap Boris kepada mereka berdua.
Duarrr....!
Booommm..!!!
Jederr..!!!
(ledakan dimana mana)
"Sial, apakah kota diserang !?" ucap Boris terkejut.
"Kak, ada apa ini !?" tanya Cecil
"Tidak apa apa, ayo sebaiknya kita cepat pergi" jawab Boris sambil membawa mereka berdua.
"Sial ! ayo cepat, sepertinya Zeke sudah menggila" balas Boris
"Apakah ini artinya paman sudah..... Sial !" ungkap Boris dalam benaknya.
"Jordannn !! Cecilll !!! diaman kaliann ! Hahahahaha ! keluarlah !" teriak Zeke dari kejauhan.
"Kakkk, aku takuttt.." ucap Cecil sambil memeluk Jordan.
"Tenanglah, aku akn melindungi mu apapun yang terjadi" balas Jordan sambil tersenyum
"Bagus, akhirnya mereka bisa tenang" benak Boris.
Setelah berlari cukup jauh, mereka pun akhirnya bisa melihat gerbang kota.
"Akhirnya, kita bisa keluar dari kota ini" gumam Boris.
Duarr !!!
(ledakan)
Tiba tiba saja terjadi ledakan tepat dihadapan mereka,
"Hahahahaha ! akhirnya kutemukan kalian !"
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Info Dunia Saat Ini :
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
>Tingkat Pelatihan Tubuh :
(Rendah/Menengah/Tinggi/Puncak/Master)
• Pasir
• Tanah
• Kayu
• Batu
• Bumi
• Langit
• ???
__ADS_1
>Tingkat Pelatihan Aura :
(Rendah/Menengah/Tinggi/Puncak/Master)
• Pasir
• Tanah
• Kayu
• Batu
• Bumi
• Langit
• ???
>Tingkat Senjata Sihir :
• Buruk
• Rendah
• Menengah
• Tinggi
• ???
• ???
• ???
• Elemental
>Jenis Batu Roh :
(Rendah/Menengah/Tinggi/Puncak)
• Lumpur
• Pasir
• Tanah
• Bumi
• Langit
• Bintang
• ???
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Quiz !!!
Pertanyaan :
Apakah Oliver sudah meninggal ?
A. Sudahhh !!!!
B. Gk tau thorrr !!!
C. Belummm lahhh !!
(Quiz berlaku sampai up selanjutnya)
Jangan lupa dijawab yaaa :D
Siapa tau bisa ketebak, Kalau ada 5 orang yang jawab benar, Author bakal up 3 Chapter sekaligus !!!
Gimana gimana ? asik kan ? ayooo buruan jawab hehehehehe.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Jawabn quiz sebelumnya:
D. Oliver
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Yahhh... gak ada yang jawab benar :( jadi dengan terpaksa author gk jadi up 3 chptr.
ayooo... ajak teman temannya untuk ikut quiz nya biar bisa up !!!
Peace :D
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Hai kakak kakak semuaaaa ! :D
Dikarenakan ini novel pertamaku,
Jadi mohon maaf kalo masih berantakan dan gk jelas :)
aku juga berharap kakak kakak semua mau memberikan saran, agar kedepannya novel ku bisa lebih baik lagi. Terimakasih atas supportnya kak :D
__ADS_1
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=