Dewa Makhluk Hidup

Dewa Makhluk Hidup
Eps:7 Show off (Pt.2)


__ADS_3


Boris : using Berserk Armor.


Spoiler dikit ehehehehehehe



Segera setelah meangkap gorila itu, Boris pun mengikatnya dan mengintrogasinya.


" hey gorila bodoh cepat katakan padaku, siapa kau." ucap Boris dengan tatapan yang dingin.


"dasar singa jelek ! nama ku Jhon bukan gorila bodoh !" teriak gorila itu.


"hey.., kurasa kau tidak tahu keadaan, sekarang akulah yang memegang kendali disini. bahkan jika dewa datang ke sini, ia tidak dapat menghentikan ku untuk membunuh mu" ucap boris sambil tersenyum licik.


Rupanya gertakan Boris berhasil, dan Jhon pun merasa terintimidasi, keringat bercucuran dari kepalanya.


"jadi nama mu adalah Jhon, baiklah aku akan melepaskan mu jika..."


"jika apa ? cepat katakan padaku, aku akan melakukan apapun" balas Jhon dengan muka memelas.


"jika kau dapat memberitahuku, apakah ada harta yang luar biasa tertinggal di dalam gunung ini?" ucap boris sambil tersenyum kecil.


rupanya pada saat sebelum Borks dam Sammy menemukan Bunga taring api, mereka melihat rombongan Gorila sedang menuju ke gunung yang mereka daki.


"baiklah aku akan mengatakannya, tapi sebaiknya kau menepati janji mu, karena kalau tidak.."


"kalau tidak apa ! sebaiknya kau jangan membuang buang waktu ku yang berharga Jhon, kalau tidak kau tidak akan pernah melihat matahari lagi" potong Boris dengan wajah yang serius.


"baiklah... baiklah... maafkan aku master, rombongan yang tadi kau lihat adalah rombongan kelompok tangan besi, kami mendengar gosip bahwa di gunung ini ada sebuah sumber air suci rahasia yang ditinggalkan oleh para dewa kuno." ucap Jhon dengan keadaan terikat.


"sumber air suci ? apa itu ?" tanya Boris dengan wajah penasaran.


"sungguh !? kau tidak tahu apa itu air suci ? kau ini sudah bertapa selama ribuan tahun atau bagaimana, masa air suci saja tidak tahu" Teriak Jhon.


Boris pun hanya tertawa kecil,


"hehehehehe, aku hanya sedang mengetes mu Jhon, jadi katakanlah apa saja yang kau tahu tentang Air suci" ucap boris kepada Jhon.


"air suci adalah ekstrak dari aura bumi yang sangat sangat murni,. saking murninya, air suci tidak dapat disimpan disembarang tempat, ia harus disimpan di suatu tempat yang disegel dengan aura yang kuat, air murni memiliki khasiat yang baik bagi tubuh makhluk hidup, ia bisa memperbaiki susunan tulang, mempervaiki sel tubuh dan memperkuat kulit. tapi lain cerita jika yang kau temia adalah Sumbernya, dikatakan bahwa sumber air suci memiliki kemurnian yang melebihi air suci biasanya, dan ada rumor mengatakan ia bisa mengubah seseorang menjadi sekuat dewa" jelas Jhon kepada Boris.


"hmmm.... aku harus mendapatkan sumber air ini agar kelak aku bisa membalaskan dendam ku kepada orang yang telah membunuh ku" ucap Boris dalam hati.


"baiklah aku sudah mengatakan semuanya, sekarang lepaskan aku" ucap Jhon kepada boris


"Heeehh.... siapa bilang aku akan melepaskan mu sekarang ? aku hanya bilang akan melepaskan mu, tapi tidak bilang kapan, hehehehehe" Balas boris sambil tertawa puas.

__ADS_1


"dasar kau singa tidak ada akhlak ! berani beraninya kau menipu ku !" teriak Jhon dengan ekspresi marah.


Duak !


Duak !!


*suara tonjokan*


"sepertinya kau masih tidak tahu siapa yang memegang kendali disini, cepat antarkan aku ke Sumber air itu dan setelah itu aku akan melepaskan mu" Balas Boris dengan tatapan yang tajam


lagi lagi gertakan Boris berhasil, karena Jhon merasa terancam ia pun segera menunjukkan lokasi sumber air suci itu,


"baiklah... baiklahh... jangan pukul aku lagi, aku akan mengantarkan mu" ucap Jhon kepada Boris.


Jhon pun segera menunjukkan jalannya, mereka mendaki gunung lebih cepat dari sebelumnya karena tidak mau terkejar oleh rombongan kelompok Tangan besi.


dilain tempat, rombongan tangan besi telah sampai di kaki gunung dan sedang menunggu kembalinya para pengintai yang telah berjalan duluan untuk memeriksa sekitar gunung.


"hormat kepada ketua" ucap para pengintai yang dikirim oleh ketua tangan besi.


"mengapa hanya kalian berempat yang kembali, kemana Jhon ?" ucap Ketua tangan besi sambil menatap para pengintai dengan tajam. bersamaan dengan tatapan itu, tiba tiba muncul tekanan yang sangat kuat yang membuat gorila disekitarnya merasa tertekan.


"JAWAB !!!" teriak Ketua gorila tersebut


"maaf ketua, kami tidak mengetahui dimana keberadaan kakak pertama" ucap salah satu gorila.


"cepat cari dia ! aku akan mendaki gunung ini perlahan, sebaiknya kalian menemuinya sebelum aku sampai di sumber air, atau kalian semua akan ku lenyapkan, paham !" Balas sang ketua dengan ekspresi kesal.


para gorila pengintai itu pun segera mencari Jhon, mereka mencari keseluruh gunung.


"apa yang sebenarnya Jhon pikirkan ?" gumam ketua tangan besi itu.


"kaetua tenanglah, aku yakin Jhon tahu apa yang ia lakukan" balas penasehat ketua tangan besi untuk menenangkan sang ketua.


"semoga yang kau katakan benar, kalau tidak aku sendiri yang akan memenggal kepalanya" ucap ketua tangan besi.


sementara para pengintai mulai mencari, Boris dan Jhon sudah hampir sampai,


"huammm..... hei bodoh, apakah masih jauh ?" ucap Boris sambil menguap


"namaku Jhon !!! tidak sebentar lagi kita sampai, tapi bisakah kalian melepaskan ikatan ku terlebih dahulu, ini sangat menggangu." balas Jhon sambil menunjukkan ikatan di tangnnya.


"dalam mimpi mu ! enak saja, nanti setelah ku lepaskan pasti kau akn kabur" ucap Boris sambil memandang Jhon.


"dasar pelit"


Duak !

__ADS_1


Duak !!


*suara tonjokkan*


"sepertinya kau tidak ada kapok kapoknya"


ucap Boris sambil memukul Jhon dengan keras.


beberapa saat setelah itu, mereka menjumpai tembok tinggi yang menghalangi jalan mereka.


"hey apakah kau bercanda !? ini jalan buntu ! kau ingin menipu kami ya !" ucap Boris sambil mengambil ancang ancang untuk memukul Jhon.


"hey tenanglah dulu, aku pun tidak tahu mengapa kita berakhir di jalan buntu, aku sudah mengikuti semua arahan yang diberikan dari kelompok ku" balas Jhon sambil menenangkan Boris.


"hmmm... mungkin ada pintu rahasia disini" ucap Boris sambil memperhatikan sekitarnya


setelah beberapa menit mereka mencari, tetap saja tidak menemukan apa pun.


"arghh... mengapa tidak ada sama sekali !" teriak Boris dengan ekspresi kesal.


Kruk...


*suara gesekan batu*


tiba tiba muncullah sebuah jalan masuk yang cukup sempit.


"heyy... dari mana datangnya pintu ini ?" ucap Boris kaget.


"apakah kau yang membukanya Jhon ?" lanjut Boris.


"bukan, aku pun tidak tahu dari mana pintu ini muncul" balas Jhon.


"kak aku tadi menginjak batu, lalu pintu itu terbuka. apakah aku melakukan hal yang salah ?" ucap Sammy dengan wajah polosnya.


"Wahhh... Sammy ! kau memang singa keberuntungan ku, sini cium dulu :3" Balas Boris sambil memeluk Sammy dengan erat.


"hahahahahaha.... hentikan itu kak, itu sangat menggelikan" ucap Sammy sambil turun dari pelukan Boris.


merekapun segera memasuki gua kecil itu.


"hmmm.... jadi kakak pertama telah mengkhianati kita. adik kedua, cepat lapor pada ketua, aku, adik pertama, dan adik ketiga akan masuk kedalam."


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Hai kakak kakak semuaaaa ! :D


Dikarenakan ini novel pertamaku,

__ADS_1


Jadi mohon maaf kalo masih berantakan dan gk jelas :)


aku juga berharap kakak kakak semua mau memberikan saran, agar kedepannya novel ku bisa lebih baik lagi. Terimakasih atas supportnya kak :D


__ADS_2