Dewa Makhluk Hidup

Dewa Makhluk Hidup
Eps:5 Pertemuan yang mengubah takdir Pt.2


__ADS_3

Boris pun melanjutkan perjalanannya, ia melewati gunung, lembah, hutan, sungai dan pada akhir ia tiba di Tebing ular beracun.


Begitu ia sampai ia berkeliling di sekitar untuk mencari si tua Sam, di sana terlihat sangat menakutkan, kebanyakan tumbuhan sudah layu dan banyak pepohonan yang berbentuk menyeramkan.


" hmmm.... ini cukup menyeramkan untuk dilihat, tapi kenapa tempat ini dinamai tebing ulat beracun ? padahal dari tadi aku tidak melihat ular sama sekali" ucap boris dalam hati


ia pun terus menyusuri tempat itu, hingga tiba tiba ada sebuah rawa yang menarik perhatiannya. Boris pun menghampiri rawa itu, tapi ia merasa ada hal yang ganjil.


"hey tunggu dulu mengapa air rawa yang di ujung sana beekilauan ?" ujar boris sambil mengamatinya,


ia pun sangat penasaran dengan air rawa itu, oleh sebab itu ia memutuskan untuk menyelam kedalamnya.


Semakin dekat Boris dengan sumber cahaya itu, maka semakin Panas pula badannya. saat sudah dekat ia merasa seperti terbakar oleh api, tapi hal itu tidak membuat Boris menyerah karena samar samar ia melihat sumber cahaya tersebut.


tak disangka rupanya Sumber cahaya tersebut adalah sebuah peti yang terbuat dari kayu, anehnya setelah Boris memegang peti itu, ia tidak merasakan panas lagi. Boris pun membawa peti itu kepermukaan karena ia pikir itu adalah Harta karun.


"hahahahaha, aku sungguh beruntung hari ini mendapat harta karun. tapi mengapa peti ini terlihat biasa saja tetapi dapat mengeluarkan aura yang sangat luar biasa itu ? ucap boris terkagum kagum.


"entahlah apa pun itu pasti luar biasa." ujar Boris.


Boris merasa sangat beruntung karena peti tersebut tidak terkunci, pada saat ia menyentuh peti itu seketika ia merasakan tekanan, panas yang luar biasa, dan setruman listrik yang begitu menyiksa.


sontak ia langsung melepaskan peti itu dan meniup niup tangannya.


Huft...


Huft.....


Huft..


*hembusan nafas*


"sial peti ini sangat berbahaya, aku bahkan tidak tahan untuk memegangnya selama 1 detik pun. pasti didalamnya mengandung harta yang sangat hebat, aku tidak akan menyerah, teman temanku pasti menunggu ku" ucap Brois sambil mengepalkan kedua tangannya.


tanpa basa basi ia pun langsung menyentuh peti itu lagi, dengan segera tekanan, panas, dan aliran listrik yang tadi ia rasakan menyebar ke seluruh tubuhnya.


walaupun terasa sangat menyakitkan ia tetap bertahan.


"Aarrggghhhhhhh........!!!"


"aku tidak boleh menyerah"


"Terbukalah pati sialan !!!" teriak Boris,


Seketika ia terlempar kebelakang dengan keadaan tubuh yang sekarat, tubuhnya gosong, terjadi pendarahan dimana mana, dan bulu bulunya habis terbakar. ia tidak sanggup lagi untuk bergerak.


"apa ini akhir dari perjalanan ku ?"


"heh.. sungguh menyedihkan" ucap boris dalam hati. saat ini ia merasa sangat tidak berguna, ia menyesal tidak dapat bertemu teman temannya lagi.


Slurp..


Slurp.....


slurp...


*suara jilatan*


tiba diambang hidup dan matinya, Boris merasa geli dibagian hidungnya. "apa ini rasanya mati ? sungguh aneh" ucap Boris dalam hati. tiba tiba saja bersamaan dengan rasa geli itu energinya terisi kembali,


ia pun membuka matanya dan...


"Arghhh...!"


"Singa kecil !!!" teriak Boris sambil melompat ke belakang, seketika setelah melompat ia langsung roboh kembali, karena yang pulih hanyalah energinya, sedangkan tubuhnya masih terluka berat .

__ADS_1


perlahan singa kecil itu pun menghampiri Boris dan mulai menjilatinya lagi,


"hahahahaha hey hentikan itu menggelikan" ucap Boris sambil tertawa kecil.


"hey singa kecil kali ini aku berhutang budi pada mu, aku akan membalasnya nanti" ucap Boris sambil tersenyum.


Perlahan energi Boris terkumpul kembali, dan lukanya mulai membaik. setelah cukup kuat untuk berdiri, Boris pun perlahan menghampiri peti tersebut dan membukanya.


kali ini ia tidak merasakan apa pun, ia pun segera membuka penutup peti itu dan benar saja, di dalamnya ternyata ada harta yang sangat berharga. "Jubah raja binatang" setelah melihat Jubah itu ia tidak dapat berkata apa apa, ia sangat senang.


"Wow !! Jubah yang sangat bagus, pasti ini memiliki efek yang sangat luar biasa, hmmm.... tapi terlalu mencolok sebaiknya aku simpan dulu" ucap Boris sambil memasukkannya kedalam kantung yang diberikan oleh Dobi.


"tunggu apa itu ?" Boris melihat sesuatu yang berkilauan dari sudut peti itu, ia pun segera melihatnya dan ternyata itu adalah sebuah buah yang bersinar, ia pun bertanya tanya buah macam apa yang bersinar.


karena penasaran, ia pun memakan buah itu. setelah memakan buah itu ia tidak merasakan apa pun, oleh sebab itu ia menghabiskannya.


"Cih...! ternyata buah biasa yang berkilauan, aku kira harta yang luar biasa." ujar boris.


setelah itu ia pun berjalan menghampiri singa kecil, tiba tiba saja ia merasa semua badannya gatal. cairan hitam yang diiringi aroma busuk keluar dari seluruh permukaan tubuhnya, tubuh Boris retak dan mengeluarkan sinar yang sangat menyilaukan mata.


dan seketika,


Boom...


tubuh Boris meledak dan muncullah sebuah sosok seperti manusia yang diselimuti sinar yang sangat menyilaukan, ia mengambang ngambang diatas tubuh Boris,


Woooshh....


*suara angin*


dengan sekejap mata ia melesat ke langit setelah beberapa detik, ia melesat kembali kebawah diiringi dengan kilatan petir yang mengelilinginya.


Duar...


Duar.....


sosok itu melesat dengan kecepatan tinggi, ia mengarah ke tubuh Boris yang telah terluka parah.


Booommm....!!!


*suara hantaman*


seketika Sosok itu memasuki tubuh Boris dan Boris seperti memiliki tubuh baru,


ia memiliki badan yang tegak dan dapat berdiri bagaikan manusia, tetapi muka dan kulitnya tetap seekor singa.


"Mulai sekarang, aku adalah Boris yang baru !"


teriak boris, sambil Tersenyum lebar. ia merasa sangat energic dan senang karena tubuhnya kini seperti manusia lagi, jadi ia lebih terbiasa.


"hey singa kecil, terimakasih banyak. tanpamu aku paati sudah menjadi pecundang yang mati karena kebodohannya sendiri" Ucap boris sambil memeluk singa kecil.


"aku ingin ikut dengan mu kak" ucap singa kecil itu.


"baiklah aku sangat senang kau menga.."


"Ehhh....!!!! kau bisa bicara !?" Boris terkejut karena ini pertama kalinya singa kecil berbicara kepadanya.


Pletak !


*suara hantaman tangan*


"Dasar hewan bodoh, kalo bisa bicara kenapa tidak dari awal, aku jadi seperti orang bodoh sekarang !" ucap Boris sambil memukul kepala singa kecil perlahan.


"Aduh.. kak sakit, entahlah aku tiba tiba bisa bicara" balas singa kecil sambil mengusap usap kepalanya.

__ADS_1


"Hmmm.... apakah kau terkena efek sinar tadi ya" ucap Boris dengan ekspresi kebingungan.


"yahh... terserah kau saja, baiklah kalau kau ingin ikut dengan ku, aku akan senang ada teman bicara diperjalanan" lanjut Boris sambil tersenyum lebar.


"Yeay... asik.. asikk.." singa kecil kegirangan.


"tapi sebelum itu, aku ingin bertanya siapa nama mu singa kecil ?" tanya Boris kepada singa kecil.


"Hmm... nama itu apa kak ?" balas ainga kecil dengan lugunya.


"hadehh.... baiklah, kalau kau tidak memiliki nama, aku akan memberikan mu nama Sammy, kelak kau akan membantu ku dalam perkembangan ku" ucap Boris sambil mengangkat Sammy di pundaknya.


"yayyy, sekarang namaku Sammy :D" ucap singa kecil sambil tersenyum.


Boris pun memulai langkahnya yang baru dengan teman, tubuh, dan Senyuman yang baru.


"oke ternyata si tua Sam sedang tidak ada di Tebing ular beracun, hmm..... sekarang sebaiknya kita kemana yaa....?" ucap boris sambil berjalan meninggalkan tebing ular beracun.


"hmmm mungkin aku akan pergi ke gunung elang suci, namanya terdengar keren apakah ada pusaka tersembunyi juga disana ?" lanjut boris sambil sambil mengusap usap dagunya.


"kak Boris aku lapar, bisakah kita mencari makan terlebih dahulu ?" keluh Sammy sambil memelas.


"hahhh.... baiklah kita sudah berjalan cukup lama, kita aka beristirahat disekitar sini." ucal Boris sambil berjalan perlahan mencari tempat istirahat yang nyaman.


"Kak Boris ! sepertinya disini nyaman untuk dijadikan tempat beristirahat" teriak Sammy dari kejauhan.


"Baiklah kita akan istirahat disana !" balas Boris sambil teriak.


mereka pun menyiapkan tempat tidur dari dedaunan sekitar, dan mengumpulakn kayu bakar untuk membuat api unggun.


Kruyuk.....


Kruyuk........


Kruyuk...


*suara perut Sammy*


"hehehehe sepertinya perutku sudah tidak tahan lagi kak" ucap sammy sambil tersenyum malu.


"Segitu laparnya kah kau ? baiklah mari kita berburu beberapa hewan dan aku akan memanggangnya" balas Boris sambil melihat keadaan sekitar.


"Dibakar ? buat apa kak, kan langsung saja sudah enak" balas Sammy.


"heh... kau harus merasakan masakan ku, dulu aku cukup berbakat dalam memasak" balas Boris.


"Hmmm....? memasak apa itu ?" tanya Sammy dengan polosnya.


"Hadeh sepertinya ada banyak hal yang harus kau pelajari mulai sekarang Sammy, sudahlah nanti juga kau tahu, ayo pergi !" balas Boris dengan semangat.


"baiklah kak Boris ayooo..!!" ucap Sammy sambil melompat kegirangan.


sejak saat itu hubungan mereka pun semakin dekat.


"mereka akhirnya memulai perburuan pertama mereka"


"kau harus terus memperhatikan mereka"


"baik tuan"


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Hai kakak kakak semuaaaa ! :D


Dikarenakan ini novel pertamaku,

__ADS_1


Jadi mohon maaf kalo masih berantakan dan gk jelas :)


aku juga berharap kakak kakak semua mau memberikan saran, agar kedepannya novel ku bisa lebih baik lagi. Terimakasih atas supportnya kak :D


__ADS_2