
"Jordan, Cecil, berlindunglah beberapa meter dibelakang ku" ucap Boris panik.
"Sial, padahal sedikit lagi bisa keluar, merepotkan saja" benak Boris.
"Hahahahaha ! sebelumnya kau terlihat sangat percaya diri, tapi mengapa sekrang kau ketakutan anak muda ?" ucap Zeke tertawa keras.
"Kak, ayo kita lari, kita tidak akan bisa menghadapi walikota Zeke" Cecil ketakutan
"Hey singa bodoh, kau tidak dapat mengalahkannya, ayo kita lari" lanjut Jordan.
"Hahahaha lari !? jangan mimpi !" teriak Zeke sambil mengeluarkan bola bola aura yang berterbangan dibelakang tubuhnya.
"Heehh...! kau lumayan juga pak tua" puji Boris.
"Cih ! sudah mau mati masih sombong, terimalah ajal mu !" ucap Zeke sambil mengangkat tangannya dan mengayunkannya ke arah Boris.
"Hantaman 1000 Meteor !"
Seketika setelah mengayunkan tangannya, bola bola aura yang awalnya tidak bergerak, tiba tiba saja melesat dengan cepat ke arah Boris.
"Kak Borisss...!" teriak Cecil menangis di belakang Boris.
"Singa sialan ! jangan tinggalkan kami !" lanjut Jordan sambil menutup matanya.
"Heehh...!"
Duarr..!!
Duarr.!
Duarrr..!!!
(ledakan berulang)
"Hahahahaha, itulah yang kau dapat jika menyinggung orang yang salah !" ucap Zeke tertawa lantang.
"Kak Boriss...!" teriak Cecil menangis.
"Sudahlah Cecil, dia sudah mati, mari kita kabur selagi Zeke tidak melihat" balas Jordan sambil memeluk Cecil.
"Heehh..! kau sangat kejam Jordan, sebelumnya kau bilang jangan meninggalkan kalian, tapi sekarang kau bilang aku sudah mati, dasar kau sialan" ucap Boris tiba tiba
Tak disangka, Boris mampu menghadang bola aura Zeke murni dengan kekuatanfisiknya saja.
"Kak Boriss..!! aku kiraa... aku kiraa.. kau.." ucap Cecil sambil berlari memeluk Boris .
"Tenanglah Cecil, aku akan melindungi kalian" balas Boris sambil tersenyum.
"Cih ! aku kira kau sudah mati" potong Jordan dengan muka kesal.
"Tangguh juga kau anak muda, bagaimana jika kau menjadi bawahan ku saja ?" tanya Zeke kepada Boris.
"Aku bawahan mu ? mati saja kau !" jawab Boris dengan ekspresi yang mengintimdasi.
"Tapak Suci !"
Tanpa basa basi lagi, Boris langsung mengeluarkan jurus tapak sucinya.
Duar !
(ledakan)
"Arghh... sial, anak muda kau jangan main main kepada kuu !!" teriak Zeke sambil melepaskan aura membunuhnya yang sangat kuat, dan karena tubuhnya tidak dapat lagi menahan aura yang kuat itu, seketika tubuh Zeke berevolusi menjadi binatang iblis dan saat itu juga ia kehilangan kesadarannya.
"#!?,j1&@(?¡im!?"
Zeke sudah sepenuhnya kehilangan kesadarannya, disekujur tubuhnya tumbuh sisik dan tanduk.
"Heehh..! dan sekarang kau menjadi iblis yang sesungguh nya pak tua, jangan salahkan aku bertindak kasar" ucap Boris dengan tatapan yang jijik.
"Kaakk... makhluk apa itu !? dimana Zeke ?" tanya Cecil terkejut.
"Entahlah, yang penting kalian menjauhlah dari sini secepatnya, aku akan mengurusnya." balas Boris sambil tersenyum kepada Cecil dan Jordan.
"Ayo Cecil kita pergi" ajak Jordan
"Baiklah"
"Singa Bodoh, kau jangan sampai kalah" teriak Jordan sambil membawa Cecil menjauh.
"Heehh..! dasar anak bodoh" gumam Boris sambil tersenyum.
"!(!@&a8¿¡m@!"
"Apapun yang kau katakan, aku tidak akan mengerti bodoh ! jadi jangan berbicara lagi didepan ku !" ucap Boris sambil berlari kearah Zeke.
"Tinju Singa Api !"
Tiba tiba aura yang berbentuk tinju berapi keluar dari lengan Boris.
Boomm...!
__ADS_1
(ledakan)
Zeke pun terlempar jauh. saat Boris hendak menghampirinya, Zeke tiba tiba melesat dengan cepat dan berniat menggigit Boris. untung saja Boris dengan cepat menghindar.
"Cih bahkan disaat saat terakhir mu, kau tetap menjijikan" ucap Boris dengan wajah kesal.
Zeke pun terus terusan melompat kesana kemari dengan kecepatan tinggi, hal itu membuat Boris kebingungan karena ia tidak dapat meninju Zeke dengan benar.
"Dasar pengecut, kemarilah, mari adu tinju dengan ku !" ucap Boris kesal.
Duak !
Duakkk...!!!
Duaakk..!!
(tinjuan)
Saking cepatnya, Boris tidak sempat menghindari serangan Zeke.
"Sial, dia terlalu cepat. Bagaimana cara ku menyerangnya" ucap Boris kesal.
Duak !
(tinjuan)
Boris terkena pukulan keras yang membuatnya terjatuh.
"Argghh...! aku harus mencari cara secepatnya."
"Ooohh.. ya ! tentu saja, aku harus memakai itu sekarang !"
Boris memejamkan matanya, ia berusaha berkonsentrasi dan mengalirkan seluruh auranya pada satu titik, karena Boris terus menerus menekan auranya, hal itu menyebabkan ledakan aura yang sangat besar sehingga hampir setengah kota hancur.
"Sial, aku berlebihan, semoga para warga sekitar sudah dievakuasi" ucap Boris.
"#^@(#&$@(!?" gumam Zeke
"Zeke, terimalah takdir mu, matilah !" teriak Boris sambil meledakkan tubuh Zeke dengan auranya.
Zeke pun mati ditangan Boris, tak terasa mereka sudah bertarung hingga pagi, Boris pun pergi mencari Cecil dan Jordan.
"Cecil ! Jordan !" teriak Boris sambil berkeliling kota.
"Kaakk ! kami disini !" balas Cecil sambil tersenyum.
"kalian tidak apa apa ?" tanya Boris.
"Kak, kau sungguh hebat ! Kau tadi seperti booomm..! dan Zeke arhhh... dan, dan dia Duarrr !!" ucap Cecil dengan semangat.
"Hahahaha itu bukanlah apa apa" ucap Boris
Tak disangka, karena tindakan perlawanan Boris, para warga sangat senang dan menganggapnya sebagai pahlawan.
"Pahlawan, kami berterimakasih kepadamu karena kau sudah membebaskan kami dari orang itu" ucap salah satu warga
"Ahhh... tidak apa apa" balas Boris tersipu malu.
"Pahlawan, ini, kami tidak tahu cara kami membalas mu, jadi kami hanya bisa memberikan beberapa uang dan bahan makanan" ucap warga lainnya.
"Ahhh.. kalau begitu berikan saja kepada Jordan dan Cecil" balas Boris.
"Kaaakkk...! tapi itu semua untuk mu, kami tidak dapat mengambilnya." teriak Cecil
"Ambil saja bahan makanan itu Cecil, dia memberikannya dengan tulus kepada mu" ucap Oliver yang tiba tiba muncul dengan luka dimana mana.
"Paman !!! kau baik baik saja ?" serentak Jordan dan Cecil
"Aku baik baik saja, aku hanya terluka sedikit" balas Oliver.
"Paman, ku kira kau sudah mati" ucap Boris sambil tertawa kecil.
"Cih ! dasar kurang ajar, kalau aku tahu kau sekuat itu, aku tidak akan datang membantu mu !" balas Oliver kesal.
"Hahahahaha ! paman terlalu menilai ku tinggi, lagi pula, paman sendirilah yang tiba tiba datang kepada ku" ucap Boris sambil tertawa puas.
"Sudahlah, Mari kembali kerumah, aku lelah" balas Oliver.
"Mari kami bantu paman" ucap Jordan dan Cecil membantu Oliver berjalan.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Info Dunia Saat Ini :
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
>Tingkat Pelatihan Tubuh :
(Rendah/Menengah/Tinggi/Puncak/Master)
• Pasir
__ADS_1
• Tanah
• Kayu
• Batu
• Bumi
• Langit
• ???
>Tingkat Pelatihan Aura :
(Rendah/Menengah/Tinggi/Puncak/Master)
• Pasir
• Tanah
• Kayu
• Batu
• Bumi
• Langit
• ???
>Tingkat Senjata Sihir :
• Buruk
• Rendah
• Menengah
• Tinggi
• ???
• ???
• ???
• Elemental
>Jenis Batu Roh :
(Rendah/Menengah/Tinggi/Puncak)
• Lumpur
• Pasir
• Tanah
• Bumi
• Langit
• Bintang
• ???
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Jawabn quiz sebelumnya:
C. Beluuummm....!!!!
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Yahhh... gak ada yang jawab benar :( jadi dengan terpaksa author gk jadi up 3 chptr.
ayooo... ajak teman temannya untuk ikut quiz nya biar bisa up !!!
Peace :D
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Hai kakak kakak semuaaaa ! :D
Dikarenakan ini novel pertamaku,
Jadi mohon maaf kalo masih berantakan dan gk jelas :)
aku juga berharap kakak kakak semua mau memberikan saran, agar kedepannya novel ku bisa lebih baik lagi. Terimakasih atas supportnya kak :D
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
__ADS_1