Dewa Makhluk Hidup

Dewa Makhluk Hidup
Eps:16 Masalah Baru


__ADS_3

5 hari pun berlalu sejak Boris dan kawan kawannya mendapatkan hak atas "Gunung Elang Suci" mereka sangat antusias untuk membangun tempat tinggal. Tak satu hari pun mereka habiskan untuk istirahat, sementara Jhon dan pasukan Jubah hitam sibuk membangun, Boris melatih ilmu bela diri yang diberikan oleh senior elang kepadanya.


"Hmmm.. jurus - jurus ini sungguh luar biasa, tapi dari mana senior elang mendapatkannya ?" gumam Boris sambil menjejerkan buku buku bela diri tersebut.


Total ada 4 buku yang diberikan oleh senior elang, yang pertama "Langkah Malam", yang kedua "Buku Panduan Aura Dewa", "Pelatihan Ilahi", dan yang terakhir "Tinju Surgawi"


Masing - masing jurus dapat dilatih hingga 10 tingkatan dari 1-10, semakin tinggi tingkatan suatu suatu jurus maka semakin kuat dan sekaligus susah untuk di tingkatkan.


"Sebaiknya aku berlatih buku "Pelatihan Ilahi" terlebih dahulu agar memiliki dasar yang kuat" ucap Boris sambil mengambil buku "Pelatihan ilahi"


"Ooohh ya, hampir lupa, senior elang juga memberikan ku beberapa pil penguat jiwa, mungkin aku dapat melatih "Pelatihan ilahi" bersamaan dengan memakan pil penguat jiwa ini." lanjut Boris sambil duduk, memakan pil penguat jiwa, dan mulai mengikuti metode pelatihan ilahi.


Hari silih berganti, tapi Boris masih belum menampakkan dirinya, ia masih menjalani pelatihan tertutup.


" Mengapa kak Boris belum keluar kak Jhon ?" tanya Sammy kepada Jhon


"Entahlah aku pun mengkhawatirkannya" jawab Jhon sambil memperhatikan kearah gubuk yang ditempati Boris.


"Hmph.., padahal aku ingin memperlihatkan jurus baru yang sudah ku latih dengan keras" ucap Sammy dengan murung.


"Mengapa ia belum keluar juga ya ? apa jangan jangan terjadi sesuatu dengan kak Boris !?" Jhon pun panik.


"Kita harus degera mencek keadaan kak Boris" Ucap Sammy kepada Jhon.


Mereka Berdua pun menghampiri gubuk Boris, saat hendak membuka pintunya..


Woosh..


*suara angin*


Seketika Sam muncul didepan mereka dan menghalangi untuk masuk menemui Boris.


"Jangan bertindak gegabah ! murid ku sedang melakukan pelatihan tertutup, jika ia diganggu maka nyawanya akan terancam." ucap Sam dengan dingin.


"Hehehehe maaf guru, kami hanya khawatir dengan keadaan kak Boris, kalau ada guru yang mengawasinya maka kami tidak akan khawatir lagi." ucap Boris sambil perlahan mundur.


"Ayo Sammy, kita pergi dan melanjutkan pekerjaan kita" lanjut Jhon sambil menarik Sammy.


"Huaaa... aku ingin menemui kak Boris" ucap sammy sambil menangis.


"Sudah sudah, nanti ku belikan eskrim" ucap Jhon sambil menyeret Sammy yang tidak ingin pergi.

__ADS_1


5 Bulan pun terlewat begitu saja, pembangunan tempat tinggal sudah hampir selesai sepenuhnya, tapi hingga sekarang Boris masih belum menunjukkan batang hidungnya sekalipun. Hingga suatu saat, si tua Sam ingin pergi ke suatu tempat untuk menemui teman lamanya, ia menitipkan Boris dan gunung itu kepada Jhon dan bawahannya. ia juga memberikan pesan, "Jika Boris sudah selesai berlatih, berikan ia ini" ucap Sam, dan setelah itu ia pun langsung pergi.


Jhon pun menyimpan Benda yang berupa kunci tersebut dengan hati hati.


1 tahun berlalu, kehidupan di gunung itu sangat damai. mereka juga sudah membentuk beberapa kelompok untuk mengurus gunung, dikarenakan tempat itu sangat luas. Jhon memutuskan untuk terus membangun tempat itu, dan akhirnya terciptalah sebuah desa kecil. ia sangat senang atas pencapaiannga itu, tapi ia juga merindukan saudaranya Boris yang tak kunjung keluar dari gubuk tempat ia berlatih.


Setiap sore hari, Jhon dan Sammy pergi ke depan pintu gubuk Boris. mereka sangat menantikan momen momen dimana Boris membuka pintu itu dan..


Ceklek..


*suara pintu terbuka*


"Ehhh... ngapain kalian diam didepan pintu ?" ucap Boris dengan ekspresi bingung.


"Tidak apa apa, aku hanya merindukan mu kak" balas Jhon dengan nada sedih.


"Ehh.. KAK BORIS !?!?! KAPAN KAU KELUAR !?!?" teriak Jhon sambil berlari kearah Boris.


"KAK BORISSS !!! AKU MERINDUKAN MU !!" lanjut Sammy sambil berlari dan melompat ke tubuh Boris.


"Aduhh.... Sammy kau makin besar saja." ucap Boris tersungkur ditanah.


"KAK BORIS KAU MEMBUAT KU KHAWATIR !!!" ucap Jhon sambil ikut melompat ke arah Boris.


*suara hantaman*


"Sialan kau gorila bodoh !" ucap Boris lemas.


"Maafkan aku kak, aku terlalu semangat hehehehehe." balas Jhon sambil membantu Boris berdiri.


Duak !


*suara pukulan*


"Dasar kau gila ! kau ingin membunuh ku hah !?" ucap Boris sambil memukul Jhon dengan sangat keras sampai ia pingsan.


"Huaaa.... kak Boris ku kira kau tidak akan pernah keluar dari tempat itu" ucap Sammy sambil menangis haru.


"Hahahaha tenanglah, aku tidak akan meninggalkan kalian sendirian" balas Boris sambil tertawa kecil.


"Baguslah kak, karena kau sudah keluar, mari kita adakan pesta yang meriah bersama dengan seluruh anggota Jubah Hitam" ucap Jhon sambil menarik tangan Boris.

__ADS_1


Jhon pun segera membawa Boris ke aula utama untuk mengadakan pesta dadakan, dan memanggil seluruh anggota Jubah hitam.


"Perhatian semuanya ! Kak Boris sudah keluar dari pelatihan tertutupnya, oleh karena itu mari kita berpesta habis habisan malam ini !" ucap Jhon dengan antusias.


Malam itu pun mereka berpesta pora, merakayakan selesainya sesi pelatihan Boris. Mereka menikmati malam itu dengan musik, makanan, dan tarian. Boris pun terkejut dengan perubahan yang dibuat oleh Jhon, bangunan bangunan besar, tembok dan menara pengawas, dan beberapa kelompok seperti, penjaga, koki, pengumpul herbal, dll.


Ditambah lagi, jumlah pengikut mereka bertambah banyak, dan dari berbagai ras. Boris tidak dapat berkata apa apa lagi, hanya senyuman bangga yang terpampang diwajahnya saat ini, ia bersyukur memiliki daudara seperti Jhon.


"Kak, kemarilah sebentar" ucap Jhon menyuruh Boris naik ke penggung.


"Semuanya perhatikan aku sebentar, beberapa dari kalian pasti mengenali sosok di sebelah saya ini, perkenalkan ia adalah kak Boris, pendiri dari kelompok Jubah hitam, ia juga yang menunjuk ku sebagai ketua. jadi kalian wajib menghormatinya sebagai pemiliki kelompok Jubah hitam sekaligus pemiliki seluruh gunung ini" ucap Jhon menyombongkan.


psst


psstt..


*bergumam*


"Hehh... emang siapa dia?"


"Entahlah aku juga tidak mengenalinya"


"Tapi ketua Jhon bilang dia pemilik kelompok ini sekaligus gunung ini juga"


"Tapi mengapa Ketua Jhon sangat menghormatinya, emang sehebat apa singa itu ?"


Banyak anggota baru Jubah hitam yang masih belum menerima keberadaan Boris,


"Heehhh... sebaiknya kalian jangan meremehkan kekuatan dari pemilik, dulu pada saat aku masih memimpin kelompok tangan besi yang sekarang bernama kelompok Jubah hitam, aku dikalahkan olehnya dengan satu jurus saja, jadi sebaiknya jangan mencari masalah jika ingin hidup damai disini" ucap Boyle yang ternyata telah diangkat menjadi ketua kelompok 1.


Sebelum Boris menyelesaikan latihannya, Jhin telah membagi kelompok Jubah hitam menjadi 10 kelompok, masing masing kelompok memiliki ketuanya masing masing.


"Salam Ketua Boyle, tapi itu kan dulu, pasti dengan kekuatan mu yang sekarang, dapat mengalahkannya hanya dengan satu jurus juga ketua" ucap salah seorang anggota baru.


"Entahlah dia sudah menjadi sekuat apa sekarang" ucap Boyle dengan serius.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Hai kakak kakak semuaaaa ! :D


Dikarenakan ini novel pertamaku,

__ADS_1


Jadi mohon maaf kalo masih berantakan dan gk jelas :)


aku juga berharap kakak kakak semua mau memberikan saran, agar kedepannya novel ku bisa lebih baik lagi. Terimakasih atas supportnya kak :D


__ADS_2