
//Scene Athena, Shun, Kiki menaiki tangga di kuil Zodiak//
(Kiki terkejut)
Kiki: "Ini ... Cosmo Ikki menghilang! "
Athena: "Ikki ..."
Kiki: "Kita harus membantunya!"
Shun: "Jangan melihat kebelakang! Kiki!"
Kiki: "Tapi ... "
Shun: "Kakakku bilang untuk menyerahkannya padanya ... Aku percaya padanya"
Athena: "Shun ..."
Shun: "Dia adalah burung Phoenix, dia adalah burung abadi yang akan terus bangkit apapun yang terjadi"
Kiki: "Hehe, kau benar. Jika begitu ayo kita bergegas"
Athena: "Iya"
Shun: "(Kakak, kupercayakan padamu)"
(Mereka pun melanjutkan perjalanan)
//Scene didepan kuil Aries//
Ikki terkapar tak sadarkan diri akibat serangan dari Bellerophon. Terlihat api milik Ikki mulai padam
Bellerophon: "Phoenix ..."
(Bellerophon berdiri menatap Ikki)
Bellerophon: "Kau adalah ksatria yang hebat ... Namamu akan selalu ku ingat"
(Disaat Bellerophon akan berjalan pergi, tiba-tiba ia merasakan sesuatu)
Bellerophon: "Huh?! ... Phoenix??"
Api Ikki yang semula terlihat akan padam, seketika membesar kembali. Dan tiba-tiba, warna api Ikki berubah menjadi hitam!
Bellerophon: "(Aura ini! ... Dewa?? ... Tidak mungkin, apa ini benar-benar kekuatan dari Phoenix?!)"
Ikki: "..."
(Ikki mulai berdiri kembali)
Berserker(Flame): "Phoenix!! Dia masih hidup! Ayo habisi dia selagi dia belum pulih sepenuhnya!"
(Seluruh Berserker(Flame) maju menyerang Ikki bersamaan)
Bellerophon: "Tunggu!"
Berserker(Flame): "Matilah kau! Phoenix!!!"
Disaat para Berserker(Flame) menyerang Ikki, Ikki langsung melompat ke atas dengan cepat. Ikki melompat sangat tinggi. Diketinggian seperti itu, Ikki melemparkan ''bulu" dari ekor Phoenix kepada seluruh Berserker(Flame) dengan sangat cepat. Bulu-bulu ekor Phoenix itu mengenai seluruh Berserker(Flame), dan seketika seluruh Berserker(Flame) terbakar oleh api hitam, dan mereka langsung lenyap menjadi abu.
*Note: di Cloth Phoenix ada ekornya kan, nah ekor kesusun dari beberapa benda sehingga jadi ekor, nah benda-benda itu yang dilempar Ikki.
Bellerophon: "Tidak mungkin!"
Ikki: "..."
Bellerophon: "Para Berserker ... Seketika ..."
__ADS_1
(Ikki turun ke tanah)
Bellerophon: "Dari mana kau kau dapat kekuatan seperti ini??!!"
Ikki: "Entahlah ..."
Bellerophon: "?!"
Ikki: "Ini seperti ... Kekuatan Phoenix yang sesungguhnya ... Aku merasakan seperti kekuatan ini berbicara padaku"
Bellerophon: "Berbicara katamu?!"
Ikki: "Kekuatan ini seperti berbicara 'Akan kulindungi dengan kekuatan ini'!!"
Bellerophon: "Jangan sombong kau! Kau tidak akan bisa melawan kekuatan dari 'Surga'!!!"
Ikki: "Mungkin kau harus tau satu hal ..."
Bellerophon: "Huh??"
Ikki: "... Aku tidak percaya pada Dewa!"
Bellerophon: "Apa katamu!!!"
(Ikki berjalan perlahan kearah Bellerophon)
Bellerophon: "Kau akan mendapat hukuman, Phoenix!!"
Ikki: "..."
Bellerophon: "*HEAVENS RING*!!!"
Bellerophon menyerang Ikki dengan lingkaran cahaya. Ikki melempar satu bulu ekor Phoenix ke arah lingkaran cahaya tersebut. Bulu itu mengenai lingkaran cahaya tersebut, dan membakar lingkaran cahaya tersebut, seketika lingkaran cahaya itu terbakar oleh api hitam dan menghilang.
Bellerophon: "Apa?!!"
Ikki: "..."
(Bellerophon merasa emosi)
Kali ini Bellerophon mengeluarkan 5 lingkaran cahaya sekaligus. Bellerophon mengarahkan lingkaran cahaya itu dari berbagai arah, lingkaran cahaya itu berputar-putar disekitar Ikki dan mengarah kepadanya. Ikki membuka telapak tangannya, lalu dia berputar 360° sambil menghempaskan tangannya. Terciptalah dinding api hitam disekitar Ikki, seperti tornado. Lalu kelima lingkaran cahaya itu mengenai api hitam tersebut dan lenyap ... Bellerophon hanya terdiam melihat apa yang dilakukan Ikki. Ikki berjalan semakin dekat menuju Bellerophon. Wajah Bellerophon sangat ketakutan dan badannya pun gemetar.
Ikki: "Hukuman katamu?! ... Konyol ..."
(Bellerophon hanya terdiam ketakutan dihadapan Ikki)
Ikki: "Kau bilang itu hukuman? ... Bagaimana jika begini ..."
Bellerophon: "??"
Ikki: "Aku akan memberikan pelajaran kepada para Dewa!!"
Bellerophon: "???!!!!"
Ikki melancarkan pukulan kepada Bellerophon. Tetapi pukulannya meleset kesisi kanan Bellerophon, dan membuat daerah di sisi kanannya terbakar api hitam. Bellerophon hanya tertegun melihat serangan Ikki. Ikki tersenyum dan Ikki pun pingsan dan jatuh ke tanah tak sadarkan diri.
Bellerophon: "Huff ... Huff ... Huff ... "
(Bellerophon bernafas terengah-engah)
Bellerophon: "(Phoenix ... Apa kau bersungguh-sungguh dengan perkatanmu tadi??)"
(Bellerophon mengangkat tangannya ke atas)
Bellerophon: "Phoenix ... Orang sepertimu tidak akan dimaafkan oleh Dewa, karena itulah ... Setidaknya, penderitaanmu akan kuakhiri sekarang!!!"
Disaat Bellerophon bersiap mengakhiri Ikki, tiba-tiba sebuah tombak emas mengarah padanya. Bellerophon menghindar.
__ADS_1
Bellerophon: "Ughhh ... Siapa disana?!!"
???? : "Hmm ... Kau bisa memanggilku pria tua, walaupun wajahku tidak setua itu"
Bellerophon: "Itu! ... Gold Cloth!!!"
(Bellerophon terkejut melihat seseorang memakai Gold Cloth)
???? : "Namaku adalah Dohko, Libra Dohko!"
Bellerophon: "Apa?!! Bukankah kalian para Gold Saint telah disegel oleh para Dewa Olympus?!!"
Dohko: "Sepertinya kalian terlalu meremehkan kami"
Bellerophon: "Tchhh!!"
Dohko: "Api hitam ya ... Itu mengingatkanku pada seseorang di masa lalu"
Bellerophon: "Libra!!"
Dohko: "Tidak akan kubiarkan kau menyerang orang yang sedang tidak berdaya. Selain itu ..."
(Dohko tersenyum)
Dohko: "Bukan hanya aku, kami akan ikut dalam pertarungan"
Bellerophon: "Kami?, katamu??"
*Scene-scene para Gold Saint
//Scene Mu & Aldebaran//
Mu: "Sesuai dengan perintah pimpinan, kita akan pergi ke tempat para musuh dengan serangan jarak jauh"
Aldebaran: "Ya, kita akan menghabisi mereka semua!"
//Scene
Deathmask & Aphrodite//
Deathmask: "Tchh, ada apa dengan Saga itu, dia pergi sendirian ... Dia seperti pak tua itu saja"
Aphrodite: "Biarkan saja dia, kita lakukan saja tugas kita"
Deathmask: "Dia itu kenapa sih, dia bilang 'Aku tidak sendirian' ... Padahal dia pergi sendirian, apa dia sedang sakit"
//Scene Milo, Shura, & Camus//
Milo: "Apa baik-baik saja kita membiarkan Roushi sendirian?"
Shura: "Biarkan saja, orang tua itu bisa mengurus dirinya sendiri"
Camus: "Kita akan maju ke baris depan, tugas kita yang paling berbahaya"
Shura: "Berbahaya? Hmph ... Itulah tempat yang kucari"
//Scene Aiolia & Aiolos//
Aiolia: "Kakak, apa kau yakin dengan apa yang kau rasakan?"
Aiolos: "Iya, aku merasakan keberadaan lain selain para pasukan Ares di Sanctuary ini"
Aiolia: "Kira-kira apakah itu?"
Aiolos: "Aku juga tidak tau, untuk itu kita akan pergi ke tempat yang tinggi ... Sekarang semuanya sedang bertarung, karena itulah kita juga"
Aiolia: "Ya, Kakak"
__ADS_1
🔸Kekuatan Phoenix yang bangkit "kembali" ... Selain itu, Para Gold Saint telah memasuki pertempuran ... Akan seperti apakah jalannya pertempuran? ...
▪️▪️▪️ To Be Continue