Dewa Olympus Vs Saint Athena

Dewa Olympus Vs Saint Athena
kepercayaan


__ADS_3

//Scene di Kuil Ares, Mount Olympus//


Saga dan Dohko berhasil masuk. Mereka berhadapan dengan Ares dan pasukannya. Mereka juga terkejut melihat Kamui Athena dipajang disana


Dohko: "Kamui milik Athena katamu?!!"


Saga: "Ya ..."


Dohko: "Bagaimana bisa Kamui Athena ada pada Ares?!"


Saga: "Aku sendiri tidak tau hal ini"


Dohko: "Bukan hanya satu, ada tiga Kamui diatas ruangan ini"


(Dohko & Saga masih kebingungan)


Ares: "Itu benar, ketiga Armor itu adalah Kamui ... Kamui milik Athena, Poseidon dan Hades"


Saga: "Apa?! Kamui milik tiga Dewa Olympus?!!"


Dohko: "Aku mengingat sesuatu"


Saga: "Huh??"


Dohko: "Sebelumnya Shiryu berkata sesuatu kepada Athena. Dia bilang bahwa Poseidon tidak dalam kekuatan penuhnya, dia membutuhkan Kamui miliknya ... Shiryu bilang bahwa Poseidon meminta kepada Athena untuk menemukan Kamui miliknya"


Saga: "Bagaimana bisa kau mempunyai ketiga Kamui itu, Ares?!!"


Ares: "Apa itu penting bagimu?"


Saga: "Tchh!!"


Ares: "Baiklah, akan kuberi tau"


(Saga & Dohko mendengarkan)


Ares: "Setelah Titanomachy selesai, Zeus membagi kekuasaan kepada para Dewa Olympus lainnya, seperti Poseidon berkuasa akan laut, Hades berkuasa didunia bawah, Athena berkuasa atas bumi, Zeus berkuasa di Olympus ... Setelah semuanya mendapat itu, semua Kamui, terutama para Dewa yang tidak tinggal di Mount Olympus, Kamui mereka disimpan di Mount Olympus"


*Note: Titanomachy adalah nama perang antara Para Titan melawan Para Dewa Olympus di era Mitologi


Saga: "Dan yang menyimpannya itu ..."


Ares: "Itu benar, sebagai Dewa Perang, aku diberi kepercayaan untuk menyimpan ketiga Kamui itu"


Dohko: "Jadi begitu ya"


Ares: "Athena yang tidak memakai Kamuinya, tidak akan punya kesempatan!"


(Raut wajah Saga & Dohko berubah menjadi serius)


Ares: "Sepertinya ini sudah cukup ..."


Saga: "???"


Ares: "Kalian akan menyadari arti dari keputusasaan"


Dohko: "Apa?!"


Ares: "Mari kita mulai ... Phobos"


Phobos: "Baiklah, Ayah"


Phobos memberikan aba-aba kepada pasukan Berserker. Beberapa Berserker terbang ke atas ruangan. Saga & Dohko bersiap siaga


Dohko: "Berhati-hatilah Saga!"


Saga: "Ya"


(Saga & Dohko menatap beberapa Berserker yang terbang tersebut)


Ares: "Akan kuberi tau sesuatu ... Bagiku, Kuil ini tidak apa-apa jika hancur, karena ini bukan apa-apa dibanding ambisi ku yang sebenarnya"

__ADS_1


Saga: "?!!"


Dohko: "?!!"


Phobos: "Lakukan! ... Berserker Calamity!!"


Berserker(Calamity) yang terbang tersebut membuat badai didalam ruangan tersebut. Terlihat awan guntur, angin kencang, dan petir disana.


*Note: Divisi Calamity, Berserker dengan kekuatan bencana alam. Jumlahnya hanya 10 orang.


Saga: "Ughh!"


Dohko: "Kekuatan apa ini?!"


Phobos: "Serang!!"


Saga: "!!!"


Dohko: "!!!"


Angin badai dan petir tersebut mengarah kepada Saga & Dohko. Dari luar Kuil, terlihat bahwa serangan Berserker(Calamity) itu menghancurkan bagian depan Kuil dari dalam, efek serangannya sampai keluar kuil.


//Scene di jalan menuju Kuil Dionysus, Mount Olympus//


Shun, Aiolia, dan para pasukan Saint sedang dalam perjalanan menuju Kuil Dionysus


Shun: "Aiolia, apa kau yakin meninggalkan Mu dibelakang?"


Aiolia: "Ada apa, Shun?"


Shun: "Mu menghadapi Angel sendirian, Angel itu terlihat cukup kuat, aku khawatir padanya"


Aiolia: "Ingatlah kembali apa yang dikatakan Mu sebelumnya"


Shun: "Huh??"


(Shun mengingat kejadian sebelumnya)


*10 menit sebelumnya


//Scene di jalan menuju Kuil Dionysus, Mount Olympus//


Disini terlihat seorang Angel menghadang Shun, Aiolia, Mu, dan para Pasukan Saint lainnya.


Shun: "Dia ...!"


Aiolia: "Angel ya ..."


(Mereka melihat ke langit, ke arah Angel tersebut)


Aiolia: "Dia menghalangi jalan kita"


Shun: "Kita harus mengalahkannya"


(Tiba-tiba Angel tersebut menyerang para Saint dengan serangan cahaya)


Shun: "?!!"


Aiolia: "Gawat!"


(Serangan tersebut tertahan sesuatu)


Aiolia: "Huh??"


Shun: "Ini ..."


Terlihat Mu berada didepan para Saint. Dia menahan serangan Angel tersebut dengan Dinding Kristal.


Aiolia: "Mu!"


????: "...."

__ADS_1


Mu: "Aiolia, kalian pergilah terlebih dahulu"


(Raut wajah Mu sangat serius dan dingin)


Aiolia: "Mu ..."


Shun: "Kita harus menghadapinya bersama!"


Mu: "Jangan seperti anak kecil, Shun!!"


(Shun agak tersentak)


Mu: "Ini adalah perang, kemenangan yang utama disini!"


Shun: "Tapi ..!"


Mu: "Akulah yang harus melawan dia"


Aiolia: "(Mu ...)"


(Aiolia memegang bahu Shun)


Shun: "Aiolia ..."


Aiolia: "Kita serahkan ini kepada Mu"


Shun: "Tapi ..."


Aiolia: "Mu memiliki keyakinan akan ini, dia tidak akan kalah"


(Shun terdiam melihat Mu)


Aiolia: "Inilah yang kita sebut 'kepercayaan' ... Bukankah itu kekuatan kalian para Bronze Saint ...?"


Shun: "Aiolia ..."


Mu menatap Aiolia, Aiolia menganggukan kepalanya kepada Mu. Tiba-tiba Aiolia, Shun dan pasukan Saint berpindah tempat kebelakang Angel tersebut.


Shun: "Mu ..."


Aiolia: "(Mu ... Pastikan kau menyusul)"


(Shun menatap Mu)


Aiolia: "Ayo kita pergi!"


Shun: "Ya"


Saint: "Ya!!"


Aiolia, Shun dan pasukan Saint pergi terlebih dahulu menuju Kuil Dionysus


[Flashback-End]


*Kembali ke waktu sekarang


//Scene di jalan menuju Kuil Dionysus, Mount Olympus//


Shun, Aiolia, dan pasukan Saint menuju Kuil Dionysus


Aiolia: "Kita serahkan belakang kita kepada Mu ..."


Shun: "Aiolia ..."


Aiolia: "Kita harus fokus dengan apa yang ada didepan kita"


Shun: "Tentu saja"


🔹Aiolia meyakinkan Shun ... Mereka bertempur dengan sesuatu di hati mereka ... Kepercayaan satu sama lain ...


▪️▪️▪️ To Be Continue

__ADS_1


__ADS_2