
//Scene Milo menuju Kuil Aphrodite, Mount Olympus//
Milo berlari menyusul Aphrodite yang berlari terlebih dahulu.
Milo: "Aphrodite itu, dia pergi terlebih dahulu, bisakah dia bersabar sedikit"
(Milo berbicara dengan jengkel)
Milo: "Mungkin lain kali aku harus melumpuhkan dia agar bisa tenang"
(Tiba-tiba terdengar sesuatu jauh didepan Milo)
Milo: "Huh, ada apa didepan sana?"
Milo berlari kedepan untuk melihat apa yang terjadi, dan ternyata sedang terjadi pertempuran disana.
Milo: "Huh?? Itu kan ..."
(Milo melihat orang yang bertempur tersebut)
Milo: "Aphrodite!"
Aphrodite: "Yo, Milo"
Milo: "Kau ini, seharusnya kau bersabar sedikit"
Aphrodite: "Kita bisa bahas itu nanti, lebih baik kau bantu aku mengurus dia"
Milo: "???"
(Milo melihat seseorang bersayap dilangit)
????: "Hoo, satu lagi Saint Athena ya ..."
Milo: "Dia ..."
Aphrodite: "Dia menghalangi jalanku menuju Kuil"
(Orang tersebut turun ke tanah)
????: "Namaku adalah Aeneas, Angel"
Milo: "Angel ..."
Aeneas: "Aku tidak akan membiarkan kalian menuju kuil Aphrodite-sama"
Aphrodite: "Mungkin kau harus lebih sopan, karena itu adalah namaku"
Aeneas: "Diam kau, kalian adalah makhluk rendahan yang berani menentang dewa, kalian akan mendapat hukuman"
Aphrodite: "Sayang sekali, aku tidak akan mendapatkan itu kembali"
(Aphrodite tersenyum-senyum)
Aphrodite: "Milo, sepertinya kita harus bekerja sama untuk mengalahkannya"
Milo: "Ya, itu langkah terbaik"
Aphrodite: "Jika begitu aku akan mengalihkannya, setelah itu kau langsung serang!"
(Aphrodite maju terlebih dahulu)
Milo: "Oy tunggu Aphrodite, setidaknya berikan aba-aba"
Aphrodite maju menyerang terlebih dahulu, kemudian Milo menyerang setelahnya.
Aphrodite: "*ROYAL DEMON ROSE*!"
(Aeneas dapat menghindari serangan)
Aphrodite: "Sekarang!"
Aeneas: "?!!"
Milo: "*SCARLET NEEDLE*!!"
(Aeneas mencoba menghindar, tetapi beberapa serangan Milo mengenainya)
Aeneas: "Ughh!"
Milo: "Berhasil"
Aeneas: "Tchh!"
Milo: "Bagus, sekarang ..."
Aphrodite: "Aku pergi terlebih dahulu oke ..."
Milo: "Oyy!!"
__ADS_1
Aphrodite pergi terlebih dahulu meninggalkan Milo menuju Kuil Aphrodite. Milo agak kesal dibuatnya
Milo: "Dia! Memang sejak awal merencanakan ini!"
(Aeneas kembali berdiri dengan tegap)
Milo: "Sepertinya aku harus mengurus dia dulu sebelum mengejar si Aphrodite itu"
Aeneas: "Serangan yang lumayan, itu cukup membuat diriku merasa sakit"
(Aeneas menatap Milo)
Aeneas: "Siapa namamu?"
Milo: "Milo ... Scorpio Milo"
Aeneas: "Milo ya ... Aku akan menunjukan kekuatanku padamu, lebih baik kau bersiap"
Milo: "Baiklah, lagi pula aku harus membereskanmu terlebih dahulu untuk lewat"
Aeneas dan Milo saling meningkatkan kekuatan mereka. Mereka bersiap-siap untuk bertarung
//Scene di Kuil Aphrodite, Mount Olympus//
????: "Aphrodite-sama, sepertinya ada seseorang yang menuju kemari"
G. Aphrodite: "Begitu ya, sambut dia"
*Note: "G. Aphrodite" itu Godddes Aphrodite, kalo "Aphrodite" aja itu Pisces Aphrodite ... Biar gak ketuker oke
Aphrodite berjalan dan akhirnya dia melihat sebuah kuil didepannya. Bangunan pada kuil itu dipenuhi dengan ornamen-ornamen kristal.
Aphrodite: "Kuil yang sangat indah, jadi inikah Kuil Dewi Kecantikan"
(Aphrodite berjalan memasuki Kuil)
Aphrodite: "Huh?? ..."
(Aphrodite mendengar sebuah musik)
Aphrodite: "Musik apa ini??"
(Aphrodite merasakan sesuatu)
Aphrodite: "Hmph, keluarlah, tidak perlu bersembunyi"
Aphrodite: "Heh"
(5 orang menunjukan diri kehadapan Aphrodite)
????: "Kami adalah Melodios, pasukan Aphrodite-sama"
Aphrodite: "Jadi musik ini berasal dari kalian ya ..."
*Note: Melodios ini pasukan wanita, armornya berhias pernak-pernik kristal warna-warni, kelimanya memegang Lyra (alat musik)
Aphrodite: "Kebetulan, bisakah kalian mengantarku kepadanya?"
Melodios: "Aphrodite-sama bilang untuk menyambut kedatanganmu"
(Para Melodios memainkan Lyra nya)
Melodios: "*ROAD TO HEAVEN*"
Aphrodite: "Huh, apa ini? Dimana aku??"
Melodios: "Kau akan menuju tempat yang sangat indah ..."
Aphrodite yang mendengar musik tersebut berhalusinasi membayangkan sebuah tempat yang sangat indah, taman bunga.
Melodios: "Kau akan menuju tempat Impianmu selama ini"
(Para Melodios tersenyum dingin)
Melodios: "(Dengan ini otakmu akan bekerja semaksimal mungkin untuk membayangkan hal tersebut, setelah otakmu mencapai batas, kau akan mati ... Itu benar, mati dengan kebahagiaan)"
Aphrodite: "Aku akan menuju tempat impianku ..."
Melodios: "Itu benar, gapailah tempat itu"
Aphrodite: "Begitu ya, tapi sayang sekali, keindahan sesungguhnya tidak dapat digambarkan sebagai suatu tempat ..."
Melodios: "?!!!"
Tiba-tiba muncul sebuah batang tanaman dari tanah, dan batang tersebut melilit semua Melodius. Para Melodios pun tidak bisa memainkan Lyra nya kembali karena pergerakannya diikat batang tersebut.
Melodios: "Apa ini?!!"
Aphrodite: "Ini adalah batang dari bunga mawar"
__ADS_1
Melodios: "Kau! Sejak kapan?!! ..."
Aphrodite: "Sejak aku memasuki kuil aku menaburkan benih mawar dibawah disekitar kakiku, awalnya kukira kalian akan menyerang secara fisik, tidak kuduga kalian akan menggunakan sebuah melodi seperti ini untuk menyerangku"
Melodios: "Tchh!!"
Aphrodite: "Nah, sekarang bisakah kalian memberi tau ku dimana Dewi Kecantikan berada??"
Melodios: "Kau kira kami akan memberi tahumu!"
Aphrodite: "Wow, seorang wanita tidak boleh berkata kasar seperti itu ... Coba kalian lihat apa yang tumbuh pada batang itu"
Para Melodios melihat disebelah leher mereka, dan terlihat sebuah mawar merah tumbuh dari batang itu
Melodios: "Ini, Bunga mawar merah!"
Aphrodite: "Itu benar, bunga mawarku itu memiliki bagian yang tajam ... Bukankah disekitar leher itu terdapat urat nadi ...?"
Melodios: "Sialan kau!"
Aphrodite: "Aku tidak akan menyakiti kalian, selama kalian memberi tau ku keberadaannya"
Dewi Aphrodite sedang duduk mendengarkan musik yang dimainkan para Melodius. Lalu dia merasakan kehadiran seseorang kedalam ruangannya
G. Aphrodite: "???"
(Terdengar sebuah langkah kaki)
Melodios: "Aphrodite-sama"
(Para Melodios berjajar didepan Dewi Aphrodite untuk melindunginya)
G. Aphrodite: "Jadi kau bisa sampai kemari ya ..."
Aphrodite: "Begitulah"
(Aphrodite memasuki ruangan)
Aphrodite: "Jadi anda adalah Dewi Kecantikan ... Sungguh kecantikan yang luar biasa"
(Aphrodite terpesona melihatnya)
G. Aphrodite: "Siapakah namamu?? Bukankah tidak sopan berbicara tanpa mengenalkan nama terlebih dahulu"
Aphrodite: "Maaf atas kelancanganku, aku adalah Saint Athena, Pisces Aphrodite"
G. Aphrodite: "Hoo, jadi kau mempunyai nama yang sama sepertiku"
Aphrodite: "Itu benar, namaku terinspirasi dari nama anda. Anda adalah simbol kecantikan diseluruh dunia ini"
G. Aphrodite: "Jadi apa tujuanmu datang kemari?"
Aphrodite: "Aku ingin menemui anda secara langsung ... Aku ingin melihat kecantikan anda"
G. Aphrodite: "Begitu ya ... Sepertinya kau cukup memahami arti sebuah kecantikan, mengapa kau tidak bergabung saja dalam pasukanku?"
Aphrodite: "Itu adalah sebuah kehormatan bagiku, untuk bisa bersama Dewi Kecantikan"
(Dewi Aphrodite tersenyum)
G. Aphrodite: "Jadi bagaimana menurutmu?"
Aphrodite: "Itu bagus juga, tidak pernah terbayangkan akan hal ini"
G. Aphrodite: "Heh"
Aphrodite: "Tapi sayang sekali ..."
G. Aphrodite: "Huh??"
Aphrodite: "Aku tidak bisa membiarkan kalian para Dewa memusnahkan manusia, bagiku itu tidaklah indah"
G. Aphrodite: "Hoo, jadi kau akan melawanku??"
Aphrodite: "Yaa, aku akan menunjukan keindahan yang melebihi perkiraanmu"
Aphrodite bersiap untuk bertempur, dia memegang bunga mawar merah dikedua tangannya dan menggigit satu bunga mawar merah dimulutnya.
G. Aphrodite: "Jika begitu, bersiaplah wahai Saint Athena"
(Para Melodius bersiap memainkan alat musiknya)
Aphrodite: "Tentu saja"
G. Aphrodite: "Mari kita mulai pertunjukannya ..."
🔹Aphrodite menemui Dewi Kecantikan secara langsung ... Aphrodite bersiap melawan pasukan Melodios ... Pertunjukan dimulai
▪️▪️▪️ To Be Continue
__ADS_1