Dewa Olympus Vs Saint Athena

Dewa Olympus Vs Saint Athena
persiapan


__ADS_3

//Scene di Kuil Athena//


Athena dan para Saint bersiap menuju Mount Olympus. Seluruh Saint menempelkan kertas Segel Athena di tangan mereka. Athena bersiap membuka portal dimensi. Para Gold Saint menggabungkan kekuatan untuk membantu Athena membuka portal dengan meningkatkan Cosmo mereka.


Athena: "Ayo semuanya!"


Aiolos: "Tingkatkan Cosmo kalian!"


Gold Saint: "Ya!!"


(Terlihat cahaya emas sangat berkilauan disana)


Shiryu: "Lu-luar biasa! ..."


Ikki: "Cosmo yang sangat besar!"


Seiya: "Huh?! ..."


(Sekilas, Seiya melihat bayangan Cloth para Gold Saint berubah dibalik kilauan cahaya)


Seiya: "Ini ..."


(Portal dimensi pun terbuka)


Mu: "Kiki! Bersiaplah!"


Kiki: "Baik, Mu-sama!"


(Mu dan Kiki bertugas memindahkan semua Saint kedalam Portal Dimensi)


Aiolos: "Bersiaplah kalian!"


Saint: "Ya!!"


Athena dan seluruh Saint berpindah kedalam Portal Dimensi tersebut. Terjadi guncangan yang cukup hebat didalam dimensi tersebut.


//Scene didalam Dimensi//


Seluruh Saint sedikit kesulitan mempertahankan posisi


Kiki: "Whaa ...!"


Marin: "Jadi, ini jalur dimensi para Dewa ...!"


Jabu: "Tekanannya sangat besar!"


(Aiolos berbicara)


Aiolos: "Jangan panik semuanya! ... Kita semua dilindungi Segel Athena, selama kita menyatukan Cosmo kita, kita akan berhasil!"


Semua Saint berkonsentrasi menyatukan kekuatan. Akhirnya tubuh mereka dapat stabil di dimensi tersebut. Para Gold Saint memimpin didepan, dan Athena berada dibelakang para Gold Saint ... Semuanya fokus dan beberapa dari mereka sedang mengingat persiapan mereka sebelumnya.


[Flashback-Begin]


Sebelum pergi menuju Mount Olympus, paginya, seluruh Saint melakukan persiapan.


*scene-scene para Saint di Sanctuary


//Scene di Kuil Pope//


Beberapa Saint berkumpul di kuil Pope untuk mendiskusikan rencana.


Aiolia: "Kita akan membahas sebuah rencana"


Deathmask: "Rencana ya ..."


Aphrodite: "Ya, kita butuh itu"


Milo: "Apa semua sudah disini?"


Aldebaran: "Mu sedang berada di kuil Aries bersama Kiki, Aiolos sedang berkeliling mengecek seluruh Sanctuary dan Shura pergi sendirian entah kemana"


Milo: "Lalu Shiryu??"


Shun: "Shiryu dan Roushi pergi menghadap Athena, Shiryu bilang dia akan melapor pada Athena"


Shaka: "Melaporkan apa?"


Shun: "Sebelumnya Hyoga dan Shiryu pergi ke Atlantis, untuk meminta bantuan pada Poseidon"


(Para Gold Saint terkejut)


Camus: "Poseidon katamu?!"


Deathmask: "Oy oy, apa kau serius??"


Aiolia: "Lalu bagaimana hasilnya?"


Shun: "Entahlah, tapi melihat dari wajah Shiryu, sepertinya berhasil"


Shaka: "Poseidon ya ... Jika ini membantu, aku tidak masalah"


Camus: "Lalu dimana Hyoga? Bukankah seharusnya dia kembali bersama Shiryu?"


Shun: "Shiryu bilang, Hyoga sedang beristirahat di Atlantis"


Camus: "Begitu ya ..."


Milo: "Tenang saja Camus, Hyoga itu kuat, kau tidak perlu khawatir"


Shun: "Itu benar, Hyoga pasti akan menyusul nanti"


Camus: "Ya, aku yakin kepadanya"


Aiolia: "Ngomong-ngomong, dimana Ikki?"


Shun: "Kakakku sedang beristirahat dari pertempuran sebelumnya"


Aldebaran: "Bukankah dia sudah pulih? Berkat Shaina??"


Shun: "Kakak bukan kelelahan karena terluka, dia bilang entah kenapa dirinya sendiri yang merasa kekuatannya agak hilang sebelumnya"


(Shaka memikirkan perkataan Shun)


Aphrodite: "Oh iya, Shaina juga tidak ada disini"


Marin: "Shaina sedang mencoba memahami kekuatannya sendiri, dia butuh waktu untuk menyendiri"


Saga: "Biarkan saja mereka, kita lakukan apa yang harus kita lakukan"


Aiolia: "Saga, kau bilang kau tau banyak tentang para Dewa Olympus"


Shun: "Benarkah itu?"


Saga: "Ya ... Dulu disaat aku menjadi Pope, aku banyak membaca informasi tentang para Dewa"


Camus: "Hal apa saja yang kau ketahui?"


Saga: "Pertama, saat ini ada 10 Dewa Olympus yang akan kita hadapi, Zeus, Hera, Demeter, Ares, Apollo, Artemis, Aphrodite, Hermes, Dionysus, dan Hephaestus"


Marin: "10 Dewa sekaligus ..."


Saga: "Dan masing-masing dari mereka mempunyai pasukan sendiri, belum lagi tentara Olympus, Angel"


Deathmask: "Yap, ini mustahil bukan, lebih baik kita menyerah saja ..."


Aldebaran: "Masih terlalu cepat untuk menyerah"


Milo: "Dengan rencana, kita pasti berhasil"


Saga: "Cara terbaik untuk mengalahkan mereka adalah dengan bertarung satu persatu secara terpisah melawan mereka semua"


Aphrodite: "Hee ... Satu persatu ya"


Shaka: "Itu ide yang bagus, kita tidak boleh membiarkan semua Dewa Olympus bergabung di satu tempat"

__ADS_1


Saga: "Para Dewa Olympus menjaga kuil mereka masing-masing, itu sesuai dengan tugas mereka, ini bisa kita manfaatkan"


Shaka: "Tapi, ada sisi lain dari rencana ini ..."


(Suasana berubah menjadi tegang)


Shaka: "Mampukah kita?? ... Beberapa dari kita akan melawan satu Dewa Olympus beserta pasukannya ... Bukankah mimpi kita terlalu indah jika kita mampu mengalahkannya dengan mudah??"


Shun: "Itu ..."


(Semua orang tertunduk)


Saga: "Itulah hal yang akan kita hadapi ... Aku sendiri tidak tau kekuatan sebenarnya pasukan Dewa Olympus ..."


Shun: "Aku percaya!"


(Shun berbicara dengan percaya diri)


Shun: "Aku percaya kita semua pasti bisa"


Marin: "Shun ..."


Deathmask: "Apa kau yakin itu dapat membantu dalam pertempuran??"


Shun: "Jika kita memang tidak punya kekuatan, kita masih punya rasa percaya! ... Kita bertarung bersama, kita kuat! ... Aku tidak tau apa lagi yang kupunya jika aku kehilangan rasa percaya itu"


Saga: "..."


(Shaka tersenyum)


Aldebaran: "Itu semangat yang bagus"


Milo: "Heh"


Aiolia: "Dengan rasa itulah selama ini kalian bisa terus melewati tantangan yang kalian hadapi"


Saga: "Itulah kekuatan kalian ..."


Shun: "Semuanya ..."


Saga: "Selanjutnya aku akan memberi tau kalian tentang masing-masing Dewa Olympus, dengarkan ..."


//Scene di Kuil Aries//


Mu sedang berbincang-bincang dengan Kiki


Kiki: "Mu-sama, aku ingin tau bagaimana caramu menjadi Saint seperti sekarang"


Mu: "Caraku menjadi Saint ya ..."


(Mu berpikir)


Mu: "Dulu aku itu mirip sepertimu Kiki"


Kiki: "Mirip sepertiku??"


Mu: "Ya, dulu aku datang dari Jamir ke Sanctuary untuk menjadi seorang Saint. Saat itu aku berumur sama denganmu, aku hanya anak kecil yang yang naif"


*note: dicerita ini Kiki berumur 12 tahun


Mu: "Aku berlatih sangat keras, namun ternyata itu sangat sulit ... Aku bahkan sempat berpikir bahwa aku tidak bisa menjadi Saint"


Kiki: "Mu-sama berpikir berpikir seperti itu??"


Mu: "Ya, tetapi aku bertemu orang yang membuatku bangkit ... Guruku, Aries Shion"


Kiki: "Aries, Shion ..."


Mu: "Dia adalah orang yang hebat, dia meyakinkanku kembali, sehingga aku menjadi seperti ini ... Kiki, kau pasti bisa menjadi Saint yang hebat, karena kau mempunyai banyak orang disekitarmu"


(Kiki menganggukan kepala)


Kiki: "Aku pasti akan melampaui Mu-sama"


Mu: "Melampauiku?? Kau pasti bisa lebih hebat lagi, kau pasti mampu melewati Guruku"


(Mu tersenyum)


//Scene ditebing disekitar Kuil Zodiak//


Shura sedang melatih Excaliburnya sendirian disana.


Shura: "Ghaa!"


(Excalibur Shura membelah batu besar disana)


Shura: "Huff ... Huff"


(Shura berpikir sejenak)


Shura: "(Ini masih belum ... Belum cukup)"


Tiba-tiba seseorang memukul Shura dari samping, Shura berhasil menahan dengan tangannya


Shura: "!!! ... Kau ...!"


????: "Kau masih cekatan seperti dulu"


Shura: "Aiolos ..."


Aiolos: "Yo Shura"


Shura: "Apa yang kau lakukan disini?"


Aiolos: "Aku sedang berkeliling Sanctuary, selanjutnya aku akan menuju Kuil Athena"


Shura: "Begitu ya ..."


Aiolos sedang memandang seluruh Sanctuary dari atas tebing di Kuil Zodiak tersebut


Shura: "Aiolos, aku ..."


Aiolos: "???"


Shura: "Aku masih belum bisa memaafkan diriku atas apa yang kulakukan padamu di masa lalu"


(Shura menundukan kepalanya)


Aiolos: "Shura ..."


Shura: "Dulu aku berniat menghabisimu dan Athena, aku tidak tau bagaimana caraku untuk membayarnya ...!"


(Aiolos mendekati Shura dan memegang pundaknya)


Aiolos: "Itu bukan salahmu"


Shura: "?!"


Aiolos: "Aku hanya menjalankan kewajibanku, itu saja"


Shura: "Tetapi aku ..."


Aiolos: "Aku senang kau bertarung disisi kami ... Aku senang akhirnya kita semua bisa bertarung bersama"


(Shura tertegun mendengar perkataan Aiolos)


Aiolos: "Semua orang berhak mendapat kesempatan kedua, kita telah diberikan kesempatan kembali ... Untuk bertarung disamping Athena"


Shura: "Kesempatan kedua ya ..."


(Shura berpikir)


Shura: "Kali ini aku akan bertarung!"


(Aiolos tersenyum)

__ADS_1


Aiolos: "Bukan hanya dirimu saja, tapi kita semua ... Jangan lupakan itu"


Shura: "Hmph, tentu saja"


//Scene di Kuil Athena//


Shiryu & Dohko datang untuk menemui Athena, Shiryu akan melaporkan hasil perjalanannya dari Atlantis sebelumnya. Shiryu & Dohko menundukan badan dihadapan Athena.


Shiryu: "Athena, aku telah kembali"


Athena: "Selamat datang kembali, Shiryu"


Shiryu: "Aku akan melaporkan hasil perjalananku ssbelumnya"


(Athena mendengarkan laporan Shiryu)


Shiryu: "Kita akan mendapat tambahan kekuatan, Poseidon akan membantu kita"


Athena: "Terima kasih Shiryu, itu berkat dirimu"


Shiryu: "Sebenarnya, Hyoga lah yang melakukannya, aku tidak banyak membantu"


Dohko: "Bagaimana cara kalian melakukannya?, tidak mudah untuk meyakinkan Poseidon"


Shiryu: "Hyoga melakukan sesuatu yang luar biasa, dengan kekuatannya, dia berhasil meyakinkan Poseidon"


Dohko: "Sesuatu yang luar biasa??"


Shiryu: "Ya ... Memang Poseidon akan membantu kita, tetapi dia belum tentu ada di pihak kita"


(Athena berpikir)


Dohko: "Heh, dulu pun begitu. Disaat perang suci 200 tahun yang lalu, kami juga meminta bantuan Poseidon, tetapi kami tidak berhasil"


Shiryu: "Roushi ..."


Dohko: "Tapi ..."


Shiryu: "???"


Dohko: "Tapi aku yakin bahwa kalian melakukannya lebih baik"


Shiryu: "Tentu saja, kami akan melakukannya"


Dohko: "Jangan sombong dulu Shiryu, kami akan menunjukan sesuatu yang akan mengejutkan kalian nantinya"


(Shiryu tersenyum)


Dohko: "Tetapi Athena, kita tetap harus waspada terhadap Poseidon"


Athena: "Ya, kita tidak boleh lengah"


Shiryu: "Athena, Poseidon juga meminta tolong sesuatu kepadamu"


(Athena mendengarkan)


Shiryu: "Dia bilang bahwa saat ini kekuatan Poseidon tidak dalam kondisi sempurna ... Dia meminta bantuanmu untuk menemukan Kamui miliknya"


Dohko: "Kamui katamu??"


Athena: "Setauku, Kamui para Dewa disimpan di Mount Olympus, tetapi aku tidak tau disimpan dimana, bahkan aku tidak tau keberadaan Kamui milikku"


Shiryu: "Begitu ya ..."


Dohko: "Tenanglah Shiryu, aku akan membantumu tentang itu"


Shiryu: "Ngomong-ngomong, aku ingin bertanya sesuatu Athena ..."


Athena: "Hal apa itu?"


Shiryu: "Mount Olympus ... Kita akan datang ke daerah lawan, hal apa saja yang harus kita waspadai disana?"


Athena: "Mount Olympus adalah tempat tinggal para Dewa, hanya orang-orang tertentu yang dipilih dewa yang bisa kesana ... Selain itu, terdapat Barrier juga disana, yang bukan seorang Dewa akan terpengaruh Barrier tersebut"


Shiryu: "Jadi apa yang harus kita lakukan? "


Athena: "Tenang saja ..."


Athena berjalan kearah sebuah meja, dan mengambil sebuah kotak. Athena membuka kotaknya dan menunjukan kepada Shiryu dan Dohko.


Shiryu: "Itu ..."


Dohko: "Kertas Segel Athena"


Athena: "Itu benar, dengan ini kita bisa mengatasi masalah Barrier itu"


Shiryu: "Bagaimana caranya?"


Athena: "Kertas ini akan dipakaikan kepada seluruh Saint, dengan ini semua Saint dapat memasuki Mount Olympus"


Dohko: "Jadi begitu ya ..."


Athena: "Bukan hanya itu, ini berguna untuk memasuki jalur dimensi para dewa untuk menuju ke Mount Olympus"


Shiryu: "Dengan ini, persiapan selesai kan?? "


Dohko: "Hmph"


Athena: "Tujuan utama kita adalah Ayahku, Zeus ... Kita akan menghadapinya"


(Shiryu wajahnya agak tegang)


Shiryu: "Dewa Langit, Zeus ..."


Dohko: "Tenanglah Shiryu, kau tidak sendirian"


Shiryu: "Roushi ..."


Athena: "Aku percaya kepada kalian semua ..."


(Athena tersenyum yakin)


[Flashback-End]


*Scene kembali ke masa sekarang


//Scene di jalur dimensi Dewa//


Semuanya tengah berpikir masing-masing. Athena melihat seluruh pasukan Saintnya, di barisan depan terdapat para Gold Saint, didekatnya ada Seiya, Shiryu, Shun, Ikki dan dibelakangnya ada pasukan Saint lainnya.


(Athena tersenyum)


Athena: "(Itu benar ... Aku percaya pada kalian semua ...)"


(Athena memandang Seiya)


Athena: "(... Tanpa keraguan)"


Seiya: "(Aku akan bertarung, tapi sebagai apa?? ... Sebagai Saint?? Atau sebagai manusia?? ...)"


Lalu diujung jalur dimensi itu, terlihat sebuah cahaya


Seiya: "Itu ..."


Athena: "Disanalah tujuan kita"


Aiolos: "Bersiaplah semua!"


Saint: "Yaa!!"


Seiya: "(Itu benar, kali ini aku akan fokus pada tujuan kita ... Aku akan melindungi Saori-san ... Sebagai Saint!)"


(Seiya menatap dengan serius kedepan)


Seiya: "(Dibalik cahaya itulah jawabannya)"

__ADS_1


🔹Setiap orang mempunyai pemikiran masing-masing ... Tapi, keyakinan mereka sama ... Berjuang untuk keadilan dan kedamaian ... Selanjutnya, semua akan dimulai ...


▪️▪️▪️ To Be Continue


__ADS_2