Dewa Olympus Vs Saint Athena

Dewa Olympus Vs Saint Athena
yang kuyakini


__ADS_3

//Scene di Kuil Hermes, Mount Olympus//


Shaka berada di kuil Hermes. Dia bersama 4 orang disana. Dimensi didalam Kuil berubah menjadi seperti diluar angkasa


????: "Saint Athena ..."


????: "Manusia ..."


????: "Kau datang kemari sendirian ... Apakah sepercaya diri itukah dirimu?"


Shaka: "..."


????: "Kau akan segera menyadari perbedaan kekuatan kita"


Shaka: "Hmph ... Jadi hanya kalian berempat saja pasukan Hermes??"


????: "Kami berempat sudah cukup untuk menyaingi sebuah pasukan Dewa"


Shaka: "Tidak, bukan itu maksudku ... Maksudku Pasukan Hermes hanyalah orang-orang yang terlalu meninggikan diri mereka"


????: "Apa katamu?!"


Shaka: "Seorang ksatria yang terlalu meninggikan kemampuannya, akan memiliki kelemahan yang tidak dia sadari ... Itulah yang aku pelajari dari masa lalu"


Hermes: "Itu benar, wahai Saint Athena"


(Tiba-tiba Hermes menunjukan dirinya)


????: "Hermes-sama"


Shaka: "..."


Hermes: "Akhirnya kau datang kemari secara langsung, Virgo Shaka ..."


(Hermes menatap Shaka)


????: "Hermes-sama, anda tidak perlu turun tangan ... Biar kami yang mengurus dia"


Hermes: "Aku harus melihatnya, sesuatu yang kau maksudkan sebelumnya ..."


Shaka: "Kau akan segera melihatnya ... Dan kau akan terkejut melihatnya"


Hermes: "Kita lihat, apakah kau mampu mengalahkan pasukanku, Gnosios ... Mungkin pasukanku hanya 4 orang, tapi kau tidak boleh meremehkannya"


Shaka: "Bukan itu yang kupikirkan, yang kupikirkan adalah ... Aku tidak boleh ragu"


(Shaka menggerakan jari dikedua tangannya, dan membentuk sebuah gerakan)


Shaka: "*TENPO RIN-IN*"


*Note: Teknik yang digunakan Shaka untuk menghilangkan keraguan dalam dirinya


Shaka bersiap dengan kuda-kudanya, Shaka bersiap untuk menghadapi Gnosios.


//Scene di depan Kuil Artemis, Mount Olympus//

__ADS_1


Athena, Aiolos, Shaina, dan pasukan Saint sampai didepan Kuil. Mereka bersiap memasuki Kuil


Aiolos: "Bersiaplah semuanya, kita akan memasuki Kuil"


(Disaat mereka akan memasuki Kuil, tiba-tiba beberapa anak panah mengarah kepada Athena)


Athena: "?!"


Shaina: "Athena-sama ..!"


Shaina maju kedepan Athena, Shaina menggunakan tongkat Ophiuchus untuk menghalau semua anak panah tersebut


Shaina: "Kau tidak apa-apa, Athena-sama?"


Athena: "Ya"


(Aiolos melihat beberapa orang di bagian atas kuil)


Aiolos: "Mereka semua ..."


(Orang-orang tersebut menunjukan diri mereka)


????: "Kami adalah Satellite, Pasukan Artemis-sama"


*Note: Satellite ini pasukan cewe semua... Senjata mereka semua itu busur


Shaina: "Satellite ..."


Aiolos: "Jadi mereka tidak membiarkan kita memasuki Kuil ya ..."


Satellite: "Kalian tidak akan bisa memasuki Kuil ini"


????: "Jika begitu lebih baik kau menyerahkan saja nyawamu ..."


(Terlihat seseorang menunjukan dirinya)


Aiolos: "Lalu, ... Kau sendiri??"


????: "Namaku adalah Lascoumoune, pemimpin pasukan Satellite"


Aiolos: "Jadi kau pemimpin pasukan ya ..."


Lascoumoune: "Dan kau sendiri adalah Sagitarius Aiolos bukan, orang yang dulunya akan menjadi Pope??"


Aiolos: "Kehormatan bagiku untuk dikenal seperti ini"


Lascoumoune: "Kau membiarkan kejahatan tumbuh di Sanctuary, kau sendiri tidak pantas disebut sebagai pemimpin pasukan"


Aiolos: "Itu benar, aku sendiri merasa tidak pantas menjadi seorang pemimpin, aku gagal melindungi Sanctuary sebelumnya ... Tapi pasti ada, mereka yang pantas memimpin pasukan Saint ini"


(Aiolos membayangkan para Saint di era Seiya)


Lascoumoune: "...."


(Athena berjalan kedepan)

__ADS_1


Athena: "Namamu Lascomoune kan, bisakah kau mengantarku bertemu Kakakku, aku ingin berbicara dengannya"


Lascoumoune: "Athena ... Walaupun itu anda sekalipun, kami tidak bisa membiarkan anda masuk ... Anda adalah musuh Olympus sekarang"


Athena: "Kumohon, biarkan kami masuk"


Lascomoune: "Sudah kubilang sebelumnya ...!"


Lascoumoune menembakan panah kepada Athena dengan sangat cepat, saking cepatnya bahkan gerakannya hampir tidak terlihat disaat dia menembakannya. Dan panah tersebut dihentikan oleh Shaina dengan tangannya, Shaina menangkap anak panah tersebut tepat didepan Athena dengan satu tangan


Lascoumoune: "(Apa ...?!)"


Shaina: "Athena-sama, kau tidak perlu memohon kepadanya"


(Athena menatap Shaina)


Shaina: "Kami akan membantumu masuk kedalam Kuil, itulah tugas kami"


Athena: "Shaina ..."


Shaina: "Bukankah benar begitu, Aiolos ...??"


Aiolos: "Hmph ..."


Shaina: "Mengapa kau tidak menghalau panah tadi dengan panahmu??"


Aiolos: "Karena aku tau kau pasti bisa menghentikannya, kalian anak muda memang bisa dipercaya"


Shaina: "Itu bukan berarti kau menyerahkan semuanya kepada anak muda bukan?"


Aiolos: "Ya, sebelum menyerahkannya, kami para senior harus membimbing kalian terlebih dahulu"


Aiolos dan Shaina berada didepan Athena. Mereka bersiap untuk bertempur. Aiolos memimpin para Saint


Aiolos: "Kalian semua majulah, aku akan melindungi kalian dari serangan mereka"


Saint: "Ya!!"


Lascohmoune: "Kau terlalu percaya diri"


Shaina: "Mungkin kalianlah yang harus berhati-hati"


Lascoumoune: "Apa katamu?!"


Shaina: "Kami itu mempunyai kekuatan yang tidak terduga, Jika kalian meremehkan kami, kalian akan menyesal"


Athena: "Kalian ..."


Aiolos: "Athena, semuanya menunggu perintah anda"


(Athena tersenyum dan menegakan tongkatnya)


Athena: "Ayo semuanya!"


Saint: "Ya!!"

__ADS_1


🔹Para Saint menghadapi Satellite ... Bertempur dengan keyakinan ... Pertempuran di Olympus telah mencapai bagian pertamanya ...


▪️▪️▪️ To Be Continue


__ADS_2