Dewa Olympus Vs Saint Athena

Dewa Olympus Vs Saint Athena
keputusan


__ADS_3

//Scene di Kuil Ares, Mount Olympus//


Ares sedang berbicara dengan 4 Pemimpin Pasukan Berserker


Deimos: "Ayah, mereka telah tiba ..."


Ares: "Bagus, lakukan sesuai rencana"


Anteros: "Dimengerti"


Enyo: "Hehe, akhirnya"


Phobos: "Ayo kita lakukan"


//Scene Seiya//


Seiya berhasil melewati Gerbang Emas, dia berjalan mencari yang lainnya


Seiya: "Jadi ini pusat kerajaan para Dewa, Mount Olympus ya ..."


(Seiya melihat sekeliling, dia melihat pilar-pilar yang bercahaya)


Seiya: "Tempat ini sangat indah, sayang sekali aku harus bertempur ditempat seperti ini"


Seiya terus berlari, dan dia melihat sebuah pilar tinggi didepannya. Seiya berlari mendekatinya, dan disana Seiya melihat Athena dan para Saint lainnya.


*Note: Pilar tinggi ini yaitu daerah pusat di Mount Olympus ... Daerah tengah yang terdapat jalur-jalur menuju Kuil-kuil para Dewa


(Seiya tersenyum melihat lainnya)


Seiya: "Kalian ... "


Aldebaran: "Oo ... Seiya ya"


Seiya: "Syukurlah kalian berhasil"


Ikki: "Tentu saja"


Shiryu: "Jika aku tidak mampu melewati gerbang itu maka sama saja dengan kematian bagiku"


Shun: "Aku percaya bahwa kita semua pasti bisa"


Seiya: "Heh, tentu saja"


Aiolos: "Sepertinya sudah semua dari kita ya ..."


Seiya: "Huh??, Semua?? "


(Seiya kebingungan)


Seiya: "Aiolos, apa maksudmu?? Seingatku, jumlah Saint yang kemari lebih dari ini"


Saga: "Ini sudah semua, saatnya bergerak"


Seiya: "Kita harus menunggu yang lainnya sampai!"


(Seiya berbicara dengan nada tinggi)


Aiolia: "Seiya ..."


Seiya: "Kita akan bergerak setelah semuanya berkumpul bukan?! Kita harus ..."


(Tiba-tiba Dohko menepuk bahu Seiya)


Dohko: "Seiya ... Kita harus bergerak"


Seiya: "Tapi ...!"


Dohko: "Seiya, ini adalah perang ... Kita semua bertempur mempertaruhkan nyawa kita disini, kau harus mengerti itu"


(Seiya agak kesal)


Seiya: "Tchh!"


Dohko: "Aku kehilangan banyak rekanku di perang di masa lalu, diriku merasakan sakit karena itu ... Tapi, yang paling merasa kesakitan disini bukanlah diriku, tetapi Athena"


Seiya: "?!"

__ADS_1


Seiya menatap Athena, Athena dengan serius menatap Pilar Tinggi tersebut.


Dohko: "Athena harus merasakan kehilangan prajurit-prajuritnya, dia pasti merasakan sakit itu, tapi ... Para prajurit tersebutlah yang memberikan Athena kekuatan, bukan Senjatanya, bukan Armornya, tapi para Prajuritnya! ... Bagi Athena, kalian para Saint lah sumber kekuatannya"


Seiya: "Roushi ..."


Dohko: "Aku bukan bermaksud untuk berkata bahwa 'kita harus meninggalkan teman kita', yang kumaksudkan adalah 'kita harus melangkah maju'! ... Athena berjuang untuk tegar dalam kondisi ini, begitu juga dirimu, Seiya ... Kau harus tegar dalam perang ini, kita semua harus"


Seiya: "(Saori-san ...)"


(Seiya mulai tenang)


Seiya: "Terima kasih Roushi, berkat kau aku jadi mengerti"


(Dohko tersenyum)


Aiolos: "Disaat kita pergi, jumlah pasukan kita ada 60 orang, tetapi sekarang hanya berjumlah 40 orang saja"


*note: maksud 60 atau 40 orang ini, pasukan diluar 5 Tokoh utama & 13 Gold Saint


Mu: "Sepertinya mereka tidak bisa melewati gerbang masuk"


Aiolia: "Kakak ..."


Aiolos: "Kita akan terus maju, kita tidak bisa mundur dalam pertarungan ini"


(Seiya bertanya-tanya akan suatu hal)


Seiya: "Ngomong-ngomong, aku tidak melihat beberapa Gold Saint disini ..."


Deathmask: "Oh itu, Mereka pergi terlebih dahulu"


Seiya: "Apa?! Mereka ..."


Camus: "Aphrodite & Milo pergi menuju Kuil Dewi kecantikan, Kuil Aphrodite, sedangkan Shaka pergi menuju Kuil Hermes sendirian"


*Note: disini ada dua Aphrodite, satunya Gold Saint Pisces, sedangkan yang satunya lagi Dewi Olympus ... Nanti saya bedakan di percakapannya, biar gak ketuker 😁


Seiya: "Mereka sudah pergi lebih dulu?!! Kenapa?! Dan juga Shaka pergi sendirian?!!"


Deathmask: "Aphrodite itu, dia tidak sabar untuk menemui Dewi tersebut"


Aldebaran: "Ini tidak masalah bukan, memang sudah rencananya bahwa dia akan pergi kesana"


Mu: "Shaka bilang dia mampu menanganinya, dia punya rencana, kita percayakan saja padanya"


(Seiya teringat sesuatu)


Seiya: "Lalu bagaimana dengan Marin-san?! Apakah dia berhasil kemari?! Dan juga aku tidak melihat Kiki disini ..."


Saga: "Tentang itu ..."


//Scene di Danau Waktu, Mount Olympus//


Sebuah danau di Mount Olympus. Terlihat seseorang tengah berada disini, dan ternyata itu adalah Marin


*Note: Danau Waktu di ceritaku itu beda yah, gak ada Chronos disini


(Marin berada ditepi danau)


Marin: "(Jadi ini adalah Danau waktu ya ...)"


Marin sedang mengingat kejadian sebelumnya disaat sebelum pergi ke Mount Olympus


[Flashback-Begin]


//Scene di Kuil Gemini, Sanctuary//


Disini terlihat Saga sedang bersiap-siap untuk menuju ke Kuil Athena, tiba-tiba saja Marin datang kesana


Saga: "Hmm??"


(Saga melihat Marin)


Saga: "Apa yang kau lakukan disini?"


Marin: "Aku ingin kau menjelaskan sesuatu padaku"

__ADS_1


Saga: "Apa yang ingin kau ketahui?"


Marin: "Dulu, aku pernah membaca tentang tempat bernama 'Danau Waktu' di Mount Olympus ... Bisakah kau menjelaskan padaku tentang tempat itu?"


Saga: "Mengapa kau ingin tau tentang tempat itu? Para Dewa tidak tinggal disana"


Marin: "Aku ingin jadi lebih kuat"


(Saga kebingungan)


Saga: "Apa maksudmu?"


Marin: "Kudengar bahwa Danau Waktu mampu mengirim kita melewati waktu-waktu tertentu, aku ingin mencobanya"


Saga: "Hmph, akan kuberitau padamu ... Bermain-main dengan waktu itu berbahaya, kita tidak tau apa yang akan terjadi nantinya"


Marin: "Aku tidak bermaksud merubah sejarah, aku hanya ingin berlatih dengan waktu yang lebih banyak di masa lalu, sehingga aku dapat menjadi lebih kuat disaat aku kembali"


(Saga tertawa mendengar perkataan Marin)


Saga: "Kau kira kau mampu melakukannya?! ... Daripada berbicara yang tidak berguna, lebih baik kita bergegas menuju Kuil Athena"


(Saga berjalan mengabaikan Marin)


Marin: "Aku ..."


Saga: "???"


Marin: "Aku hanya ingin berguna bagi Athena!"


Saga: "..."


Marin: "Selama ini aku selalu saja menyerahkan semuanya pada Seiya dan yang lainnya, bahkan aku membiarkan Adikku mati ... Tapi kali ini ... "


(Marin berlutut dihadapan Saga)


Marin: "Kali ini aku ingin bertarung bersama Athena, bersama semuanya ... Karena itulah, kumohon Saga!"


Saga diam membelakangi Marin. Marin terus berlutut dihadapan Saga. Lalu akhirnya Saga berbicara


Saga: "Danau Waktu adalah danau yang berhubungan dengan alur waktu yang kita alami, dengan masuk kedalamnya, dapat mengirimmu ke masa lalu"


Marin: "Saga ..."


(Marin senang mendengarnya)


Saga: "Tapi, kita tidak tau akan terkirim ke waktu yang mana, dan kita tidak tau akan berapa lama kau berada di masa tersebut. Tapi, karena kita bukanlah sesuatu dari masa tersebut, kita pasti akan dikirim kembali ke masa kita yang sebenarnya ... Hanya saja, kita tidak tau perbedaan waktu yang terjadi, bisa saja di masa lalu kau berada dalam waktu yang lama, sedangkan disini kita hanya merasa sebentar, atau bisa saja terjadi sebaliknya ... "


Marin: "..."


Saga:" Hanya itulah yang bisa kusampaikan ... "


Saga pun berjalan keluar dari Kuilnya dan menuju Kuil Athena. Marin pun merasa senang atas apa yang dikatakan Saga


Marin: "Terima kasih ... Saga"


[Flashback-End]


*kembali ke waktu sekarang


//Scene di Danau Waktu, Mount Olympus//


Marin tengah berpikir ditepian danau


Marin: "(Ini sudah kuputuskan, aku akan melakukannya! Apapun resikonya ... Demi Athena)"


Disaat Marin akan melangkah masuk kedalam Danau, tiba-tiba seseorang menemui Marin


Marin: "Huh??"


(Marin terkejut melihat orang tersebut)


Marin: "Kau!!"


🔹Athena dan Para Saint sudah berada di Kerajaan Mount Olympus ... Mereka akan segera bergerak ... Semuanya mempunyai pemikiran mereka masing-masing


▪️▪️▪️ To Be Continue

__ADS_1


__ADS_2