Dia Ada Disini

Dia Ada Disini
Bab 25. Pengganggu di rumah sakit


__ADS_3

"Hai Maya..!!"


Aku menoleh kearah suara yang memanggil namaku itu..


Dan aku terkejut melihatnya.. Apakah ini benar dia??


"Firman... Ini bener kamu,,??" tanya ku.


"Iya May, ini aku.. Emangnya kenapa?" jawab nya.


"Tapi kan.. Kamu waktu itu bilang sama aku mau ke Makassar.."


"Iya May.. Tapi aku balik lagi ke puncak, soalnya ada barang aku yang ketinggalan.."


"Terus, gimana kamu bisa bawa aku kesini..??"


"Aku nemuin kamu tergeletak di jalan, aku lihat kondisi kamu sangat buruk.. Makanya aku bawa kamu kesini May.."


"Terimakasih Fir.."


"Sama-sama May..!!"


"Oiya, ngomong-ngomong sebenarnya apa yang terjadi sih sama kamu,,?? Kamu kok bisa terluka kayak tadi..??" tanya Firman.


"Aku..."


Aku menceritakan semua kejadian yang ku alami kepada Firman... Dia tidak percaya kalau wanita yang dia suka, adalah yang membuat ku seperti ini..


"Kok jadi gini sih kejadiannya,,??"


"Aku juga gak ngerti Fir.."


"Kalau gitu aku harus jelasin ke dia,,!! Kalau kamu itu sepupu aku bukan pacar aku.."


"Iya Fir.. Aku udah coba bilang kemarin, tapi dia tidak mau mendengarkan ku.."


"Yaudah, nanti kalo dia dateng lagi kamu bilang yaa.. Sekarang kamu istirahat aja,,!! Aku keluar dulu yaa..!!"


"Iya Fir.. Eh tunggu Fir, kamu kesini sama siapa..??"


"Sama temen-temen aku.."


"Ohh.."


Firman keluar dari ruangan ku.


Sayup-sayup terdengar suara dari teman-teman Firman menanyakan kondisiku..


"Gimana Fir,,?? Maya udah sadar..??"


"Fir, apa yang terjadi sama Maya..??"


"Maya baik-baik aja kok.."


Kemudian aku merasa ngantuk, lalu aku pun tertidur...


*********


Aku dimana lagi ini,,?? Kok aku bisa kesini sih?


Tiba-tiba saja ada seorang anak perempuan mengendarai sepeda nya didorong oleh laki-laki dewasa dibelakangnya..

__ADS_1


Itu kan aku diwaktu kecil dulu.. Dan itu papahku..


"Ahahahaha.. Pah seru banget,,!! Hahahaha.."


"Iya dong nak pasti seru..!!"


"Ayo pah lebih kencang lagi,,!! Aku mau kesana pah..!!"


"Oh siap,,!!"


"Wah hahahaha.. Seru pah,,!!"


Anak perempuan itu turun dari sepedanya dan menarik tangan papahnya.. Dia membawanya ke bawah pohon yang rindang, mereka pun duduk disana..


"Kok papah diajak kesini nak,,?? Kan kamu lagi sepedaan tadi..!!"


"Iya pah, aku tahu papah pasti capek dorong-dorong sepeda aku terus daritadi..! Makanya aku ajak papah kesini, kita istirahat dulu ya pah..!!"


"Wah anak papah ternyata perhatian ya sama papah.. Papah jadi seneng deh..!!"


"Iya dong pah, kan aku sayang sama papah..!!"


"Papah juga, papah sayaaaannnggg banget sama kamu..!!"


"Hehehe.."


Mereka pun berpelukan dan bercanda di bawah pohon itu..


Air mataku terjatuh melihat itu, sebuah kenangan masa kecilku yang sangat indah.. Walaupun tanpa mamah, tapi aku sudah cukup merasa bahagia.. Terimakasih pah..!!


*********


"Mayaaa,,!! Mayaaaa,,!!! Bangun dong Maya..!!"


Aku mencoba mencari ke segala sudut ruangan ini, tapi tidak ada orang sama sekali disini.. Aku kaget karena lampu di kamar ini mati nyala mati nyala terus.. Dan sekilas terlihat sebuah sosok dengan rambut panjang berdiri di pojokan..


Aku mengucek-ngucek mataku untuk memastikan benar tidaknya ada sosok disitu..


Alhasil, sosok itu menghilang dan kondisi menjadi seperti semula lagi..


Aku merasa tenang dan coba memejamkan mataku kembali..


Tapi alangkah terkejutnya aku, sosok itu malah berada disamping ku sekarang.. Dia perlahan semakin mendekat ke arahku, di tangan kirinya terdapat sebuah pisau yang siap untuk ditusukkan ke tubuhku..


Aku ketakutan dan berteriak..


"Aaaaaaaaa...!!!"


Sosok itu semakin dekat dan kini sudah benar-benar tepat disamping tubuhku.. Dia menatap seram ke arahku lalu mengangkat tangan yang memegang pisaunya ke atas.. Dia menurunkan nya lalu coba menusuk perutku, aku menghindar dan turun dari tempat tidur ku..


Aku mencoba keluar dari ruangan ini sambil membawa infus nya..


Aku berhasil membuka pintu dan keluar meninggalkan sosok itu..


Tapi, sepertinya dia mengikuti ku.. Aku mempercepat langkahku, Dia juga semakin cepat mengejar ku.. Kenapa ini? Kenapa sepi sekali disini? Dimana orang-orang?


Aku pun merasa bingung karena tidak tahu lagi harus kemana.. Akhirnya aku menemukan sebuah ruangan, aku pun masuk kedalamnya dan menguncinya dari dalam..


Aku bernafas lega dan berharap sosok itu tidak dapat masuk kesini..


Di dalam sini begitu gelap, aku coba berjalan terus kedalam..

__ADS_1


"Ini ruangan apa ya,,?? Kok gelap banget,,?? Dimana tombol lampunya sih..??" batin ku.


Tiba-tiba lampu disini juga berkedip-kedip dan kain-kain putih berterbangan, aku sangat takut dan tidak tahu itu kain apa..


Setelah itu lampu menyala sepenuhnya, aku kaget karena melihat banyak tubuh manusia disini.. Tapi mereka sepertinya sudah tidak bernyawa.. Jadi, ini kamar mayat,,?? Aku berusaha keluar dari sini.. Aku menuju ke pintu dan coba membuka pintu nya, tapi kunci yang menggantung disini sudah tidak ada..


"Hah? Kemana kuncinya..??"


Aku coba membuka pintunya dan berteriak minta tolong..


"Tolonggg..!!! Tolooonnggg...!!!"


Tapi usahaku sia-sia, tidak ada yang mendengar nya.. Aku menengok kebelakang dan ternyata sosok itu muncul lagi, dia kali ini membawa dua pisau di tangannya.. Para mayat yang tergeletak pun ikut bangkit lalu mendekat ke arahku..


Aku semakin ketakutan dan mencoba lagi membuka pintu itu lalu berteriak lagi, tapi lagi dan lagi tidak ada hasilnya..


"HAHAHAHA...!!! Kamu tidak akan bisa lepas dari aku kali ini..!!! Hahahaha, mati kamu Maya..!!"


"Tidak, aku enggak mau mati,,!! Please, dengerin penjelasan aku dulu..!! Aku itu enggak-"


Dia memotong perkataan ku.


"Halah! Aku tidak peduli dengan omong kosong mu itu,,!! Sekarang kamu akan mati dan menyusul teman-teman mu, hahahaha..!!"


"Apa yang sudah kamu lakukan pada teman-teman ku..??"


"Aku yang membunuh Gino, dia kuambil dari tangan sosok lain, lalu aku terbangkan dia setinggi mungkin dan ku jatuhkan kebawah.. Hahahaha,,,!!! Sedangkan Laras, dia ku buat jatuh ke jurang.. Dan apa kau tahu Maya,,?? Aku yang membuat mobil Gino lepas kendali waktu itu, lalu dia menabrak Fifin dan membuat nya mati..!! Hahahaha..!!"


"Apa? Laras.. Fifin.. Jordi.. Ghifari.. Kamu membunuh mereka semua..??"


Aku terduduk dan menangis..


"Hiikkss.. Hiikkss.. Kenapa kamu membunuh teman-teman ku,,?? Mereka tidak bersalah dan tidak ada urusan denganmu..!!"


"Memang! Tapi ini agar kamu merasakan bagaimana rasanya kehilangan orang yang kau sayangi,,!! Aku bertahun-tahun tidak pernah merasakan yang namanya jatuh cinta.. Tapi saat aku mulai merasakan itu, kamu justru merebut orang yang ku cintai itu..!! Sekarang rasakan lah pembalasan ku..!! Giliran kamu yang akan matiiiiii..!!"


Dia melemparkan kedua pisau itu ke arahku, aku berhasil menghindar.. Namun pisau yang tertancap di pintu itu bergerak lagi dan menuju ke arahku.. Aku menunduk dan pisau itu menancap di lemari.


"Tunggu, aku mohon dengarkan dulu penjelasan ku..!! Aku sama sekali gak merebut dia dari kamu..!! Dia itu-"


Lagi-lagi sosok itu memotong perkataan ku..


"Banyak omong kau,,!! Rasakan ini..!!"


Dia terbang dan mencekik leherku.. Aku tidak bisa bernafas..


"Hahahaha... Hahahaha... Matilah kau Maya..!!"


Tiba-tiba pintu ruangan itu terbuka dan masuk lah seorang laki-laki, ya dia adalah Firman.


"Hentikan..!!"


Sosok itu juga menoleh dan melihat Firman ada disini..


Dia melepas leherku dan aku terjatuh karena kehabisan nafas..


"Apa yang kamu lakukan,,?? Kenapa kamu melakukan semua ini..??"


...~Bersambung~...


...JANGAN LUPA LIKE+KOMEN YA GES YA!!!...

__ADS_1


__ADS_2