Diandra Cassandra

Diandra Cassandra
Waktu itu


__ADS_3

" Hay .. Diandra kamu di tungguin Riko tu di taman belakang.


" ada apa, emangnya?


" nggak tahu...lihat aja sendiri


" okelah


" Diandra....makasih nya udah datang, ayo duduk di sini.


" Ada apa, ko? segitunya nyuruh aku aku ke sini,


" Diandra.... hemmmm... aku su.....ka sama kamu, sudah lama aku pendam perasaan ini.


" ko, maaf aku nggak bermaksud untuk nolak kamu, cuma aku di sini untuk sekolah, dan aku udah janji sama kedua orang tuaku kalau aku bakal pacaran setelah aku kerja nantinya,


" aku minta maaf, ya ko... aku sebenarnya juga suka sama kamu, cuma aku nggak mau berpacaran dulu, aku takut ko, takut kalau nantinya kita pacaran melewati batas, itu aku nggak berani.


" Diandra,, aku nggak akan ngapa ngapain kamu, aku janji. aku bakal jaga cinta kamu.


" Ko, kalau kamu memang suka sama aku, kita temanan aja, karna aku nggak berani melanggar janjiku pada kedua orang tuaku.

__ADS_1


" Diandra... okelah aku mau temanan sama kamu, tapi kamu bisa kan menjaga hatiku untuk tidak dekat dengan laki- laki lain?


" Ia ko, aku berjanji aku bakal jaga hatimu, walaupun kita nggak pacaran.


" okelah kalau gitu.


" Selama kuliah Riko dan Diandra memang dekat, tapi tidak pernah mereka meresmikan hubungan kedekatan mereka itu dengan hubungan yang lebih serius, Diandra tetap bersikap layaknya seorang teman, dan Riko pun sama, Riko sangat menghargai setiap keputusan dari Diandra, dia tidak ingin mengingkari janjinya dengan Diandra.


" Diandra, selamat yah..., akhirnya kita selesai juga, apa kamu akan melanjutkan kuliah S2 mu, atau bekerja?


" Riko, aku nggak tahu, kalau seandainya aku keterima kerja, yah aku kerja, tapi kalau nggak aku lanjutin kuliah ku. Kalau kamu ?


" Aku lanjut, Diandra.


" Aku nggak tahu, apa nanti setelah kamu ke luar negeri, apa kamu masih suka sama aku, soalnya kan di luar sana, banyak yang lebih cantik dan pintar, dari pada aku.


" Dengar ya, Diandra, sampai kapanpun, kamu tetap no. 1 di hatiku, aku nggak akan ninggalin kamu.


" Yah...kita kan nggak tahu ko, kedepannya seperti apa, Kita jalani aja seperti ini, kali aja kita memang berjodoh


" Ia, Diandra... Minggu depan aku akan berangkat, ke LA.. Apa kamu mau antar aku ke bandara?

__ADS_1


" Ya...kalau ngantar sih, aku bisa kalau ikut aku nggak bisa ko, soalnya aku nggak punya uang,,hehehehe


" " Aku yang bayari buat kamu, itupun kalau kamu mau.


" Emang kamu kaya? kalau kamu kaya, biar sekampus ini kamu yang bayarin ke LA, daripada cuma aku,, hehehehe...


" okelah ko, aku capek, aku istirahat dulu yah??


" okelah, aku pun kembali.


" Tak terasa sudah seminggu, Diandra di jemput oleh Riko dan mamanya, untuk mengantarkan Riko ke bandara.


" Diandra memang sudah berkenalan dengan mamanya Riko,dan, kedua orang tua Riko, tidak pernah melihat perekonomian keluarga Diandra, karena mereka awalnya pun dari keluarga yang susah.


" Diandra sayang, kamu harus menunggu Riko, yah?


" Iya Tante, aku bakal nungguin Riko.


" Riko, ingat kuliah, dan jangan pernah kamu mengecewakan mama, papa, dan Diandra.


" Siap, mamiku sayang, dan untuk Diandra aku akan tetap menjaga cintanya, aku nggak akan kecewakan dia. aku janji itu mami.

__ADS_1


" Pesawat tujuan LA, pun lepas landas, semakin tinggi dan tinggi, dan akhirnya hilang dari pandangan mata. Maka kembalilah ibu Riko, serta Diandra ke rumah,Diantarnya Diandra di kos - kosannya, kemudian mamanya Riko pun, kembali ke rumah. Ayah Riko tidak mengantar Riko, karena ia sangat sibuk di perusahaan. Dan Diandra pun tak pernah tahu siapa ayahnya Riko.


" Seminggu sudah, Diandra pun melamar kerja di kantor, dan Diandra di terima di kantor dimana kantor itu adalah kantornya Riko. Diandra tidak pernah mengetahui kalau itu adalah kantor milik keluarga Riko, dan walaupun Riko di LA, hubungan antara Diandra dan ibunya Riko tetap berjalan layaknya ibu dan anak. Diandra selalu diajak untuk berbelanja kalau memang mempunyai waktu yang senggang. Ibu Riko sangat memanjakan Diandra, karena Riko adalah Putra semata wayangnya.


__ADS_2