
" Aku dan Riko telah tiba di rumahnya, melihat ibunya yang lagi bersiap untuk jalan. Aku sangat bahagia, aku merasa seperti di rumahku sendiri, yah... biasa di bilang, ibunya Riko sangat menyayangi ku, aku di sayang layaknya anak kandungnya
" Dian, Riko, kita bisa sa jalan Sekarang? tanya ayahnya Riko. Hendak menjawab , hp ku berbunyi, dan no baru menghubungi ku,
Halo...
" Halo juga, Dian...
" Mas Bas,,, ?
" Iya Diandra, ini aku, kamu di mana sekarang?
" Aku di rumah teman, Mas
" Kita bisa bicara?
" Hmmmm... okelah,
Dan aku pun memutuskan panggilannya, aku bingung, apa yang harus ku bicarakan dengan dia? apa dia mau meminta maaf padaku, dan melupakan Chloe? atau...?
" Kenapa Dian? Apa yang menelfon tadi Bastian?
" Iya, Ko... Mas Bas menelfon ku, dia mengajakku untuk ketemuan, dia sekarang di rumah, aku pulang ya Ko?
" hmmm
" Tante, om, maaf aku nggak bisa ikut acaranya, aku harus pulang
__ADS_1
" Loh... kenapa emangnya sayang, apa Tante terlalu lama, sehingga kamu jadi bosan ya?
" Oh... nggak ko Tante, aku nggak apa- apa nungguin Tante, hanya saja, aku ada keperluan mendesak.
" Ma,Pa, Riko antar Diandra pulang dulu, setelah itu baru Riko nyusul t deh ke panti asuhan.
" Kenapa sih mas Bas, harus datang sekarang? kemarin kemarin kamu ke mana mas? dan apa yang harus ku katakan?
Oh Tuhan, aku bingung, berikan aku jawaban yang tepat dalam hubungan ku ini. Aku harus terima semua putusan hari ini.
" Diandra, yuk kita jalan,
" Oh.... Tante, om, maaf yah, aku nggak bisa ikut harus ini.
" Sayang, nggak apa apa ko, kamu nggak usah mikirin itu, karena urusanmu itu lebih penting sayang,
" makasih Tante, aku pamit ya...
" Diandra, kamu yang tenang, bicarakan dengan tenang, jangan berpikir yang memang belu terjadi.
" Iya,Ko.. aku harus siap apapun itu, karena ini untuk masa depanku.
" Ko, aku masuk yah, hati - hati di jalan
" Oke, Diandra.
" Diandra, ...
__ADS_1
" Kenapa, Mas Bas? dan untuk apa kamu menghubungiku? toh kamu kan ada Chloe dan Brian?
" Diandra, aku tahu aku salah karena tidak jujur pada kamu, aku juga telah membohongi kamu, Aku minta maaf sama kamu Diandra.
" Minta maaf ? mas, aku tahu kita nggak pernah luput dari dosa, aku juga punya salah sama kamu, aku yang harusnya minta maaf, karena udah memisahkan kamu dari Chloe dan Brian. Aku di sini bukan untuk mendengarkan permintaan maafmu, Tapi aku butuh kejelasan dari kamu, apakah hubungan kita berlanjut, atau hanya berakhir di sini, karena aku nggak mau menambah dosa ku.
" Diandra,sebelumnya aku akan jujur sama kamu, kalau Chloe dan Brian adalah istri dan putraku, aku sudah lama mempunyai hubungan dengan mereka, ketika aku kuliah, tapi mama tak mengijinkan ku untuk menikahi Chloe, jadinya aku membuat Chloe untuk tinggal di Bali agar aku bisa mengunjunginya sesekali waktu, dan...
" Dan kamu rela menghancurkan aku? kamu pikir aku apa mas, barang yang seenaknya saja ku ambil dan kamu buang?
" Diandra, ketika aku mendekati mu, mama mengancam ku, kalau aku tak menikahi kamu, maka mama akan mencari tahu tentang chloe, karena mama yakin kalau aku masih mempunyai hubungan dengan Chloe.
" Ha... dan karena itu kamu menikahi ku? Mas, kamu bahkan meniduri dan menghamili ku, terus kamu bilang aku ini hanya pelarian dari mama. kamu sebenarnya sayang nggak sama aku, atau kamu pikir aku ini apa?
" Diandra, awal aku menikah memang aku belum terlalu mencintaimu, karena dalam pikiranku masih terngiang Chloe dan Brian. Tapi semakin mengenalmu aku mulai suka sama kamu, dan waktu itu ketika aku mendapatkan tugas di Bali, aku jadi takut, siapa yang harus kupilih.
" Jadi sekarang siapa yang akan kamu pilih, aku atau Chloe, mas?
" Ketika bertemu denganmu, di Bali aku hendak mengejar dan memberimu kejelasan, Tpi Chloe mengatakan bahwa ia hamil, aku bingung Diandra,
" Hamil? jadi kamu punya anak lagi dari Chloe? mas, tinggalin aku.. karena aku tahu bagaimana hamil tanpa ayah dan suami, kasihan Chloe.
" Diandra, aku...
" Sudahlah, aku harus merelakan mu, terkadang cinta juga tidak harus memiliki nya, jadi jagalah Chloe,Brian, dan calon anakmu.
"Diandra, aku minta maaf, aku harus apa?
__ADS_1
" Sudahlah, mas.. Jagalah mereka, aku nggak apa- apa kok. Kamu nggak usah pikirin aku, karena masih banyak orang di sekitar aku yang akan menjagaku.
" Makasih, Diandra kamu sangat pengertian dengan aku.