Diandra Cassandra

Diandra Cassandra
Jalanku


__ADS_3

" Sepeninggal mamanya Bastian, Diandra hanya menangisi takdirnya, ia benar benar tak menyangka kisah hidupnya akan seperti ini, dan Riko pun selalu berada di samping Diandra, ia tak pernah meninggalkan Diandra, sendirian. Hingga malam pun datang dan mengharuskan Riko untuk menginap di rumahnya Diandra.


" Diandra, kamu harus kuat, aku tak akan membiarkan mu sendiri, aku harus bisa membuatmu bahagia, Bastian, teganya, kau menghancurkan Diandra, kurang baik apa dia sama kamu, Riko berbicara dalam hatinya sambil mengusap pucuk kepala Diandra. Sejujurnya Riko memang sangat mencintai Diandra, jadi tak tega Diandra di khianati.


" Aku akan berusaha semampu aku, untuk membahagiakan kamu. aku sayang kamu, sambil Riko mencium kening Diandra dan menyelimutinya.


" Ketika pagi, Diandra dikagetkan dengan keberadaan Riko di samping tempat tidurnya, aku terlalu bersedih hingga membuat Riko untuk menginap di sini, aku tidak boleh menyusahkan Riko biar gimanapun, Riko dan aku bukan siapa- siapa, kami memang pernah ngan, tapi itu dulu, bukan sekarang.Riko tolong maafkan aku, aku tak mau membuatmu kecewa, dengan keadaan aku yang sekarang.


" Sambil menggeliat, Riko bangun dan memandangnya Diandra, yang sedang menatapinya, Diandra aku akan jaga kamu, nggak usah sedih ya?


" Ko, aku mau pulang ke rumahku di Flores, aku mau berbicara dengan kedua orang tuaku.


"Aku akan menemanimu,


" Nggak, Ko, nggak usah, karena aku butuh waktu, dan aku juga mau resign dari kerjaan ku, aku akan membesarkan anakku di kampung halamanku.


" Diandra,...

__ADS_1


" Maaf ko...


" Biarlah, aku untuk mengantarkan kamu, setelah itu aku pulang ke Jakarta.


" Ko, aku nggak mau mengecewakan kamu.


" Diandra, lihat aku, bagi aku, kamu bukanlah sebuah beban, kamu adalah tujuanku, aku akan melindungi kamu.


" Ko, biarkan aku sendiri, Ko, aku nggak mau, orang tuaku memikirkan hal yang bukan seharusnya. Aku akan tetap menghubungi kamu, Ko. Aku janji itu.


" Ok, kalau itu mang maunya kamu, tapi kamu jangan nolak aku lagi, kalau entar aku yang bakal nganterin kamu ke bandara.


" Ok.


" Riko, ini surat resign aku, maaf aku nggak " bisa mengantarkan ke kantor, aku malu, Ko.


" Ok, Diandra, kamu tenang aja, nanti aku sampaikan kepada papa,.

__ADS_1


" Kita bisa jalan sekarang Ko, aku mau secepatnya meninggalkan tempat ini, aku tak mau lagi untuk mengingatnya.


" Bastian POV "


" Diandra, maafkan aku, aku bukannya tak sayang sama kamu, hanya aku tidak mau kamu terluka karena semua ulahku, dan aku juga sudah mempertanggung jawabkan semuanya kepada kedua orang tuamu. Aku tak pantas untuk kamu. aku benar benar tak pantas buat kamu.


" Waktu itu, ketika rahasia Bastian terbongkar, ia tak pergi mengejar Diandra dan menjelaskannya hanya karena, ia merasa Diandra mungkin tidak bisa melupakannya, maka Ia memutuskan untuk pergi ke Flores, kepada Orang tuanya Diandra, dan ia mengakui segala salahnya di hadapan kedua orang tua Diandra.


" Selamat pagi,


" Pagi juga, eh... nak Bas, sendirian? man Diandra?


" Pagi juga mama, aku sendirian,


" Mari, masuklah dulu, ayahmu lagi di toko, Kamu kok ke sini nggak kabarin mama, untung aja mama libur, jadi bisa tahu kamu ke sini, coba kalau nggak mana mana tahu, kasian kamu nunggu lama.


" Iya ma,

__ADS_1


" Kamu sekarang sarapan, setelah itu istirahat biar enakan, mama tinggal ke belakang dulu.


__ADS_2