
" Pagi, Diandra, aku minta maaf, aku tak bisa menepati janjiku, tapi kamu harus tahu, bahwa aku sangat mencintaimu, ah.... bagaimana aku harus menjelaskan semua ini untuk Diandra. Aku sangat mencintai Diandra, aku tidak mau menyakiti dia.
" Bagaimana ini, aku mencintai Diandra, aku sangat ingin hidup bersamanya, hanya saja aku tidak mau menyakiti hatinya. Tuhan...bantulah aku, untuk menjelaskan kepadanya, bahwa aku telah salah, aku telah menyakiti hatinya.
" Tapi, aku harus mengatakan semuanya kepada Diandra, aku telah bersalah, aku telah menghilangkan kepercayaannya untukku.
" Ma...mama, aku bingung ma, bagaimana caraku untuk menyampaikan semuanya ini pada Diandra, aku sangat mencintai dia, ma.
" Ko, kamu harus bisa menyampaikan semuanya, jangan pernah kamu menyakiti hati Diandra, lebih baik Diandra tahunya lewat kamu dari pada dia harus tahu lewat mama atau teman- teman yang lain.
" Jujur ya, ko, mama kecewa sama kamu, teganya kamu menyakiti hati Diandra, dia anak yang baik, bertanggung jawab dan sangat mencintai orang tua. Mama sangat mau menjadikan Diandra, sebagai menantu mama. Tapi jika kamu sama Diandra tidak berjodoh, mama harus menerimanya, dan mama juga akan mencintai Sila sebagaimana mama mencintai Diandra. Dan cobalah untuk membuka dirimu untuk mencintai istri dan anakmu kelak Riko.
" Mama, Riko nggak yakin, apa Riko bisa mencintai Sila seperti Riko mencintai Diandra, karena sejujurnya Riko dan Sila, seperti yang mama tahu, itu hanyalah sebuah kecelakaan, Riko takut membina hubungan bersama Sila, karena Riko tidak pernah mencintai Sila.
" Ko, kamu harus belajar menerima Sila, kerena biar bagaimanapun Sila telah mengandung anakmu, dan Sila akan menjadi istri dan selalu mengisi hari harimu Riko. Dan berusahalah melupakan Diandra, walau itu sulit untuk dilakukan.
" Ma...Riko akan berusaha untuk menceritakan kepada Diandra
, walau sakit, dan Riko janji sebelum Riko dan Sia menikah Diandra harus tahu semua ini.
__ADS_1
" Ia ko, menceritakan itu adalah cara terbaik, walau sakit, tapi kamu harus bisa menanggung semuanya itu.
" ok ma, Riko akan berusaha
" Hallo... halo Diandra...
" Hallo... juga ko, bagaimana kabarmu...?
"Diandra... Aku baik baik baik saja, Diandra...
" Iya ko... kenapa?
" Tapi apa ko? aku sudah kerja ko, dan kalau kamu mau menikahi aku, aku siap ko, hanya kamu harus selesai dulu .
" Diandra, aku minta maaf, aku...aku... telah melanggar janjiku untukmu... aku minta maaf, aku minta maaf, maafkan Diandra.
" Ko, maksud kamu?
" Diandra, aku telah salah sama kamu, aku minta maaf.
__ADS_1
" Ko, maksudnya kamu apa ko, aku tidak mengerti, apa kamu sudah menemukan cintamu? Atau...
" Dian... aku tidak tahu harus memulainya dari mana, tapi aku menyesal, benar benar aku menyesal, aku salah, Diandra maafkan aku, aku tidak sanggup kehilangan kamu,
" Ko, semua yang telah terjadi itulah takdir hidup kita, kita harus sia menerimanya, Kita tidak boleh memaksakan apa yang kita inginkan, karena Tuhan sudah menentukan takdir kita, begitupun aku dan kamu, tidak ditakdirkan bersama, apapun itu harus kita terima.
" Tapi...
" Tak ada tapi, ko... semuanya sudah terjadi, kita tak bisa mengelak,
" Tapi aku tidak mencintai Sila,aku hanya mencintai kamu.
" Jadi, Sila namanya ko..? Sila sudah menjadi takdirmu, terimalah dan cintailah dia, seperti kamu mencintai dan menjagai aku.
" Diandra.... bisa kita bertemu?
" Aku sibuk, ko... selamat malam.
"Diandra...Diandra...., dia sudah menutup telfonnya...
__ADS_1
" Diandra,,, kamulah cintaku... selamanya...tak akan bisa seorang pun menggantikan mu.