
" Halo...selamat malam pak,
" malam,Diandra, apa kamu bisa tidur?
" bisa pak,
" oklah, tidur dengan nyenyak, dan jangan pikirkan tentang yang lainnya, nanti aku bakal buktiin ke kamu. selamat malam
" ok, pak. selamat malam juga.
" Mas Bas, andai yang di katakan Riko itu benar, aku sungguh kecewa sama kamu, mas. Beraninya kamu khianati aku dan keluargaku, Terus gimana aku harus katakan ke papa dan mama? aku bingung Tuhan, kalau memang benar, aku akan tinggalin kamu Bas. Aku tak mau jadi seperti ini, aku mau anakku bahagia, bukan begini.
" Malam ma, apa mama lagi sibuk?
" malam juga Ade, mama nggak sibuk, emang kenapa?
" Mama ... papa ada?
" " Ada ni, kenapa, kok kamu sedih, apa kamu sama Bas marahan?
" Nggak ko, Mak... cuma nya...aku....
" aku apa?
" Mama,,, Mas Bas tugas di Bali, dan sudah tiga Minggu ada di Bali, selama dua Minggu telponan lancar sama aku, sekarang sudah seminggu nggak ada kabar,
" owwww...ceritanya kangen, nggak dapat telpon?
" hmmmm,,, nggak juga ko ma, ma... kapan ke Jakarta? aku kangen ..
" Hmmm, kenapa Ade? ya udah liburan kali ini papa sama mama ke Jakarta yah?
" Ok, ma... aku tunggu loh,...
" Ok, sayang. selamat malam, kamu harus tidur, Bu hamil nggak boleh begadang, nggak bagus buat kesehatan anak.
__ADS_1
" Ok, mama, salam buat papa, yah?...
" ok, sayang.
" Apa aku berani, kasih tahu mama sama papa, semua ini, kalau benar-benar terjadi?
Tuhan, aku nggak sanggup, bagaimana sama hidup aku dan anakku ke depannya?
" Selamat pagi pak,
" Selamat pagi Diandra, apa tidurmu nyenyak?
" Ia, pak..
" Oke, dan sekarang kita turun untuk sarapan, dilanjutkan untuk ketemu sama klien.
" ok, pak..
" Diandra, selesai rapat nanti, kamu bisa kan temani aku untuk berkeliling melihat proyek?
" Ok, sekarang kita ketemu, pa Baroto, karena beliau sudah menunggu kita.
" Ok, pak.
" Selamat pagi, pak Baroto, senang bertemu anda.
" Selamat pagi pak Riko bersama ibu, bahagia selalu pastinya yah?
" hmmmm...saya...Bu...buk..
" Oh...terima kasih pak, silahkan kita mulai
" Kenalkan,
" Diandra
__ADS_1
" Pak Riko sangat hebat dalam memilih istri, sangat cantik
" terima kasih pak.
" Pak Riko, setelah mendengar dan melihat semua rancangan dan rencana kerjanya, saya sangat tertarik dan saya akan bekerja sama dengan bapak, dan hari ini juga saya akan menandatangani kontraknya.
" Terima kasih banyak, pak Baroto, saya juga sangat senang dengan bekerjasama bersama bapak.
"Ok, pak, kalau begitu saya pamit.
" ok, terimakasih pak Baroto.
" Ko, maksud kamu apa sih? kok di bilang aku istrimu, Istri kepala mu ko?
" Sudahlah Diandra, lagi pula kamu itu calon istriku, jadi aku rasa nggak masalah juga kalau aku memperkenalkan kamu dari sekarang, daripada nanti
" Riko, aku masih menikah...ko tega yah kamu bilang kalau aku ini calon istrimu.
" Diandra, tuh coba kamu lihat keluar, kamu mungkin aja kenal sama orangnya.
" Maksud kamu.... Bas...sama siapa dia? Ko, maaf aku harus pergi temui Bas. Ko, lepasin aku, aku harus tanya yang sebenarnya.
" Nggak usah Diandra, kita kumpulin dulu buktinya, biar nggak salah nuduh.
" Tapi ko,
" Udah, ayo kesini jangan sampai mereka melihat kita,
ini belum waktunya Diandra, tahu semuanya.
" Terus sampai kapan, Ko...
" Dikit lagi, dikit lagi kamu bakal tahu yang sebenarnya, nggak sampe malam juga ko, pokoknya kamu ikuti saja apa yang aku bilang, dan bahu ku siap jadi pelabuhan buat kamu.
" Maksud kamu, pelabuhan?? kamu pikir aku mau nangis, aku nggak bakal nangis, karen, air mataku nggak pantas dikeluarin untuk dia.
__ADS_1